$EMTK
Naik pelan pelan
Turun nya perosotan
Istilah “naik pelan-pelan, turun perosotan” itu sering dipakai di saham Dan memang itu pola yang sangat umum di pasar.
Ada beberapa alasan kenapa ini terjadi boss
Psikologi Market (Fear vs Greed)
• Naik pelan → karena optimisme tumbuh bertahap. Orang beli sedikit demi sedikit.
• Turun cepat → karena panik menyebar cepat. Begitu harga mulai jatuh, banyak yang:
• Cut loss
• Takut rugi makin dalam
• Ikut-ikutan jual (herd mentality)
Ketakutan jauh lebih kuat dari keserakahan.
2️⃣ Distribusi Bandar / Smart Money
Saat harga naik pelan:
• Big player biasanya akumulasi pelan-pelan
• Volume relatif stabil
• Retail belum terlalu sadar
Saat harga sudah tinggi:
• Big player mulai distribusi
• Sekali support jebol → stop loss berantai → jatuh cepat
3️⃣ Margin Call & Forced Selling
Kalau banyak investor pakai margin:
• Saat harga turun sedikit → kena margin call
• Terpaksa jual → tekanan jual makin besar
• Turunnya makin tajam
Efek domino.
4️⃣ Struktur Order Book
Kenaikan butuh:
• Pembeli konsisten
• Break resistance bertahap
Tapi penurunan:
• Begitu support jebol
• Antrian jual bisa kosong di bawah
• Harga “loncat” turun cepat
Makanya sering terasa seperti jatuh bebas.
5️⃣ Contoh Nyata di Pasar
Fenomena ini terlihat di banyak pasar:
• Saat krisis 2008 di Amerika Serikat
• Crash pandemi 2020 di Indonesia
• Bahkan di indeks seperti IHSG
Naiknya bisa berbulan-bulan… turunnya kadang cuma hitungan minggu.
🔥 Intinya
Pasar:
• Naik karena harapan
• Turun karena ketakutan
Dan ketakutan menyebar lebih cepat daripada harapan.
$INDS. $DADA
