$MIDI
Pada debat MIDI dan Kopdes.
- Koperasi bisa laris kalau bisa ngutang, laris bukan berarti untung.
- Mini Market bisa laris kalau banyak promo.
Jaman dulu di Koperasi yang bisa ngutang cuma anggota saja dan pada kabur hingga bangkrut.
Mini Market tidak ekspansi sampai ke pedalaman mereka survey dulu sebelum buka gerai.
Jika buka gerai Koperasi atau Mini Market di daerah perputaran uang yang minim resikonya barang expired bisa rugi.
Gerai Alfa Mart saja tahun 2025 ratusan tutup kalau daerahnya minim konsumen tapi mereka buka lagi gerai baru di tempat lain.
Apa yang dilakuka Pemerintahan sekarang pernah dilakukan jaman Orde Lama dan Orde Baru. Hasilnya banyak yang mati suri. 11 12 dengan BUMN yang maju ada yang dinyatakan resmi bangkrut ga ada paling cuma rugi dan rugi sampai tidak ada kegiatan sama sekali sampai yang tinggal cuma papan Koperasi dengan lambang pohon beringin.
Jika dibahas Panjang X Lebar terlalu luas, bisa berjilid jilid.
Kopdes bisa menyamai atau lebih maju dari Mini Market hanya syaratnya terlalu berat.
Salah satu aja apa daya beli masyarakat pedesaan sudah mapan ?. sementara selama ini masih banyak yang bergantung pada bantuan Pemerintah, malah bisa bisa mau belanja nunggu dulu BLT uang dari Pemerintah dipakai untuk belanja ke Pemerintah. itu namanya lingkaran setan cuma muter muter di situ saja.
Belum Kopetensi pengurusnya, budaya korup yang belum hilang dan lain lain terlalu riskan. Dana Desa aja banyak yang dipake untuk hal hal yang ga jelas.
ya doain aja mudah mudahan bisa saling berdampingan Antara Mini market Koperasi dan Warung tradisional. Bisa saling kerja sama mungkin lebih baik walau tipis kemungkinan.