imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUVA
Asumsi: Harga pasar saat ini Rp1.420, rasio HMETD 1:2,03, jumlah saham lama 24,62 Miliar lembar, dan ekuitas sebelum rights issue Rp1,43 Triliun.

Skenario 1: Harga Pelaksanaan di Rp160 / Saham
Jika BUVA mematok harga tebus Rp160, mereka akan menyedot dana segar sebesar Rp8 Triliun dari pasar.
Harga Teoritis (TERP): Penyesuaian harga di pasar secara teoritis akan jatuh ke kisaran Rp576/saham.
Ekuitas Baru: Melonjak menjadi \approx Rp9,43 Triliun.
BVPS (Nilai Buku) Baru: Rp126,37/saham.
PBV Paska-Dilusi: 4,56x
ROE Paska-Dilusi: 1,54%

Skenario 2: Harga Pelaksanaan di Rp200 / Saham
Jika BUVA mematok harga tebus Rp200, dana segar yang ditarik mencapai Rp10 Triliun.
Harga Teoritis (TERP): Penyesuaian harga di pasar secara teoritis akan jatuh ke kisaran Rp603/saham.
Ekuitas Baru: Melonjak menjadi \approx Rp11,43 Triliun.
BVPS (Nilai Buku) Baru: Rp153,17/saham.
PBV Paska-Dilusi: 3,94x
ROE Paska-Dilusi: 1,27%

Kesimpulan Simulasi

Jika harga tebusnya benar-benar dipatok di kisaran Rp160 - Rp200:
Harga Pasar Akan "Berdarah-darah": Secara teoritis, harga saham BUVA yang saat ini di level Rp1.420 harus terkoreksi dalam ke level Rp500-an hingga Rp600-an pada saat ex-date nanti untuk menyesuaikan dengan banjirnya saham murah.
Valuasi Masih Cukup Premium: Meski PBV-nya turun dari 24x menjadi di kisaran 3x hingga 4x, angka ini masih tergolong cukup mahal untuk emiten properti/perhotelan, apalagi dengan ROE yang anjlok ke level 1-an persen akibat pembengkakan modal.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy