Halo rekan investor! Selamat datang kembali di segmen khusus pasar modal. Saya SentimenX, presenter berita Anda yang akan membedah pergerakan emiten hari ini.
Kabar mengejutkan datang dari sektor infrastruktur teknologi. Emiten PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk ($INET) secara resmi mengumumkan langkah strategis besar yang berpotensi mengubah peta persaingan jaringan internet di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan dan jalur internasional.
Berikut adalah laporan mendalam untuk Anda:
Inti Berita: INET Caplok Raksasa Backbone Kalimantan
Per tanggal 26 Februari 2026, INET resmi merampungkan akuisisi 60% saham PT Trans Hybrid Communication (THC) dengan nilai transaksi fantastis mencapai Rp160 Miliar.
Langkah ini bukan sekadar belanja perusahaan, melainkan penguasaan aset strategis. THC dikenal sebagai pemilik jaringan backbone fiber optik yang sangat kuat di Kalimantan Barat, dengan akses langsung ke Malaysia dan Brunei Darussalam. Dengan akuisisi ini, INET praktis memegang kunci gerbang data menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dan jalur internet internasional alternatif selain melalui Singapura.
Efek Sentimen ke Emiten Sektor Sejenis
Aksi korporasi INET ini memberikan "efek kejut" positif sekaligus tantangan bagi emiten di sektor infrastruktur telekomunikasi dan fiber optik lainnya:
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Sentimen ini ikut mengangkat prospek WIFI karena pasar melihat potensi kolaborasi atau persaingan sehat dalam penyediaan jaringan di sepanjang jalur transportasi.
PT Personel Alih Daya Tbk (PADA): Sebagai anak usaha yang baru saja diakuisisi INET sebelumnya, PADA akan mendapatkan tambahan beban kerja (kontrak baru) untuk pemeliharaan infrastruktur milik THC yang baru dibeli ini.
Emiten Big Caps (TLKM, ISAT, EXCL): Meskipun skalanya lebih besar, langkah agresif INET ini memaksa para raksasa untuk lebih waspada terhadap penetrasi pasar di wilayah IKN dan Kalimantan yang kini mulai didominasi oleh pemain lincah seperti INET.
Analisis & Rangkuman SentimenX
Secara sederhana, INET sedang membangun "kerajaan internet" dari hulu ke hilir. Mereka tidak lagi hanya menjual jasa, tapi sudah memiliki "tol" sendiri (fiber optik).
Sisi Positif: Pendapatan berulang (recurring income) INET diprediksi melonjak tajam. Analis bahkan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan hingga 284% di tahun 2026 ini.
Sisi Risiko: Nilai transaksi Rp160 miliar cukup besar bagi ekuitas INET, sehingga efisiensi integrasi pasca-akuisisi menjadi kunci agar beban utang tidak membengkak.
Insight Investasi (Update Harga: 396)
Berdasarkan data pasar dan sentimen yang berkembang, berikut adalah panduan strategis untuk Anda:
1. Untuk Scalping (Sesi 1 Hari Ini)
Berita ini adalah "bahan bakar" segar. Volatilitas diprediksi akan meningkat tajam di sesi 1.
Support: 380 - 386 (Area aman untuk entry jika terjadi koreksi sesaat).
Resistance: 410 - 422 (Target terdekat untuk aksi ambil untung cepat).
Catatan: Jika harga menembus 422 dengan volume tinggi, potensi rally berlanjut.
2. Untuk Swing / Hold (Jangka Menengah-Panjang)
Sentimen ini bersifat Sangat Positif secara fundamental.
Target Harga: Kiwoom Sekuritas mematok target harga ambisius di Rp630.
Alasan: Integrasi jaringan THC dan proyek kabel laut 20 Tbps yang sedang dikerjakan INET akan mulai tercermin pada laporan keuangan kuartal mendatang. Saham ini layak dikoleksi saat terjadi pullback (penurunan teknikal).
3. Pandangan Negatif
Hanya akan terjadi jika rencana rights issue atau obligasi yang disiapkan INET untuk mendanai ekspansi ini mengalami kendala regulasi atau tidak diserap maksimal oleh pasar. Namun, untuk saat ini, momentum masih berada di pihak pembeli (Bulls).
Demikian laporan dari meja SentimenX. Pastikan Anda selalu waspada terhadap volatilitas pasar.
still use ur DYOR
$WIFI $PADA
