imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mental yang Membuat Trader Selalu Beli di Puncak

Banyak trader tanpa sadar selalu entry di area puncak, tepat sebelum harga berbalik turun. Ini bukan karena market melawan mereka, tapi karena keputusan mereka dipengaruhi oleh emosi, bukan struktur.

Penyebab utamanya adalah FOMO, rasa takut ketinggalan. Saat melihat harga naik terus, muncul keyakinan bahwa harga akan naik lebih tinggi lagi. Apalagi ketika saham mulai ramai dibicarakan, rasa urgensi semakin kuat. Trader

merasa harus segera masuk sebelum terlambat.
Masalahnya, fase paling menarik secara emosional justru sering menjadi fase paling berbahaya secara teknikal. Saat semua orang optimis, pelaku besar justru mulai menjual secara bertahap. Mereka mendistribusikan saham kepada trader yang baru masuk karena euforia.

Trader yang entry di puncak biasanya tidak punya rencana, hanya bereaksi terhadap pergerakan harga. Mereka masuk karena harga naik, bukan karena ada struktur entry yang jelas. Akibatnya, mereka membeli saat risiko tinggi dan potensi profit semakin terbatas.

Trader berpengalaman melakukan kebalikan. Mereka entry saat market masih sepi, saat harga belum bergerak jauh, dan saat risiko masih rendah. Mereka tidak mengejar harga, mereka menunggu harga datang ke area mereka.

Perbedaan antara trader konsisten dan trader emosional bukan pada seberapa sering mereka trading, tapi pada seberapa disiplin mereka menunggu momen yang tepat.

✅Kalau insight seperti ini bermanfaat, FOLLOW untuk update analisa selanjutnya.

$BIPI $BUMI $BUVA

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy