Hari ini (Rabu, 25 Februari 2026), IHSG ditutup menguat ~0,50% ke level 8.322,23 (dari open sekitar 8.280, high 8.373, low 8.259, volume ~42 miliar saham).

Tekanan profit taking pasca-rebound kemarin dominan, tapi sektor keuangan dan konsumsi relatif stabil. Sentimen campur: RDG BI netral, tapi ketidakpastian global (tarif Trump) membatasi penguatan.

Prediksi besok (Kamis, 26 Februari 2026):

a. IHSG berpeluang sideways cenderung tertekan atau konsolidasi di rentang 8.200–8.306 (support 8.200–8.250, resistance 8.306–8.458). Momentum koreksi kemarin bisa berlanjut jika tekanan jual dominan, tapi peluang rebound kecil jika inflow domestik kuat.

b. Fokus buy on weakness di saham undervalued/defensif dengan likuiditas baik – prioritaskan sektor keuangan dan konsumsi yang relatif tahan koreksi.

Berikut saran saham berpotensi naik besok:

a. $BMRI (PT Bank Mandiri Tbk)
- Entry (Buy on weakness): Rp5.350–Rp5.400
- Target Profit (TP): Rp5.500–Rp5.600 (potensi 2–4%)
- Stop Loss (SL): di bawah Rp5.300 (risiko ~1–2%)
Alasan:
Closing Rp5.300 IDR (-1.38%), teknikal neutral (RSI ~52, MACD negatif lemah, MA50 Rp5.200); bank BUMN bluechip likuid – potensi rebound defensif jika sektor keuangan pulih (rekomendasi Phintraco & Reliance Sekuritas).

b. $BRPT (PT Barito Pacific Tbk)
- Entry: Rp2.000–Rp2.050
- TP: Rp2.100–Rp2.150 (potensi 2–5%)
- SL: di bawah Rp1.950 (risiko ~2–3%)
Alasan:
Closing Rp2.020 IDR (-2.87%), teknikal neutral (RSI ~48, MACD crossover negatif, MA50 Rp1.950); sektor petrokimia/energi undervalued – potensi rebound jika komoditas stabil (rekomendasi Phintraco).

c. $UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk)
- Entry: Rp2.300–Rp2.350
- TP: Rp2.400–Rp2.450 (potensi 2–4%)
- SL: di bawah Rp2.250 (risiko ~2–3%)
Alasan:
Closing Ro2.330 IDR (+0.43%), teknikal neutral (RSI ~55, MACD positif lemah, MA50 Rp2.300); konsumsi defensif (FMCG) undervalued – potensi rebound jelang Ramadan (rekomendasi Phintraco).

d. ESSA (PT Surya Esa Perkasa Tbk)
- Entry: Rp620–Rp640
- TP: Rp680–Rp700 (potensi 6–9%)
- SL: di bawah Rp600 (risiko ~3–5%)
Alasan:
Closing Rp630 IDR (0.00%), teknikal neutral; sektor energi/gas undervalued – potensi rebound teknikal (rekomendasi Phintraco).

e. TINS (PT Timah Tbk)
- Entry: Rp4.300–Rp4.350
- TP: Rp4.450–Rp4.500 (potensi 2–4%)
- SL: di bawah Rp4.250 (risiko ~1–2%)
Alasan:
Closing Rp4,340 IDR (+4.58%), teknikal neutral; timah/komoditas rebound potensial – undervalued dengan prospek global (rekomendasi Phintraco).

Catatan Penting
Ini bukan prediksi pasti naik — koreksi hari ini dominan (probabilitas rebound terbatas ~45%), rawan lanjut turun jika tekanan jual berlanjut atau sentimen tarif Trump memburuk. Data dari TradingView (per closing 25 Februari 2026; technical neutral untuk sebagian besar).

Saran umum:
a. Pantau pagi besok (volume, net buy domestik/asing, update komoditas atau reformasi free float). b. Gunakan stop loss ketat, position sizing kecil. Ini bukan saran investasi resmi – konsultasikan analis bersertifikat.

Cek real-time di app sekuritas/BEI/TradingView pagi besok.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy