$BSSR
Jaman dahulu, hanya dukun yang bisa melakukan "video call" (tele calling), melalui baskom air ajaib dan ilmu jampi2 dukunnya.π€π€π€£
Bagi orang2 awam di jaman itu dgn keterbatasan logika dan know how, video tele calling itu mustahil dan tidak masuk akal.
Tapi faktanya saat ini, semua orang bisa melakukan video tele calling melalui HP.π€π€π€£
Terbukti, pada jaman dahulu melakukan video tele call itu bukannya tidak logis, tapi justru logika dan know how orang2 jaman itu yang belum sampe, alias logika jongkok.π€¦π
π€π€£π Karena mereka belum tahu ilmunya, sehingga mereka berkata tidak masuk akal, tapi ternyata justru akal mereka yg terbukti belum sampai di sana. wkwk π€π€£π
Begitu juga di dunia investasi saham ini.π€
Sebetulnya saham itu sangat simpel, dia hanya naik, turun ato sideway.π€
Tapi faktanya ilmu tentang investasi saham ini buanyak banget, sehingga sangat sulit bagi 1 orang utk kuasai seluruh ilmu yg ada.π€π
Tetapi bagi yg sotoy, Saking simple nya, sehingga dia terkecoh, dia merasa sudah paham dan pinter tentang saham, karena menurut dia gampang banget kok, kan cuma naik ato turun saja.
Kalo naik untung, kalo turun ya udah pasti rugi.π€π€π€£π TP pasti untung, kalo CL ya pasti rugi.π€π€
Tapi dia gak paham, bahwa kemungkinan know how dia, ilmu dia dan logika dia mungkin saja mirip logika orang2 jaman dulu melihat tentang "video call".π€π€£π
Alias logika jongkok. wkwkwk π€£π€£π€
Seperti contoh komen SS di bawah ini.
Katanya "..kejar deviden, tp valuenya bakal turun terus..mending gak usah.."π€π€£π
Kalo di pikir sekilas dgn logika awam, sepertinya benar, dan pasti menurut logika dia juga benar. Tapi fakta ternyata belum tentu seperti pikiran dia.π€π€
Saya cap orang ini terlalu "pinter", wkwkwk ππ
π€£
Kalo SDH terlalu pinter, tentu dia gak butuh baca tulisan dan ilmu dari saya lagi.π€π
Yang perlu saya komentar sebagai masukan bagi yg lainnya, yg masih mau belajar, gelas otaknya yg SDH di kosongkan, adalah :
1. Bukan deviden, yang betul itu dividen ya.
2. Ketika kamu benar2 SDH paham dividend investing, dan SDH mengalami nya sendiri, kamu baru akan paham. Bahwa penurunan harga saham belum tentu akan membuat rugi investor yg memegang saham yg membagikan dividen tersebut.
Faktanya, dalam 2 tahun ini harga BSSR cenderung terkoreksi karena harga batbar yg memang turun (saham siklikal), tapi portofolio saya yg berisi hampir 100% BSSR tetap tumbuh, bahkan secara rerata mengalahkan pertumbuhan rerata $IHSG.π€π€ Seperti yang saya tampilkan di SS ke 2.
Sehingga bisa saya simpulkan, kalo orang tersebut sebetulnya hanya sotoy saja, Krn ilmu dan know how dia tentang DIVIDEND investing masih nol dan belum paham sama sekali.π€π€£
Jadi kalo saran saya buat semua yang masih mau belajar, jgn mengira apa yg kamu pikirkan udah pasti benar, hati2, bisa jadi karena ketidak Tahuan kamu, menyesatkan pikiranmu.π€π
Kalo belum paham, sebaiknya bertanya, jgn sok2 an mengeluarkan pernyataan yg ternyata belum tentu benar.π€
Dan contoh lagi, saya pernah menulis tentang cutloss (CL) belum tentu rugi. Ini kalo mau baca.
https://stockbit.com/post/27923224
Bagi yg belum paham, belum alami sendiri dan belum sampai logikanya, jelas akan terasa janggal dan aneh.π€π€£
Tapi kalo bagi yg SDH paham, apalagi SDH alami sendiri, dia pasti tahu dan langsung mengerti.βΊοΈπ
π€£
Jadi sekali lagi, buka wawasan, kosongkan gelas pikiran, serap ilmu, dan jgn nyolot.ππ€βΊοΈ
Ini bukan ajakan jual/beli saham, dyor.
1/2

