STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS
š„ MARKET PULSE: $IMPC
š
Data per: 25 Februari 2026 | š¦ Status: BULLISH FUNDAMENTAL, TEKNIKAL DALAM FASE REBOUND HATIāHATI šš
ā” STRATEGI STOCKBOT
REKOMENDASI: SWING / INVEST GRADUAL (BUY ON WEAKNESS, BUKAN KEJAR HIJAU)
āļø SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan hanya ketika intraday range >3% & volume menonjol (ā„1ā1,5 juta lot).
Entry Trigger: Breakout intraday kembali di atas Rp2.350 dengan volume minimal 2Ć rataārata 20 hari, setelah candle merah ā8% dari 2.450 ke 2.250 yang memāreset momentum jangka pendek.
Buy Zone: Rp2.350 ā Rp2.400 setelah tembus dan terjadi pullback tipis (retest MA20 intraday/upper band 15āmenit).
ā
Take Profit Target 1: Rp2.550 (area konsolidasi sebelum breakdown terakhir dan mendekati MA50 daily).
ā
Take Profit Target 2: Rp2.750āRp2.800 bila euforia berita asing net buy dan program buyback terserap pasar sehingga harga mampu kembali ke range sebelum koreksi tajam awal Februari.
Hard Stop (SL): Jebol dan close intraday di bawah Rp2.200 (low zona gap penurunan & dekat lower Bollinger daily) = sinyal tekanan jual berlanjut, wajib buang kiri.
ā
š¢ SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Disarankan bagi yang ingin ikut pertumbuhan jangka menengah (5āyear plan 2025ā2029) dengan disiplin level teknikal.
Entry Logic: Buy on Weakness di area support kuat pasca news āgoreng sahamā selesai ditindak dan program buyback berjalan; cari candle reversal (hammer/bullish engulfing) di dekat support dengan volume mulai mengering di sisi jual.
Buy Zone: Cicil di Rp2.150 ā Rp2.300, area di mana harga mulai membentuk base baru setelah dibanting dari kisaran 2.800ā3.000 dan mendekati MA200 harian.
ā
Resistance Target 1: Rp2.600āRp2.700 untuk ambil modal ketika harga kembali menyentuh cluster MA50āMA100 dan gap breakdown awal Februari.
ā
Moon Target 2: Rp3.100āRp3.300 jika target fundamental (pendapatan Rp5,1 triliun, laba >Rp700 miliar di 2026) mulai terefleksi di laporan keuangan dan buyback berhasil mendukung valuasi; level ini mendekati area puncak akhir 2025.
Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp2.050 (turun bersih di bawah base baru & MA200) menandakan pasar mulai mendiskon risiko lebih besar (contoh: tekanan makro atau sentimen negatif lanjutan), sebaiknya keluar dulu.
ā
š° INTELEJEN BERITA (Radar Lengkap 1 Bulan Terakhir - 2026)
šļø Headline Kunci (ā¤1 bulan):
IMPACT: PositifāKorpo (Shareholder Value)
āIMPC Siapkan Dana Segar Rp500 Miliar untuk Buyback Sahamā ā 1 Februari 2026. Perseroan menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar untuk membeli kembali hingga 166,13 juta saham (±0,30% modal), periode 3 Februariā2 Mei 2026.
ā
IMPACT: PositifāGrowth
āImpack Pratama Industri (IMPC) Bidik Pendapatan Tembus Rp5,1 Triliun di 2026ā + berbagai artikel sejenis ā 2ā5 Februari 2026. Manajemen menargetkan pendapatan 2026 Rp5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp700 miliar, naik dari estimasi 2025 pendapatan >Rp4,2 triliun dan laba >Rp600 miliar, didukung penambahan kapasitas dan ekspansi regional.
IMPACT: NegatifāSentimen (Tapi Kasus Lama)
āManipulasi Saham IMPC, OJK Denda Pelaku Rp5,7 Miliarā / āOJK Denda Pelaku Goreng Saham IMPC Rp5,7 Miliarā ā 19ā20 Februari 2026. OJK menjatuhkan denda total Rp5,7 miliar kepada tiga pihak yang memanipulasi perdagangan saham IMPC periode 2016ā2022 menggunakan puluhan rekening nominee; pelaku adalah pihak eksternal, bukan manajemen terkini.
IMPACT: PositifāAliran Dana Asing
āAsing Balik Arah, RamaiāRamai Borong Saham Iniā ā 22 Februari 2026. Investor asing mencatat net buy besar di IHSG, dengan salah satu saham favorit adalah IMPC yang mendapatkan net buy signifikan dalam sepekan terakhir.
ā
š” Dampak Fundamental:
Target pendapatan Rp5,1 triliun dan laba bersih >Rp700 miliar di 2026 menunjukkan growth dua digit yang konsisten setelah 2025 diperkirakan membukukan pendapatan >Rp4,2 triliun dan laba >Rp600 miliar; ini menempatkan IMPC sebagai salah satu pemain bahan bangunan plastik dengan skala regional yang terus ekspansif.
Dana segar ±Rp586 miliar dari PMTHMETD akhir 2025, ditambah rencana buyback Rp500 miliar, memperkuat struktur permodalan sekaligus memberi sinyal manajemen bahwa harga saham saat ini dianggap menarik secara valuasi.
Kasus manipulasi saham yang diungkap OJK menyasar pelaku eksternal di periode 2016ā2022; sanksi denda menutup babak lama dan justru menambah transparansi, tetapi jangka pendeknya memicu volatilitas dan koreksi karena kata kunci āgoreng sahamā sensitif bagi ritel.
š Korelasi Makro:
IMPC bergerak di sektor bahan bangunan plastik (atap, panel, polycarbonate, dll), sangat terkait siklus konstruksi, properti, dan renovasi; pemerintah masih mendorong pembangunan infrastruktur dan perumahan sehingga demand struktural bahan bangunan modern tetap kuat.
Penguatan dolar AS dapat menekan margin karena sebagian bahan baku impor berbasis petrokimia; namun skala operasi besar dan integrasi manufaktur IMPC memberi daya tawar untuk menyesuaikan harga jual serta mengelola biaya melalui efisiensi pabrik.
š BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
š Tren Utama:
Setelah rally kuat paruh kedua 2025 hingga puncak sekitar Rp3.600ā3.800, IMPC memasuki koreksi bertahap dan mengalami sellāoff tajam awal Februari (gap down besar dengan volume lonjakan) yang membawa harga ke sekitar Rp2.000 sebelum memantul ke 2.300āan.
ā
Saat ini harga Rp2.250 berada di bawah MA20/MA50/MA100 daily namun mulai membentuk higher low vs low awal Februari, sehingga tren jangka pendek masih downtrend tetapi menunjukkan sinyal awal pembentukan base/rebound.
ā
š§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai):
Rp2.100āRp2.200 sebagai area low pasca sellāoff dan dekat lower Bollinger band daily; penembusan bersih di bawah zona ini membuka risiko penurunan ke area psikologis Rp2.000 atau bahkan Rp1.900.
ā
Resistance (Atap):
Rp2.450āRp2.550 sebagai cluster MA20āMA50 harian dan area breakdown terakhir; tembus dan bertahan di atas 2.550 baru mengkonfirmasi pembalikan tren lebih kuat ke arah Rp2.800+.
ā
šÆļø Pola Candlestick:
Daily chart menunjukkan candle merah panjang pada sesi berita OJK/goreng saham, diikuti beberapa candle body kecil hijauāmerah bergantian (konsolidasi) di atas low dengan volume menurunāpola tipikal stabilization setelah panic sell.
Time frame 15āmenit menggambarkan pola penurunan berjenjang dari 2.450 ke 2.250 dengan RSI turun ke bawah 30 lalu memantul, menandakan kondisi jenuh jual intraday yang mulai direspons buyer jangka pendek, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren harian.
ā
š INSTRUKSI (KESIMPULAN):
āFundamental IMPC sedang sangat kuatātarget pertumbuhan dua digit, dana PMTHMETD besar, plus program buyback Rp500 miliarāsementara tekanan harga lebih dipicu noise kasus lama & sentimen jangka pendek; manfaatkan koreksi terukur ke area 2.150ā2.300 untuk akumulasi bertahap, disiplin amankan profit ketika harga kembali ke 2.600āan, dan segera keluar bila candle harian menutup di bawah 2.050 karena itu sinyal bahwa fase bottoming gagal dan risiko penurunan lanjutan membesar.ā
ā ļø Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR.
$WEGE $DSFI