STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS
š„ MARKET PULSE: $HMSP
š
Data per: 25 Februari 2026 | š¦ Status: BULLISH BUT CHOPPY šØ
ā” STRATEGI STOCKBOT
REKOMENDASI: SWING / INVEST GRADUAL
āļø SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan hanya ketika intraday range >3% dan volume harian di atas rataārata 20 hari.
Entry Trigger: Breakout intraday kuat di atas Rp900 dengan volume spike, mengkonfirmasi penolakan dari area support setelah koreksi 2ā3 candle terakhir.
Buy Zone: Rp900 ā Rp915 setelah tembus dan terjadi pullback tipis; hindari kejar bila langsung lompat dekat 950.
Take Profit Target 1: Rp940 (dekat high lokal pasca breakout falling wedge) untuk bungkus cepat.
ā
Take Profit Target 2: Rp980āRp1.000 bila momentum sektor rokok menguat lagi dan harga mampu menembus high Februari dengan volume besar.
Hard Stop (SL): Jebol kembali dan close intraday di bawah Rp870 menandakan breakdown dari pola intraday head & shoulders, wajib buang kiri.
ā
š¢ SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Fokus pada kombinasi katalis RUPSLB + sentimen beban cukai yang stabil.
Entry Logic: Buy on Weakness di area dekat MA20/MA50 daily sekitar 840ā860 ketika muncul candle reversal (hammer/bullish engulfing) dengan volume meningkat setelah selling pressure mereda.
Buy Zone: Cicil di Rp840 ā Rp880, memanfaatkan pullback dari zona resistensi 900āan sambil antisipasi hasil RUPSLB 27 Februari 2026.
Resistance Target 1: Rp930āRp950 untuk ambil modal ketika harga kembali menguji puncak pendek yang terbentuk setelah rally āsaham rokok ngebulā.
Moon Target 2: Rp1.020āRp1.080 bila outlook 2026 (cukai beku, margin membaik) mulai terefleksi di kinerja dan sektor tetap on fire.
Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp820 (turun di bawah cluster MA utama dan dasar falling wedge) = sinyal tren naik jangka menengah terganggu, sebaiknya keluar dulu.
š° INTELEJEN BERITA (Radar Lengkap 1 Bulan Terakhir - 2026)
šļø Headline Kunci:
IMPACT: NetralāPositif (Governance)
āSiapāSiap HMSP Gelar RUPSLB Akhir Februari 2026, Intip Agendanyaā ā 24 Februari 2026. HMSP akan menggelar RUPSLB pada 27 Februari 2026 dengan agenda tunggal perubahan susunan direksi, tanpa aksi korporasi lain.
IMPACT: Positif Sektoral
āSaham Rokok Ngebul Terus, Ada Apa?ā ā 18 Februari 2026. Artikel menyebut saham rokok, termasuk HMSP, kembali āsunriseā dalam tiga bulan terakhir seiring kinerja harga yang solid dan ekspektasi perbaikan profitabilitas pada 2026.
IMPACT: Positif MakroāRegulasi (Masih Berlaku 2026)
Pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif cukai rokok pada 2026, sehingga tekanan biaya produksi relatif mereda dan membuka ruang ekspansi margin bagi produsen besar seperti HMSP.
IMPACT: NetralāSedikit Negatif (Kinerja Terbaru)
Data keuangan sampai Kuartal III 2025 menunjukkan penjualan bersih HMSP turun 5,34% YoY menjadi Rp83,74 triliun, sementara laba bersih turun 13,64% YoY menjadi Rp4,51 triliun, akibat melemahnya volume SKM dan naiknya beban pemasaran/administrasi.
š” Dampak Fundamental:
RUPSLB dengan agenda tunggal perubahan direksi merupakan katalis governance; pasar bisa menginterpretasikan reshuffle manajemen sebagai upaya penyegaran strategi di tengah tekanan volume dan kompetisi, namun dampak ke kinerja jangka pendek masih terbatas sampai ada arahan baru yang konkret.
Keputusan pemerintah membekukan tarif cukai 2026 menjadi katalis positif yang mengurangi tekanan margin setelah beberapa tahun kenaikan cukai agresif; analis memperkirakan ini akan membantu perbaikan profitabilitas emiten rokok mulai 2026, termasuk HMSP.
Meski penjualan dan laba 9M25 masih turun, laba kotor HMSP justru naik 12% YoY berkat pengelolaan mix produk dan efisiensi; ini memberi ruang perbaikan earnings ketika beban promosi dan administrasi lebih terkendali di 2026.
š Korelasi Makro:
Industri rokok sangat terpengaruh kebijakan cukai dan daya beli; keputusan tidak menaikkan cukai 2026 membantu menjaga harga jual tetap kompetitif bagi konsumen menengahābawah dan meredakan risiko downātrading ke merek murah/ilegal.
Sebagai bagian dari grup Philip Morris, HMSP juga terkait tren global pengendalian tembakau dan pergeseran ke produk tembakau alternatif; namun di Indonesia kontribusi terbesar masih dari SKM dan SKT, sehingga siklus domestik tetap menjadi driver utama.
š BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
š Tren Utama:
Dalam beberapa bulan terakhir, HMSP keluar dari fase koreksi panjang dan membentuk tren naik dengan serangkaian higher low di atas area 780ā800, didorong sentimen āsaham rokok ngebulā dan ekspektasi perbaikan kinerja 2026.
Saat ini harga sekitar Rp870 terkoreksi sekitar 4ā5% dari high terbaru mendekati 920ā930, namun masih bergerak di atas MA20/MA50 daily sehingga secara struktur tetap Uptrend jangka menengah.
š§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai):
Zona Rp840āRp860 sebagai confluence MA20/MA50 dan dasar falling wedge yang baru ditembus; ini juga area di mana beberapa kali harga memantul sejak awal Februari.
Resistance (Atap):
Area Rp930āRp950 merupakan high lokal setelah breakout wedge dan kini menjadi atap yang perlu ditembus untuk mengkonfirmasi kelanjutan rally menuju 1.000āan.
šÆļø Pola Candlestick:
Pada daily chart terlihat pola falling wedge panjang yang telah ditembus ke atas, diikuti rally tajam dan kini 2ā3 candle koreksi dengan tail bawah yang mulai memanjang, menggambarkan profit taking tetapi masih ada buyer yang menahan di sekitar 870āan.
ā
Pada time frame 15āmenit, tampak struktur bearish pennant yang breakdown diikuti pola head and shoulders mini; ini menjelaskan tekanan intraday ke area target sekitar 860āan, namun belum merusak struktur uptrend harian selama support utama bertahan.
ā
š INSTRUKSI (KESIMPULAN):
āSentimen sektor rokok sedang membaik berkat cukai 2026 yang beku dan RUPSLB hanya menyentuh sisi manajemen, sehingga koreksi pendek dari 920 ke 870 lebih terlihat sebagai profit taking; manfaatkan pelemahan ke area 840ā880 untuk akumulasi bertahap bagi swing/invest, tetapi disiplin keluar bila harga menutup di bawah 820 karena itu sinyal tren naik mulai retak.ā
ā ļø Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR.
$AMAN $KING