ADHI dan Jejak Data Akhir Januari

Hari ini ADHI ramai dibahas karena menyentuh harga 254. Buat yang hanya memantau running trade, pergerakan ini mungkin terlihat tiba-tiba. Tapi kalau kita terbiasa membedah data penutupan pasar (End of Day), proses pindah tangan barang (smart money transfer) ini sebenarnya sudah terekam rapi sejak sebulan lalu.

Mari kita buka ulang catatan datanya (geser untuk melihat tangkapan layar):

28 Januari (Harga 230)
Waktu harga sedang terkoreksi ke 230, terjadi anomali ekstrem. Asing membuang barang dengan cukup deras, terlihat dari angka Foreign Power Ratio (FPR) di -41.67. Biasanya di fase ini ritel panik. Namun, data justru menunjukkan ada daya tampung yang sangat masif dari kekuatan lokal. Bandar Power Ratio (BPR) meledak mencapai 12.78 bps dengan nilai Z-Score (Sigma BV) di 1.37. Ini adalah indikasi fase akumulasi bawah yang sangat solid.

23 Februari (Harga 238)
Sehari sebelum lonjakan hari ini, dinamika aliran dana bergeser. Giliran asing yang masuk merespons sebagai katalis, ditandai dengan status Pure Foreign dan FPR 2.24. Secara tren, statusnya mengonfirmasi Speculative Buy, namun posisinya masih berada di titik entry yang aman.

Kesimpulan:
Harga di layar bisa saja ditekan untuk memancing kepanikan mata, tapi jejak akumulasi yang solid tidak pernah bisa dihapus dari data.

Masuk di area bawah saat data akumulasinya jelas, jauh memberikan ketenangan psikologis dibandingkan baru mengejar harga (HAKA) saat sahamnya sudah terbang tinggi. Merutinkan evaluasi data setiap malam adalah kunci agar kita tidak mudah terombang-ambing noise harian.

$ADHI $IHSG $PTPP

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy