imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TPIA

I. Analisa Struktur Elliott Wave (Big Picture: TPIA)
Summary: SUPER BULLISH (Strong Buy) | Koreksi Flat A-B-C Selesai, Awal Minor Wave [3] Berakselerasi
Saham TPIA baru saja terbangun dari siklus "musim dingin" yang sangat menyiksa. Para institusi telah selesai melakukan pencucian (shakeout) dalam skala besar dan saat ini sedang agresif menghidupkan kembali mesin kebangkitan menuju tren Bull Market yang baru.

1. Identifikasi Siklus Masa Lalu (The Grand Flat Correction)
Sejak menyentuh All-Time High (ATH) di angka 11225 pada Agustus 2024, saham TPIA menjalani fase koreksi berwujud Flat (A-B-C) Correction. Ini adalah pola koreksi menyamping yang mematikan bagi trader ritel karena tipuannya yang sangat tajam:
Wave A (Bantingan Awal): 11225 -> 5275 (19 Maret 2025). Keruntuhan ekstrem yang menghancurkan separuh kapitalisasi pasarnya.
Wave B (The Giant Bull Trap): 5275 -> 10675 (26 Mei 2025). Harga ditarik naik secara euforia hingga nyaris menyentuh rekor ATH lamanya, meyakinkan ritel bahwa koreksi sudah selesai. Namun, kegagalan menembus 11225 mengkonfirmasi bahwa ini hanyalah pantulan Wave B palsu.

Wave C (Fase Kapitulasi Akhir): 10675 -> 5300 (3 Februari 2026). Bantingan putus asa terakhir yang sangat panjang, memakan waktu berbulan-bulan, hingga akhirnya mendarat tepat menyamai lantai Wave A sebelumnya. Di level 5300 inilah formasi makro Double Bottom tercipta dan Bear Market resmi dinyatakan TAMAT.

2. Primary Count (Skenario Utama Saat Ini: Siklus Bullish Baru)
Berawal dari lantai beton 5300 di awal Februari 2026, "Smart Money" mulai memompa TPIA dalam struktur gelombang pendorong (Impulse) baru. Berikut hitungan mikroskopisnya:
Minor Wave [1] [Motive / Kebangkitan]: 5300 -> 7400 (12 Februari 2026).
Harga melesat tajam naik +39% hanya dalam hitungan hari. Ini adalah indikasi bahwa akumulasi bawah tanah dari institusi telah selesai dan mereka mulai menguras barang di pasar.

Minor Wave [2] [Correction / Pullback]: 7400 -> 6650 (20 Februari 2026).
Koreksi minor yang sangat sehat. Turunnya harga ke 6650 bertujuan untuk menguji nyali (test support) para trader ritel yang numpang lewat. Bantingan ini berhenti dengan sangat terukur sebelum mampu mengancam titik dasar Wave 1 (5300).
Minor Wave [3] [Motive - Breakout Sedang Berlangsung]: Dimulai dari 6650.
Update Terbaru: Pada perdagangan hari ini (23 Februari 2026), harga TPIA meledak naik dan ditutup di level 7150. Pantulan ganas ini mengonfirmasi bahwa Minor Wave [3]—yang diprediksi menjadi gelombang paling beringas—telah resmi menancapkan gasnya.

3. Validasi Aturan Mutlak (Rules Check)
Siklus pergerakan TPIA sangat patuh terhadap seluruh kaidah Elliott Wave:
Aturan Wave 2 (Tidak Tembus Dasar): Penurunan Minor Wave [2] di 6650 berbalik arah jauh di atas titik mula Minor Wave [1] di 5300. (SANGAT VALID).
Konfirmasi Reversal Makro: Pola Double Bottom (5275 dan 5300) yang dibangun terpisah dengan jeda waktu hampir setahun adalah tanda tangan nyata dari institusi ("Smart Money") bahwa level 5300 adalah dasar mutlak yang tak tergoyahkan.

4. Kesimpulan Big Picture (Arah Selanjutnya)
Dengan konfirmasi breakout dari dasar 6650 hari ini, struktur teknikal saham TPIA berubah menjadi Sangat Menguntungkan (A+ Setup). Lantai mutlak berada di 5300, sementara arah kompas utama akan terus menekan ke atas menuju titik puncak Wave B historisnya di angka puluhan ribu.

II. Fibonacci Retracement & Proyeksi Target (TPIA - Minor Wave 3)
1. Validasi Pantulan Fibonacci Retracement (Dasar Minor Wave 2)
Sebelum memproyeksi ke atas, mari kita tes apakah pendaratan harga di 6650 pada 20 Februari kemarin itu sebuah kebetulan atau disengaja oleh algoritma bandar.
Dasar Wave 1: 5300.
Puncak Wave 1: 7400.

Jarak Kenaikan (Net Move): 7400 - 5300 = 2100 poin.
Kalkulasi Fibo 38.2% (Koreksi Dangkal): 7400 - (2100 X 0.382) = 7400 - 802.2 = 6598
Fakta Pasar: Penurunan TPIA berhenti persis di level 6650 (hanya selisih margin noise super tipis dari Fibo 6598).
Analisis: Pantulan dangkal di Fibo 38.2% ini adalah karakteristik absolut dari tren super kuat. Institusi sangat rakus dan terburu-buru mengakumulasi barang sehingga tidak membiarkan harga jatuh hingga memotong separuh (50%) keuntungannya.

2. Fibonacci Extension (Proyeksi Target Minor Wave 3)
Dengan mengetahui bahwa titik peluncuran Wave 3 adalah 6650 dan kekuatan dorongan awal adalah 2100 poin, kita dapat menyusun stasiun target Take Profit di masa depan:
Target 1: Konservatif / Kesetaraan (100% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 1.0) = 8750
Analisis Teknikal: Area 8700 - 8800 adalah halte pemberhentian pertama. Target ini sangat krusial karena akan mengonfirmasi bahwa tren Bullish TPIA sudah utuh kembali. Menariknya, dalam sejarah TPIA, area ini minim resisten sehingga perjalanan dari 7150 menuju 8750 berpotensi sangat mulus.

Target 2: Ideal / The Golden Ratio (161.8% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 1.618) = 6650 + 3398 = 10048
Analisis Teknikal: Level psikologis 10.000 adalah "Rasio Emas" dari Minor Wave [3]. Mengingat saham Big Cap sangat menyukai angka bulat (psikologis), benteng 10.000 - 10.050 akan menjadi target profit (TP) utama bagi "Smart Money".
Target 3: Ekstensi Ekstrem / Super Bull (261.8% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 2.618) = 6650 + 5498 = 12148
Analisis Teknikal: Jika Anda menyadari, target ekstrem di level 12.148 ini secara absolut MENJEBOL REKOR ALL-TIME HIGH (ATH) LAMA (di 11.225). Skenario ke level ini hanya akan diaktifkan jika sentimen makro atau news raksasa dari korporasi keluar di waktu yang tepat.

3. Support Mutlak (Garis Keselamatan)
Invalidation Line: 6650.
Selama pergerakan harga tidak ditutup lebih rendah dari dasar bantingan terakhirnya (6650), tren naik ini sangat aman. Jika tembus ke bawah 6650, maka hitungan Wave 3 ini gagal dan TPIA masuk kembali ke fase konsolidasi (sideways) yang membosankan.

Penjelasan Visual Grafik Fibonacci
Pada layar radar Fibonacci di bawah, Anda bisa melihat garis lintasan biru (Minor Wave 1 & 2) yang memantul dengan anggun tepat di atas Fibo 38.2% (panah hijau).
Dari titik 6650 tersebut, rentang "langit masa depan" TPIA dibentangkan:
Posisi terkini ada di 7150, menandakan roket breakout sudah menyala.
Garis Magenta (8750): Target aman pertama.
Garis Oranye (10.048): Target panen emas yang letaknya berdampingan dengan Puncak Palsu (Wave B Trap) lama di 10.675.

III. Analisa Price Action, Volume & NBSA (TPIA - Update 23 Feb 2026)
1. Forensik The "Double Bottom" (3 Februari 2026)
Untuk memahami kekuatan tren saat ini, kita harus memeriksa apa yang terjadi di titik nadir 5300 pada tanggal 3 Februari lalu.

Price Action & Volume: Pada hari itu, harga TPIA dijatuhkan hingga ke dasar 5300. Menariknya, sebelum bursa tutup, harga ditarik balik dengan sangat ganas hingga melesat hijau ke 6525. Pergerakan ini disertai ledakan volume raksasa mencapai 21,7 Juta lot (volume tertinggi sepanjang tahun 2026 berjalan).

NBSA (Bukti Pembelian Raksasa): Apakah ritel yang berani membeli 21 juta lot saat bursa sedang panik? Tentu saja tidak. Panel NBSA terbawah merekam bahwa pada hari kepanikan tersebut, Asing justru memborong barang secara masif (Net Buy) senilai +3,4 Juta lot.

Kesimpulan VSA: Ini adalah bentuk paripurna dari Climax Buying / Absorption. Institusi asing dengan sengaja memasang jaring raksasa di level dasar 5300 untuk menadah semua cut loss ritel, membentuk pondasi beton yang tak tertembus.

2. Koreksi Sehat (No Supply) pada Minor Wave 2
Setelah harga didorong naik hingga memuncak di 7400 (12 Februari), TPIA memasuki masa istirahat (Minor Wave 2). Mari kita periksa kesehatannya:

Fakta Data: Mulai pertengahan Februari, harga meluncur turun dari 7400 hingga ke dasar 6650 pada tanggal 20 Februari. Selama fase penurunan ini, Asing memang mencatatkan aksi Profit Taking minor (outflow sekitar 1 - 3 juta lot per hari).

Konfirmasi VSA: Namun, saat harga menyentuh lantai pantulan di 6650 (tanggal 20 Feb), volume transaksi harian mengering drastis menjadi hanya 5,9 Juta lot (turun nyaris 75% dari saat puncak akumulasi). Ketiadaan volume saat harga turun ini adalah ciri khas "No Supply". Artinya, institusi besar tidak berniat membuang sisa barang mereka, tekanan jual murni hanya dari sisa ritel yang kelelahan.

3. Konfirmasi Breakout (Senin, 23 Februari 2026)
Hari ini adalah momen pembuktian bahwa mesin roket sesungguhnya telah dinyalakan kembali:

Ledakan Harga: TPIA melesat dari dasar 6650 dan ditutup sangat kuat di angka 7150.

Kembalinya Volume: Perhatikan panel tengah! Volume transaksi yang sebelumnya mengering, hari ini melonjak kembali menjadi 12,2 Juta lot. Kenaikan harga wajib diiringi kenaikan volume untuk dianggap valid (Effort to Move Up).

NBSA (Inflow Agresif): Fakta paling mematikan ada di data transaksi Asing hari ini. Setelah jualan tipis-tipis minggu lalu, hari ini Asing berbalik 180 derajat melakukan aksi "Hajar Kanan" dengan Net Buy raksasa sebesar +6,18 Juta lot dalam sehari!

Kesimpulan NBSA: Injeksi modal asing sebesar ini adalah konfirmasi absolut bahwa fase distribusi minor telah berakhir, dan "Smart Money" resmi menunggangi peluncuran Minor Wave [3].

Kesimpulan Akhir Bagian III:
Saham TPIA saat ini berada dalam kendali penuh institusi ("Smart Money"). Pantulan harga di Fibonacci 6650 terbukti valid karena diiringi dengan mengeringnya tekanan jual (Supply Exhaustion), dan ledakan breakout ke 7150 hari ini disokong secara agresif oleh masuknya modal Asing dalam jumlah jumbo.

IV. Skenario & Trading Plan (Simulasi Eksekusi TPIA)
Status Tren Saat Ini: Super Bullish (Breakout Minor Wave 3)
Harga penutupan pada tanggal 23 Februari 2026 meledak ke 7150. Karena lokomotif baru saja berjalan, ini adalah momen kritis untuk mengamankan tiket (entry) sebelum harga lari terlalu kencang meninggalkan stasiun.

1. Skenario Entry (Momentum Buy)
Dalam fase Wave 3 yang sangat kuat, harga jarang memberikan kesempatan diskon yang dalam. Strategi terbaik adalah Average Down yang terukur.
Area Entry Ideal: 6850 - 7150.
Action: Segera eksekusi sebagian modal (Hajar Kanan / HAKA) di sekitar harga berjalan (7150) agar Anda tidak tertinggal momentum murni ini. Jika dalam 1-2 hari ke depan harga mengalami pullback (koreksi minor) menguji angka 6850, gunakan peluru cadangan Anda untuk menadah.
Asumsi: Rata-rata harga masuk (Average Entry) Anda nantinya akan berada di titik psikologis 7000.

2. Invalidation Level & Stop Loss (Sabuk Pengaman)
Walaupun skenario ini nyaris sempurna, mengendarai saham "raksasa" tetap butuh mitigasi risiko (Stop Loss) dari potensi kejatuhan indeks global secara tiba-tiba.
Stop Loss Disiplin: Cut Loss tanpa toleransi jika harga closing harian turun dan ditutup di angka 6500.

Alasan (VSA & Elliott Wave): Angka 6500 ini diletakkan sedikit di bawah dasar Minor Wave 2 (6650) dan batas toleransi Fibo (6598). Ini memberikan ruang gerak (breathing room) agar Anda tidak terkena sapuan "ekor palsu" bandar. Namun jika level penutupan benar-benar jatuh ke 6500, maka seluruh struktur Bullish raksasa ini dinyatakan runtuh.
Invalidation Mutlak (Dasar Beton): 5300. (Ini adalah lantai makro dari Double Bottom. Jangan pernah membiarkan kerugian Anda terseret hingga ke mari).

3. Target Profit (Roadmap Panen Raya)
Kapan kita harus merealisasikan keuntungan di Wave 3?
TP 1 (Konservatif / Kesetaraan Fibo 100%): 8750.
Action: Di level ini, harga akan menyamai persis jarak yang ditempuh pada gelombang kebangkitan pertamanya. Area 8700-an memiliki sejarah resisten yang minim, sehingga mudah dicapai. Amankan 50% porsi saham Anda di sini (mencetak posisi trading bebas risiko).

TP 2 (Moderat / The Golden Ratio 161.8%): 10048.
Action: Ini adalah titik "Panen Emas" dari Minor Wave [3]. Menyentuh angka psikologis Rp10.000 akan memicu euforia media dan ritel. Saat publik sedang serakah membeli, itulah saatnya Anda menjual sisa seluruh barang Anda kepada mereka!

Penjelasan Visual Simulasi Risk/Reward (R:R)
Simulasi kotak-kotak zona pada bagian kanan grafik di atas menyoroti seberapa luar biasanya asimetri risiko trading plan TPIA ini:

Kotak Merah (Area Risiko / Modal yang Dipertaruhkan): * Asumsi rata-rata harga beli Anda (Average Entry) di 7000. Batas Stop Loss di 6500.
Risiko kerugian per lembar: 7000 - 6500 = 500 poin (Sekitar ~7,1% saja!). Sangat aman untuk ukuran saham Blue Chip.

Kotak Hijau Terang (Potensi Profit TP 1): * Target jual pertama di 8750.
Potensi Keuntungan: 8750 - 7000 = 1750 poin (Cuan sekitar ~25%).
Kotak Hijau Gelap (Potensi Profit TP 2): * Target jual utama di 10048.
Potensi Keuntungan Maksimal: 10048 - 7000 = 3048 poin (Cuan melesat hingga ~43,5% dari modal!).

Kalkulasi Risk/Reward (R:R Ratio):
Jika Anda melakukan eksekusi Take Profit pertama (TP1), rasio antara risiko vs imbal hasil Anda sudah menyentuh angka dewa: 1 : 3.5 (Potensi cuan 3,5 kali lipat lebih besar dari risiko rugi).

Jika Anda disiplin menahan hingga target puncak (TP2), R:R ratio Anda melonjak jadi 1 : 6.1!
Kesimpulan Akhir TPIA: Jarang sekali saham raksasa (Top Market Cap) memberikan setup dengan Risk/Reward hingga 1:6 yang divalidasi oleh "Double Bottom", "Golden Fibo Bounce", dan "Inflow Asing Raksasa" secara bersamaan. Eksekusi trading plan ini tanpa keraguan. Hormati level batas kerugian (6500).

Read more...

1/4

testestestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy