update $DILD dari analisa sebelumnya -> https://stockbit.com/post/28610476
I. Analisa Struktur Elliott Wave (Big Picture: DILD - Update 23 Feb 2026)
Summary: STRONG REVERSAL (Buy on Weakness) | Fase Akumulasi & Shakeout Selesai, Awal Major Wave [3]
Masa-masa suram Downtrend panjang pada saham DILD telah resmi dikubur di tahun 2025 lalu. Saat ini, "Smart Money" sedang berada di fase koreksi minor sehat (pullback) sebelum meledakkan harga menuju gelombang ekspansi terbesarnya (Major Wave 3).
1. Identifikasi Titik Nol (The Grand Bottom)
Untuk membaca arah DILD, kita harus tahu di mana letak "Lantai Beton" utamanya. Setelah melalui tren turun yang melelahkan dari tahun 2024, harga DILD akhirnya berhenti berdarah dan membentuk dasar absolut (Absolute Bottom) tepat di angka 110 pada tanggal 8 April 2025.
Level 110 ini adalah "Ground Zero", titik mula di mana institusi raksasa mulai masuk dan secara diam-diam menyapu bersih barang dari tangan ritel yang putus asa.
2. Primary Count (Hitungan Skenario Utama: Siklus Bullish Baru)
Dari titik nol (110) tersebut, struktur pendorong (Impulse) lima gelombang mulai terbentuk. Berikut adalah pembedahan presisi anatomi gelombang DILD:
Major Wave [1] [Fase Akumulasi Panjang]: 110 -> 173 (9 Januari 2026).
Deskripsi: Harga merangkak naik secara perlahan selama 9 bulan penuh, mencetak apresiasi sebesar +57%. Ini adalah fase markup awal untuk mengumpulkan barang tanpa memicu deteksi radar pasar luas.
Major Wave [2] [The Spring / Shakeout]: 173 -> 120 (29 Januari 2026).
Deskripsi: Ini adalah manuver klasik bandar. Harga secara brutal dibanting dari 173 kembali ke 120 hanya dalam waktu beberapa minggu. Penurunan ini me-retrace sedalam 84% dari total kenaikan Wave [1].
Tujuan: Bantingan dalam (Deep Retracement) ini dirancang khusus untuk memicu Stop Loss dan kepanikan, mengusir ritel ("tangan lemah") sebelum tren besar benar-benar diberangkatkan. Di level 120 inilah Major Wave [2] resmi berakhir.
Major Wave [3] [Motive - Sedang Berjalan]: Dimulai dari 120.
Saat ini kita sedang berada di tubuh Major Wave [3]. Mengingat Wave 3 biasanya sangat panjang, ia akan terpecah menjadi gelombang-gelombang kecil (Minor Waves).
Minor Wave (i): 120 -> 159 (12 Februari 2026). Lonjakan perlawanan pertama yang sangat kuat (+32% dalam 2 minggu).
Minor Wave (ii): 159 -> 144 (23 Februari 2026). Ini adalah posisi harga penutupan hari ini! Harga sedang mengalami koreksi/istirahat sehat turun ke 144 untuk menyejukkan indikator sebelum bersiap terbang ke Minor Wave (iii).
3. Validasi Aturan Mutlak (Rules Check)
Skenario DILD ini mematuhi "Hukum Emas" Elliott Wave Principle tanpa ada satupun yang dilanggar:
Aturan Wave 2 (Batas Invalidasi): Bantingan brutal Major Wave [2] berhenti secara presisi di 120, masih tertahan di atas titik awal Major Wave [1] di 110. (SANGAT VALID).
Aturan Sub-wave Minor: Koreksi Minor Wave (ii) saat ini yang mendarat di 144 masih berada jauh di atas titik mula peluncurannya di 120. (SANGAT VALID).
4. Kesimpulan Big Picture (Arah Selanjutnya)
Saham DILD saat ini memberikan salah satu setup teknikal dengan risiko paling asimetris di bursa. Level 120 telah terbukti menjadi lantai beton sekunder yang sangat sulit ditembus.
Koreksi harga yang terjadi dari 159 ke 144 hari ini BUKANLAH awal dari kejatuhan baru, melainkan sebuah "Healthy Pullback" (koreksi sehat) atau Diskon untuk memberikan Anda kesempatan terakhir membeli tiket (Buy on Weakness) sebelum lokomotif Major Wave [3] melesat menghancurkan angka 173.
Pada analisa di atas, kita mengidentifikasi bahwa saham DILD saat ini sedang berada dalam fase istirahat atau koreksi berlabel Minor Wave (ii). Pertanyaan terpenting bagi seorang trader adalah: "Di mana letak dasar dari pijakan Minor Wave (ii) ini untuk mulai melakukan Buy on Weakness?"
II. Fibonacci Retracement & Proyeksi Target (DILD - Major Wave 3)
1. Fibonacci Retracement (Mencari Dasar Minor Wave ii)
Kita tarik garis ukur dari peluncuran gelombang kecil pertama (Minor Wave i):
Dasar Minor Wave (i): 120 (Terbentuk 29 Januari 2026).
Puncak Minor Wave (i): 159 (Terbentuk 12 Februari 2026).
Jarak Kenaikan (Net Move): 159 - 120 = 39 Poin.
Berdasarkan kenaikan 39 poin ini, kita hitung target bantingan Minor Wave (ii):
Fibo 38.2% (Koreksi Dangkal Sehat): 159 - (39 X0.382) = 159 - 14.9 = 144.1.
FAKTA PASAR HARI INI: Harga saham DILD pada penutupan Senin, 23 Februari 2026, berada Tepat secara absolut di angka 144!
Analisis: Presisi yang luar biasa! Harga 144 ini bukanlah angka acak, melainkan titik pendaratan Fibonacci 38.2% yang telah dikalkulasi oleh algoritma institusi ("Smart Money"). Pantulan (bounce) di titik rasio 38.2% ini mengindikasikan bahwa minat beli sangat agresif dan pasar tidak mengizinkan harga untuk turun lebih dalam lagi.
(Note: Sebagai lapisan jaring pengaman tambahan jika bursa sedang bergejolak, titik Fibo 50% berada di 139 dan Fibo 61.8% berada di 135).
2. Fibonacci Extension (Proyeksi Target Major Wave 3)
Karena kita sudah menemukan titik dasar peluncuran (di area 120 dan pijakan minor di 144), sekarang mari kita proyeksikan seberapa tinggi harga DILD akan diangkat pada fase utama Major Wave [3].
Hitungan ekstensi ini diambil dari rentang jarak Major Wave [1] (110 ke 173 = 63 Poin) dan diproyeksikan ke atas dari titik 120:
Target 1: Konservatif / Kesetaraan (100% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 1.0) = 183}
Analisis: Ini adalah halte pemberhentian pertama yang sangat realistis. Secara teknikal, level 183 akan secara resmi menghancurkan rekor puncak Major Wave [1] (di 173) dan mengkonfirmasi Uptrend jangka menengah yang sangat kokoh.
Target 2: Ideal / The Golden Ratio (161.8% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 1.618) = 120 + 101.9 = 222
Analisis: Rasio Emas 161.8% adalah "Sweet Spot" dari sebuah gelombang tiga. Level psikologis 220 - 222 adalah target panen cuan (Take Profit) utama di mana institusi biasanya mulai mendistribusikan sebagian besar barangnya. (Ini berarti ada potensi upside cuan lebih dari +54% dari harga 144 saat ini).
Target 3: Ekstensi Ekstrem / Super Bull (261.8% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 2.618) = 120 + 164.9 = 285
Analisis: Target bonus atau "Blue Sky". Jika sentimen sektor properti nasional meledak hebat, ini adalah level langit yang bisa dicapai oleh Wave 3 ekstensi ekstrem.
3. Support Mutlak (Garis Invalidation)
Skenario Bullish yang memukau ini wajib dilindungi dengan pagar risiko mutlak.
Invalidation Line: 120.
Selama harga bergerak mengayun-ayun mencari pijakan, batas toleransi maksimal adalah 120. Jika harga ditutup kembali di bawah 120 (menjebol dasar Wave 2), maka hitungan Major Wave 3 ini dianggap cacat/batal. Namun melihat kuatnya dukungan pembeli di harga 144, skenario pembatalan ini memiliki probabilitas yang sangat kecil.
Penjelasan Visual Grafik Fibonacci
Pada grafik di bawah, saya merangkum pergerakan siklus secara komprehensif:
Garis biru tebal menghubungkan titik makro utama (Puncak Wave 1 dan Dasar Wave 2).
Garis hijau putus-putus menggambarkan sub-gelombang mikro (Minor Wave i dan ii) di mana harga saat ini (144) sedang beristirahat tepat di atas titik Fibo 38.2% (Garis Abu-abu putus).
Garis-garis horizontal Magenta (183), Oranye (222), dan Ungu (285) di bagian atas adalah tangga Target Take Profit masa depan.
III. Analisa Price Action, Volume & NBSA (DILD - Update 23 Feb 2026)
1. Forensik The Shakeout Bottom (Lantai 120)
Untuk memahami arah DILD saat ini, kita wajib melakukan kilas balik ke tanggal krusial 29 Januari 2026.
Price Action Ekstrem: Pada hari itu, harga DILD dibuka di 138, lalu tiba-tiba dibanting sedalam -13% hingga menyentuh dasar 120. Namun, keajaiban terjadi! Sebelum penutupan bursa, harga ditarik kembali ke atas dengan kecepatan luar biasa dan ditutup persis di harga pembukaan (138). Formasi ini mencetak ekor bawah (tail/shadow) yang sangat panjang, menandakan penolakan keras (Strong Rejection) terhadap harga murah.
Volume Analysis (Absorption): Bantingan brutal ke 120 tersebut memancing kepanikan jual yang masif, terbukti dari volume yang meledak hingga 75,2 Juta lot.
NBSA (The Smoking Gun): Siapa yang menyerap 75 juta lot jualan ritel tersebut? Jawabannya ada di panel terbawah (NBSA). Pada hari terjadinya bantingan, "Smart Money" (Asing) justru mencatatkan rekor beli bersih sebesar +11,7 Juta lot! Ini adalah bukti A+ bahwa kejatuhan ke 120 adalah murni Shakeout rekayasa untuk mengakumulasi barang murah.
2. Puncak Minor (159) dan Anomali Distribusi Asing
Bergerak maju ke tanggal 12 Februari 2026, harga melesat membentuk puncak Minor Wave i di angka 159.
Fakta Data: Saat harga menyentuh puncaknya di 159, pergerakan ini disertai oleh ledakan volume paling ekstrem (150 Juta lot), namun anehnya, NBSA Asing justru menunjukkan Outflow (buangan) besar-besaran senilai -20 Juta lot.
Analisis VSA: Ini adalah manuver "Tukar Barang". Asing memanfaatkan euphoria ritel yang mengejar harga naik (FOMO) untuk melakukan Profit Taking jangka pendek (melepas barang yang mereka serok di harga 120-138 tempo hari). Ketiadaan dukungan asing ini menyebabkan harga tidak sanggup bertahan di 159 dan harus terkoreksi turun (Minor Wave ii).
3. Kondisi Terkini: "Low Volume Pullback" (Koreksi Sehat ke 144)
Apa yang terjadi setelah puncak 159?
Volume Mengering Tajam: Perhatikan panel tengah pada hari-hari terakhir. Saat harga terkoreksi turun dari 159 ke 144 (23 Februari 2026), volume transaksi harian mengering secara dramatis dari 150 Juta lot turun menjadi hanya 17 Juta lot (menyusut hampir 90%!).
NBSA Menipis: Aliran dana asing (outflow) yang tadinya buang barang puluhan juta lot, hari ini (23 Feb) menyusut dan hanya mencatat sisa buangan minor sebesar -414 Ribu lot.
Kesimpulan VSA: Penurunan harga yang diiringi oleh menghilangnya volume (No Supply) adalah pertanda bahwa ini bukan sebuah downtrend baru, melainkan sekadar "Healthy Pullback". Institusi besar sudah berhenti membuang barang. Penjual yang ada saat ini hanyalah ritel yang ketakutan. Jika tidak ada yang menjual dalam jumlah besar, maka harga sebentar lagi akan berbalik memantul ke atas.
Kesimpulan Bagian III:
Analisis Volume dan NBSA kita sangat selaras dengan hitungan Fibonacci (pantulan di area 144). Saham DILD telah sukses "membersihkan" penumpang lewat aksi ambil untung jangka pendek, dan saat ini stok barang (tekanan jual) di pasar sudah hampir habis (Supply Exhaustion).
Momen mengeringnya volume ini adalah sinyal peringatan bahwa "Badai Koreksi" akan segera usai, dan Minor Wave (iii) dari Major Wave [3] siap ditembakkan kapan saja.
IV. Skenario & Trading Plan (Simulasi Eksekusi DILD)
Status Tren Saat Ini: Healthy Pullback / Minor Wave (ii) (Buy on Weakness)
Harga penutupan pada tanggal 23 Februari 2026 berada tepat di titik Fibonacci 38.2% yakni 144. Tekanan jual sudah mengering (Supply Exhaustion), menandakan pantulan akan segera terjadi.
1. Skenario Entry (Area Tadah Bawah)
Jangan FOMO (mengejar harga saat sedang naik tajam). Inilah saat terbaik untuk memasang jaring beli saat ritel lain sedang ketakutan melihat harga turun.
Golden Entry Zone: 135 - 144.
Action: Anda bisa membeli sebagian porsi di harga penutupan saat ini (144) sebagai test water (tes ombak). Jika dalam beberapa hari ke depan indeks pasar sedang merah dan DILD ikut terseret turun menuju Fibo 61.8% (135), itu adalah anugerah untuk melakukan cicil beli penuh (Average Down).
Asumsi: Rata-rata harga masuk (Average Entry) Anda pada skenario ini diasumsikan berada di tengah, yaitu 138.
2. Invalidation Level & Stop Loss (Batas Risiko Disiplin)
Tidak ada satupun strategi di dunia yang memiliki tingkat keberhasilan 100%. Oleh karena itu, Stop Loss adalah sabuk pengaman wajib Anda.
Stop Loss Mutlak: Cut Loss tanpa ragu jika harga closing harian menjebol angka 118.
Alasan (VSA & Elliott Wave): Angka 118 berada tepat di bawah "Lantai Beton" Major Wave [2] (120). Mengapa kita menaruh di 118 dan bukan pas di 120? Untuk menghindari noise bandar (jarum ekor yang sengaja menyentuh 120 untuk mengaktifkan stop loss ritel sebelum ditarik naik). Jika harga benar-benar ditutup di 118, struktur Uptrend sudah hancur total.
3. Target Profit (Peta Panen Cuan)
Jika skenario Minor Wave (iii) meluncur, seberapa jauh ia akan mendaki?
TP 1 (Konservatif / Retest Kesetaraan Fibo 100%): 183.
Action: Di level ini, harga akan memecahkan puncak masa lalu (173). Saat 183 tercapai, amankan 50% atau lebih porsi lot Anda. Ini akan membuat sisa posisi trading Anda berjalan tanpa beban (Risk-Free).
TP 2 (Moderat / The Golden Ratio 161.8%): 222.
Action: Ini adalah target panen raya dari Major Wave [3]. Jika pasar mendukung dan harga menyentuh zona 222, jual sisa seluruh barang Anda untuk meraup profit masimal.
Penjelasan Visual Simulasi Risk/Reward (R:R)
Perhatikan kotak zona asimetris di bagian kanan pada grafik Python yang telah saya buat:
Kotak Merah (Area Risiko): * Asumsi rata-rata harga beli Anda (Average Entry) di 138. Batas pelindung (SL) di 118.
Risiko kerugian per lembar: 138 - 118 =20 poin(Sekitar ~14,5% minus).
Kotak Hijau Terang (Potensi Profit TP 1): * Target jual awal di 183.
Potensi Keuntungan: 183 - 138 = 45 poin (Cuan sekitar ~32,6%).
Kotak Hijau Gelap (Potensi Profit TP 2): * Target jual puncak di 222.
Potensi Keuntungan total: 222 - 138 = 84 poin (Meroket ~60,8% dari modal dasar).
Kalkulasi Risk/Reward (R:R Ratio):
Pola DILD saat ini menawarkan peluang "Setup A+" karena rasio risiko dan keuntungannya sangat berpihak pada probabilitas pemenang.
Jika Anda merealisasikan keuntungan di pemberhentian pertama (TP1), rasio R:R Anda adalah 1 : 2.25 (Profit yang didapat 2,25x lebih besar dari uang yang dipertaruhkan).
Jika Anda disiplin menahan hingga target puncak (TP2), R:R ratio Anda melonjak jadi 1 : 4.2! (Profit melesat lebih dari 4 kali lipat dari risiko kerugian).
Kesimpulan Akhir DILD: Tidak semua saham memberikan kesempatan "diskon sehat" di titik persimpangan Fibonacci yang sesempurna ini dengan kombinasi volume mengering. Siapkan rencana Anda, pasang batas perlindungan (SL 118), dan biarkan "Smart Money" yang menyapu bersih barang murahan di area ini mengawal harga DILD naik kembali!
1/4



