Mexico Chaos Setelah Bos Kartel Dibunuh
https://cutt.ly/ItWwa6VB
Ketika negara dikuasai kartel dan mafia ya gini.
Apakah Indonesia akan menjadi seperti Mexico juga yang banyak mafia narkoba nya? Saya harap tidak.
Tapi jangan lupa sama Teddy Minahasa jenderal bintang dua yang nyambi jadi bandar Narkoba dan mantan kapolres Bima yang terciduk jadi antek bandar Narkoba adalah bukti bahwa mafia Kartel mulai melakukan penetrasi di kepolisian. Bukan lagi bawahan yang gajinya kecil yang mereka rekrut tapi sudah perwira tinggi.
Lalu apa hubungannya dengan saham? Para Kartel narkoba bisa saja menggunakan saham sebagai alat cuci duit dengan menggunakan bantuan Influencer saham. Di Brazil dan Mexico malah bank nya bantu cuci duit para kartel lewat saham, kripto, dan hacker.
Biasanya mereka cuci duit lewat bisnis restoran, bengkel, dll seperti di drama Breaking Bad. Tapi karena 2020 ada pandemi Covid-19, itu Kartel terpaksa pindahkan tempat cuci duit ke kripto dan saham gorengan. Pakai skema Backdoor lah, apa lah.
Jadi Indonesia mungkin belum separah Mexico Kartel nya. Tapi kita bisa menuju ke arah itu kalau pemerintah kita tidak cut jaringan Kartel itu sejak awal. Apalagi kalau sampai perwira tinggi disusupi bandar seperti Jendral Teddy Minahasa.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$INDS $ANTM $BRIS
