imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rilis data uang beredar M2 Indonesia Januari 2026 oleh BI

➖ Uang Beredar Luas (M2) Jan 2026 = Rp 10.117,8 triliun, tumbuh +10,0% yoy.

Turun dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 10.134,7 triliun, namun meningkat laju pertumbuhannya dari semula Des 2025 +9,6% yoy.

➖ Uang Beredar Sempit (M1) Jan 2026 = Rp 5.923,3 triliun, tumbuh +14,9% yoy.

Turun dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 5.955,9 triliun, namun meningkat laju pertumbuhannya dari semula Des 2025 +14,0% yoy.

➖ Uang Kuasi Jan 2026 = Rp 4.148,0 triliun, tumbuh +5,4% yoy.

Naik dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 4.126,2 triliun, namun melambat laju pertumbuhannya dari semula Des 2025 +5,6% yoy.

➖ Uang Primer M0 Adjusted Jan 2026 = Rp 2.193,0 triliun, tumbuh +14,7% yoy.

Turun dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 2.367,8 triliun, dan melambat dibandingkan Des 2025 yang tumbuh +16,8% yoy.

➖ Penyaluran Kredit Jan 2026 = Rp 8.416,4 triliun, tumbuh +10,2% yoy.

Turun dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 8.448,7 triliun, namun meningkat laju pertumbuhannya dibandingkan Des 2025 +9,3% yoy.

✅ Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Jan 2026 = Rp 9.489,1 triliun, tumbuh +10,8% yoy.

Naik dibandingkan Des 2025 yang sebesar Rp 9.469,2 triliun, dan meningkat laju pertumbuhannya dari semula Des 2025 +10,5% yoy.

✅ Suku bunga kredit secara rata-rata tertimbang turun tipis menjadi 8,79% pada Jan 2026, dari semula 8,80% pada Des 2025.

Suku bunga simpanan juga menurun pada tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan.

................................
Likuiditas perekonomian Indonesia agak menurun di Januari 2026 karena pengaruh musiman normalisasi permintaan pasca Nataru.

Namun secara umum uang beredar masih terjaga tren peningkatan laju pertumbuhannya, kredit dan DPK tumbuh, disertai suku bunga pinjaman dan simpanan yang turun.
Hal ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

$BNGA $NISP $BRIS

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy