imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SAHAM INDS ARB 2X SETELAH NAIK RIBUAN PERSEN

Saham produsen pegas kendaraan, PT Indospring Tbk (INDS), mengalami auto rejection bawah (ARB) 15 persen untuk kedua kalinya berturut-turut pada Senin, 23 Februari 2026, membalikkan kenaikan ratusan persen dalam dua bulan terakhir.

Pada perdagangan Senin pagi, saham INDS jatuh 14,75 persen ke level Rp2.080 per unit, dengan antrean jual di harga ARB mencapai Rp111,90 miliar, menunjukkan sentimen negatif pasar setelah sempat mencapai rekor tertinggi Rp3.410 pada 19 Februari 2026.

Dalam satu bulan terakhir, saham INDS melonjak 179 persen, dan dalam tiga bulan terakhir melonjak 829 persen, namun saat ini diperdagangkan pada valuasi yang sangat mahal dengan PER 232,38 kali dan PBV 4,52 kali.

Analisis menggunakan model Discounted Cash Flow (DCF) menunjukkan harga wajar INDS berada di kisaran Rp59 per saham, jauh di bawah harga pasar saat ini, yang mengindikasikan saham ini overvalued.

Meskipun mengalami penurunan, INDS baru saja memulai produksi komersial lini bisnis fastener (U-Bolt) sejak 2025 yang diharapkan menjadi sumber pertumbuhan masa depan, dengan target ekspansi pasar ekspor ke Timur Tengah, Uzbekistan, dan Amerika Serikat pada tahun 2026.

$INDS $BIPI $MINA

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy