Berdasarkan data komparasi yang tersedia di keystats antara $TRIS $ERTX, dan $ESTI berikut adalah analisis fundamental.
membedah angka-angka ini menggunakan pendekatan Value Investing dan Financial Health Analysis.
1. Analisis Valuasi (The Price of Ownership)
Valuasi menentukan apakah harga pasar saat ini mencerminkan nilai intrinsik perusahaan.
Profitabilitas & Efisiensi Operasional
Angka-angka ini menunjukkan seberapa lihai manajemen dalam memeras keuntungan dari aset dan ekuitas.
Net Profit Margin (NPM): TRIS memimpin dengan 3.16%, sementara ESTI mencatatkan angka negatif (-1.60%). Di industri tekstil yang marginnya tipis, selisih 1-2% sangat krusial.
ROE (Return on Equity): TRIS memberikan imbal hasil 11.26% kepada pemegang saham. Ini jauh mengungguli ERTX (8.90%) dan ESTI (5.96%). TRIS menunjukkan efektivitas penggunaan modal yang superior.
ROA (Return on Assets): Dengan 4.30%, TRIS membuktikan kualitas asetnya lebih produktif dalam menghasilkan laba bersih dibandingkan dua kompetitor lainnya.
2. Struktur Modal & Solvabilitas (Risk Profile)
Analisis mengenai ketahanan perusahaan terhadap beban utang.
Debt to Equity Ratio (DER):
TRIS (0.41): Sangat konservatif dan sehat. Risiko gagal bayar rendah.
ERTX (1.31): Eksposur utang cukup tinggi (di atas 1x).
Current & Quick Ratio: TRIS memiliki Current Ratio 1.89 dan Quick Ratio 1.07. Ini adalah "Gold Standard". Artinya, TRIS memiliki aset likuid (tanpa harus menjual stok/inventori) yang cukup untuk melunasi seluruh utang jangka pendeknya. Sebaliknya, ESTI (0.16) berada dalam posisi likuiditas yang berbahaya.
3. Analisis Arus Kas (The "Real" Money)
Laba di atas kertas bisa dimanipulasi, tetapi arus kas tidak.
Cash From Operations: TRIS menghasilkan 208 B, jauh melampaui ERTX (92 B) dan ESTI (51 B). Ini menunjukkan model bisnis TRIS menghasilkan uang tunai nyata, bukan sekadar piutang.
Free Cash Flow (FCF): TRIS mencatatkan 144 B. FCF yang positif dan besar memungkinkan perusahaan membayar dividen, melakukan ekspansi (Capex), atau melunasi utang tanpa perlu pendanaan eksternal.
Dividend: TRIS adalah satu-satunya yang konsisten membagikan dividen dengan Yield 3.10% dan Payout Ratio 39.57%. Ini tanda perusahaan yang "matang".
4. Pertumbuhan (Growth Trajectory)
Revenue Growth (YTD): ERTX (14.72%) tumbuh lebih cepat dari TRIS (9.81%) secara top-line.
Net Income Growth (Quarterly): TRIS melesat 24.81%, sementara ERTX justru kontraksi -8.29%. Ini anomali positif bagi TRIS, meskipun pertumbuhan pendapatan moderat, efisiensi biaya membuat laba bersih tumbuh jauh lebih cepat (operating leverage).
Kesimpulan:
TRIS: Merupakan pilihan Quality Growth. Memiliki profil risiko terendah (DER rendah, likuiditas tinggi), efisiensi operasional terbaik (NPM & ROE tertinggi), dan satu-satunya dividend payer yang reliabel. Valuasi 12x PE sangat fair untuk kualitas seperti ini.
ERTX: Merupakan pilihan Deep Value. Angka PBV 0.80x dan PE 9x sangat murah, namun risiko ada pada beban utang (DER 1.31) dan penurunan laba bersih baru-baru ini.
ESTI: Secara fundamental paling lemah. Valuasi terlalu mahal (PE 33x), margin negatif, dan posisi likuiditas yang kritis.
Disclaimer : Analisis ini merupakan opini/ pendapat pribadi berdasarkan data keystats yang tersedia saat ini, Bukan Rekomendasi Ajakan Jual/Beli.