Manuver Akuisisi $TGUK Dinilai Janggal, Investor Desak BEI Sisir Rekam Jejak Entitas Asing VCG
Jakarta, Investor IDN– Rencana pengambilalihan 59,34 persen saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) oleh entitas asing Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG) memicu sinyal kewaspadaan tinggi di pasar modal domestik. Masyarakat Investor Independen Indonesia (MIII) secara resmi mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk turun tangan melakukan penelaahan investigatif atas transaksi bernilai jumbo tersebut. Ketua MIII, Thendri Supriatno, memperingatkan bahwa manuver korporasi ini diselimuti oleh sejumlah risiko tata kelola dan kaburnya aspek transparansi, yang mewajibkan regulator untuk melakukan intervensi sebelum proses akuisisi diizinkan melenggang bebas.
https://cutt.ly/1tQ5FjGL
