imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

πŸ”¬ STOCKBOT ANALYTICS
πŸ”₯ MARKET PULSE: $ADRO
πŸ“… Data per: 23 Februari 2026 | 🚦 Status: BULLISH KONSOLIDASI β€” RECTANGLE BREAKOUT BUILDING, ACCUMULATION VALID πŸŸ’πŸŸ’β›οΈ

πŸ“° INTELIJEN BERITA (Radar 1 Bulan Terakhir β€” 2026)
πŸ—žοΈ Headline Kunci:

[IMPACT: POSITIF SANGAT KUAT 🟒🟒🟒] "ADRO Bayar Dividen Interim USD250 Juta (Rp4,18 Triliun) = Rp145,14/saham pada 15 Januari 2026 β€” Yield Tembus 6%" β€” 1–15 Januari 2026. Ini adalah dividend event terbesar ADRO di awal tahun β€” yield 6–7% sekaligus melampaui bunga deposito perbankan yang saat ini di kisaran 4,5%. Pemegang saham yang masuk sebelum cum date 2 Januari sudah menerima kado Tahun Baru senilai 6–7% return hanya dari dividen.

[IMPACT: POSITIF FUNDAMENTAL 🟒🟒] "Smelter Aluminium ADMR (Anak Usaha ADRO) Mulai Beroperasi Signifikan 2026 β€” Target 500.000 Ton Kapasitas, Diversifikasi Revenue dari Batu Bara ke Green Metal" β€” Januari 2026. ADRO via Adaro Minerals (ADMR) sedang bertransformasi dari pure coal miner β†’ integrated energy + green metal company. Smelter aluminium beroperasi = sumber revenue baru yang tidak tergantung harga batu bara termal = premium valuasi.

[IMPACT: POSITIF NETRAL 🟑] "RKAB Batu Bara 2026 ADRO (via AADI) Masuk 'Zona Aman' β€” Kuota Produksi 60 Juta Ton Tidak Dipotong Signifikan Meski Total RKAB Nasional Dipangkas 50%" β€” 12–13 Februari 2026. Pemangkasan RKAB nasional dari 1,2 miliar ton menjadi ~600 juta ton adalah bad news sektoral, namun ADRO/AADI masuk kategori produsen besar yang aman karena kontribusi PNBP ke negara sudah besar. Kompetitor kecil yang terpangkas justru mengurangi oversupply dan mendukung harga batu bara.

[IMPACT: POSITIF ANALIS 🟒] "Rekomendasi & Target Harga Terbaru ADRO: Rp2.600–Rp2.715 (Upside +13–18% dari Harga Saat Ini) β€” Januari 2026" β€” 23–26 Januari 2026. Konsensus analis menempatkan target price ADRO di Rp2.600–2.715 dengan asumsi PE 8–10x + kontribusi ADMR smelter. ADRO saat Rp2.300 berarti masih diskon 13–18% dari target analis.

[IMPACT: NEGATIF TEMPORER πŸ”΄] "Saham ADRO Merosot -4.18% pada 27 Januari 2026 β€” Koreksi Post-Dividen + Sentimen MSCI" β€” 27 Januari 2026. Penurunan pasca ex-date dividen adalah teknikal normal β€” harga secara mekanis turun sebesar nilai dividen per saham pada ex-date. Ini bukan perubahan fundamental, hanya penyesuaian harga akibat dividen yang sudah dibayarkan.

πŸ’‘ Dampak Fundamental:
ADRO adalah cerita transformasi yang paling menarik di IDX 2026 β€” dari perusahaan batu bara termal (Adaro Energy) β†’ kini sebagai Alamtri Resources yang sedang membangun smelter aluminium 500.000 ton ADMR + portofolio EBT. Laba 9M2025 turun -74.5% YoY ke USD301.6 juta β€” namun penurunan ini bukan karena kinerja operasi memburuk, melainkan karena spin-off AADI (Adaro Andalan) yang mengekstrak bisnis batu bara termal ke entitas terpisah. Dividend payout 83% dari laba = komitmen manajemen mengembalikan nilai ke pemegang saham sangat tinggi.

πŸ”— Korelasi Makro:
Harga batu bara Newcastle saat ini ~USD120/ton β€” zona yang masih menguntungkan untuk ADRO/AADI meski turun dari peak 2022. Aluminium LME di ~USD2.450/ton adalah level operasi smelter ADMR yang sudah di atas breakeven = contribution margin positif mulai Q2 2026. Kebijakan hilirisasi mineral Prabowo secara langsung menguntungkan ADMR yang mengolah bauksit β†’ aluminium di dalam negeri.

πŸ“ˆ BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
πŸ“Š Tren Utama: Rectangle Breakout Building β€” Konsolidasi Panjang Hampir Selesai β€” ADRO dalam rectangle pattern (kotak oranye) selama ~9 bulan (Mar–Feb 2026) di range Rp1.800–2.400. Harga kini di Rp2.300 = dekat batas atas rectangle (resistance zona) β€” TradingView sudah menghitung "Target" di atas rectangle yang terlihat di chart. Pola segitiga menurun awal 2025 dan bearish pennant sudah diselesaikan dengan breakout ke atas rectangle.
​

🧱 Key Levels:

Support Kuat (Lantai): Rp 2.260 (Low intraday) β†’ Rp 2.200–2.229 (EMA cluster / Support rectangle) β†’ Rp 2.100–2.153 (EMA zona tengah rectangle) β†’ Rp 1.955 (ARB floor)

Resistance (Atap): Rp 2.310–2.330 (batas atas rectangle / EMA 10) β†’ Rp 2.402 (52-week high area / EMA target) β†’ Rp 2.600–2.715 (target analis / breakout rectangle target) β†’ Rp 2.870 (ARA zone)
​

πŸ•―οΈ Pola Candlestick & Volume:
Candle 20 Feb: Doji hammering top β€” Open = Close = 2.300 dengan Low 2.260, High 2.310. Candle ini mencerminkan pasar ragu tepat di resistance atas rectangle β€” tanda bahwa harga sedang menguji kekuatan batas atas. Volume 59.51 juta β€” cukup aktif dengan nilai transaksi Rp136 triliun menunjukkan likuiditas besar. F Sell Rp54.3B > F Buy Rp47.52B β€” asing masih sedikit net sell namun tipis. Normal Acc di Top1, Top3, Top5 dan Average = akumulasi institusi domestik terkonfirmasi dan konsisten. MACD 42.47 / 2.48 β€” MACD jauh di atas signal line dan positif kuat = momentum bullish paling solid. RSI 62.9 β€” bullish tanpa overbought, masih ada ruang ke 70.

⚑ STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
REKOMENDASI: 🐒 SWING / INVEST β€” RECTANGLE BREAKOUT ADALAH MOMEN ENTRY TERBAIK

Logika: News (Dividen Rp4.18T + Smelter ADMR Beroperasi + RKAB Aman + Target Analis Rp2.600–2.715) & Trend (Rectangle di Batas Atas, MACD Kuat, RSI 62.9, Normal Acc) = BUY ON BREAKOUT β€” SWING MENUJU TARGET Rp2.600–2.715

βš”οΈ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Volatilitas ADRO ~2% harian β€” cukup untuk scalping dengan spread tipis dan likuiditas Rp136 triliun.

Entry Trigger: Breakout candle harian menutup di atas Rp 2.330 (batas atas rectangle dikonfirmasi) dengan volume >80 juta lot

Buy Zone: Rp 2.280–2.310 (mendekati/di resistance rectangle β€” tunggu konfirmasi breakout)

TP1: Rp 2.400–2.402 (52-week high area β€” bungkus 60%)

TP2: Rp 2.500 (level psikologis berikutnya)

Hard Stop (SL): Jebol Rp 2.200 β†’ keluar, re-entry ke dalam rectangle = false breakout

🐒 SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing / Green Metal + Coal Dividend Play)
Untuk investor yang melihat ADRO sebagai double play: dividend yield 6%+ tahunan + capital gain dari transformasi ADMR smelter.

Entry Logic: Akumulasi di zona support rectangle β€” harga sudah di batas atas, akumulasi lebih bijak saat pull-back ke Rp2.200–2.270

Buy Zone: Cicil Rp 2.200–2.310 (zona support–resistance konvergen / akumulasi institusi Normal Acc)

Resistance Target 1: Rp 2.600 (target analis konservatif β€” ambil 40% modal)

Moon Target 2: Rp 2.870–3.000 (breakout rectangle penuh + re-rating ADMR smelter saat laba aluminium masuk laporan keuangan Q2/Q3 2026)

Safety Exit: Close candle mingguan di bawah Rp 2.100 β†’ keluar, rectangle pattern gagal

πŸ“ KESIMPULAN TAKTIS
"ADRO adalah kombinasi langka di IDX: dividend yield 6% tunai sudah dibayar + MACD kuat positif + Normal Acc institusi + rectangle 9-bulan hampir breakout menuju target Rp2.600–2.715 β€” manfaatkan setiap pull-back ke zona Rp2.200–2.270 untuk akumulasi strategis, dan konfirmasi breakout di atas Rp2.330 adalah sinyal entry agresif yang paling valid."

⚠️ Disclaimer: Riset ini disusun berdasarkan data publik dan analisis algoritma. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. DYOR β€” Do Your Own Research.

$ASHA $DGWG

Read more...
2013-2026 Stockbit Β·AboutΒ·ContactHelpΒ·House RulesΒ·TermsΒ·Privacy