π¬ STOCKBOT ANALYTICS
π₯ MARKET PULSE: $ASHA
π
Data per: 23 Februari 2026 | π¦ Status: VOLATILITAS EKSTREM β RISING WEDGE BREAKDOWN β οΈ
π° INTELIJEN BERITA (Radar 1 Bulan Terakhir β 2026)
ποΈ Headline Kunci:
[IMPACT: POSITIF KUAT π’π’] "IJEPA Hapus Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Menjadi 0% β Efektif 16 Januari 2026; ASHA Meroket +32% ke Rp99" β 16β20 Januari 2026. Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) resmi membebaskan tarif ekspor produk tuna Indonesia ke Jepang menjadi nol persen β ini adalah katalis fundamental paling konkret yang pernah diterima ASHA sejak IPO. Jepang adalah salah satu pasar premium tuna global dengan harga beli per ton tertinggi di Asia.
[IMPACT: POSITIF π’] "ASHA Top Gainer +28.77% ke Rp94 pada 19 Februari 2026 β Volume Transaksi Masuk Top 5 IDX" β 18β19 Februari 2026. Dua hari berturut-turut naik signifikan mengkonfirmasi ada aksi beli terorganisir. ASHA tercatat di urutan ke-3 Top Gainer IDX pada sesi 19 Februari dengan nilai transaksi >Rp37 triliun.
[IMPACT: POSITIF STRATEGIS π’] "ASHA Perluas Diversifikasi Ekspor: Bidik Pasar Korea Selatan, UEA, Taiwan + Ekspansi Cold Storage dan Galangan Kapal 2026" β Desember 2025βJanuari 2026. Strategi ekspansi ke 9 negara ekspor dan pengembangan kapasitas cold storage memperkuat fondasi revenue ASHA menjadi tidak hanya tergantung pada satu pasar.
β
[IMPACT: NEGATIF TEKNIKAL π΄] "TradingView Deteksi Pola Rising Wedge pada Grafik Harian ASHA β Potensi Koreksi Lanjutan" β Chart Feb 2026. Rising Wedge adalah pola bearish reversal klasik yang seringkali diikuti breakdown -20 hingga -30% setelah puncak dibentuk. Candle 20 Feb sudah konfirmasi breakdown: turun -13.83% dari Rp94 ke Rp81 dalam satu sesi.
π‘ Dampak Fundamental:
ASHA punya katalis fundamental nyata yang jarang dimiliki emiten kecil: IJEPA 0% tariff ke Jepang adalah keunggulan kompetitif permanent atas pesaing non-ASEAN. Valuasi ASHA saat ini Price/Book 0.8x dan P/Sales 0.4x β ini deep value territory yang menarik investor institusi. Namun fundamentalnya baru akan terlihat di laporan keuangan Q1 2026 (rilis ~April) β sebelum itu, pergerakan harga didominasi spekulasi dan momentum.
π Korelasi Makro:
Tarif 0% IJEPA ke Jepang + potensi kebijakan anti-dumping AS terhadap produk tuna Vietnam = ASHA mendapat double tailwind ekspor premium. Penguatan USD terhadap IDR justru positif untuk ASHA karena seluruh revenue ekspor dalam USD sementara biaya operasional dalam Rupiah. Risiko: El NiΓ±o sisa 2026 bisa menekan hasil tangkapan ikan tuna di perairan Cilacap dan Ketapang.
β
π BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
π Tren Utama: Post-Rising Wedge Breakdown β Koreksi dalam Uptrend Jangka Panjang β ASHA naik +700%+ dari Rp10 (Jul 2025) ke ATH Rp120+ (Des 2025), lalu terkonsolidasi dalam pola Rising Wedge β sebuah pola distribusi yang kini terkonfirmasi breakdown. Struktur tren jangka panjang masih bullish, namun koreksi jangka pendek sedang aktif.
π§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai): Rp 80 (Low intraday / ARB psikologis kritis) β Rp 75β77 (EMA cluster 26/MA9) β Rp 69 (ARB hard floor)
Resistance (Atap): Rp 90 (psikologis) β Rp 94 (High sebelumnya/EMA 10 area) β Rp 109 (ARA zone)
π―οΈ Pola Candlestick & Volume:
Candle 20 Feb: bearish marubozu gap-down β Open = High = 94, Low 80, Close 81. Ini sinyal paling bearish dalam teknikal: gap down opening lalu sold off throughout the day β tidak ada buyer yang cukup kuat untuk membalik harga. Volume 431.61 juta β tertinggi beberapa minggu terakhir β mengkonfirmasi distribusi masif berlangsung. F Buy Rp2.97B > F Sell Rp2.79B β asing masih net buy tipis, namun Accum/Dist -375.59M negatif menunjukkan distribusi aktif dari pemegang saham besar domestik. MACD 1.29/0.58 hampir mati di nol β kehilangan momentum. RSI 53.3 masih belum oversold β ada ruang turun lebih jauh sebelum reversal kuat.
β‘ STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
REKOMENDASI: β‘ SCALPING ULTRA-SELEKTIF / WAIT FOR SUPPORT CONFIRMATION
Logika: News (IJEPA Positif Kuat + Diversifikasi Ekspor) & Trend (Rising Wedge Breakdown, Koreksi Aktif) = WAIT KONFIRMASI HOLD Rp80 β BARU MASUK SELEKTIF
βοΈ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Untuk trader yang ingin memanfaatkan volatilitas tinggi >10%/hari.
Entry Trigger: Harga bertahan di atas Rp80 dengan volume pagi >150 juta lot dalam 30 menit pertama β Breakout Rp88
Buy Zone: Rp 80 β Rp 84 (tepat di support ARB psikologis)
TP1: Rp 90 (resistance round number β bungkus 60%)
TP2: Rp 94β95 (High sebelumnya β bungkus sisanya)
Hard Stop (SL): Jebol Rp 75 β buang kiri, Rising Wedge breakdown melanjut
π’ SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing / IJEPA Fundamental Play)
Untuk investor yang percaya thesis jangka panjang: 0% tariff Jepang = permanent margin expansion ASHA.
Entry Logic: Akumulasi bertahap setelah konfirmasi harga stabil di atas Rp75β80 selama 3 hari berturut-turut
Buy Zone: Cicil Rp 69β80 (zona oversold + ARB floor)
Resistance Target 1: Rp 94β100 (area pre-breakdown) β ambil sebagian modal
Moon Target 2: Rp 109β120 (retest ATH area β let the profit run jika laporan Q1 2026 konfirmasi ekspor tuna Jepang meledak)
Safety Exit: Close candle mingguan di bawah Rp 69 β dukungan habis, thesis fundamental tidak cukup kuat angkat harga
π KESIMPULAN TAKTIS
*"ASHA adalah saham langka: katalis fundamental IJEPA 0% tariff Jepang adalah keunggulan kompetitif nyata, valuasi Price/Book 0.8x sangat murah, namun Rising Wedge breakdown Rp94βRp81 dalam satu hari minta respek β tunggu konfirmasi hold support Rp80 dengan volume stabil sebelum cicil masuk, karena saham bagus yang dibeli di momentum salah tetap bisa menjadi jebakan." *
β
β οΈ Disclaimer: Riset ini disusun berdasarkan data publik dan analisis algoritma. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. DYOR β Do Your Own Research.
$PRIM $SMGR