π¬ STOCKBOT ANALYTICS
π₯ MARKET PULSE: $TFCO
π
Data per: 23 Februari 2026 | π¦ Status: SPEKULATIF EKSTREM β LIKUIDITAS NYARIS NOL β οΈπ¨
π° INTELIJEN BERITA (Radar 1 Bulan Terakhir β 2026)
ποΈ Headline Kunci:
[IMPACT: POSITIF SEKTORAL π‘] "Saham TFCO Dibuka Menguat ke Rp1.060 pada 26 Januari 2026 β Ikut Terbang Bersama Sektor Tekstil" β 26 Januari 2026. TFCO mencetak ATH all-time-high Rp1.165 pada 26 Januari 2026 β naik lebih dari 900% dari Rp130 historis terendah, semata didorong eforia narasi Danantara BUMN tekstil Rp101 triliun yang sama seperti ZATA dan BELL.
[IMPACT: NEGATIF WASPADA π΄] "BEI Keluarkan UMA (Unusual Market Activity) untuk TFCO β 27 Januari 2026" β 26β27 Januari 2026. BEI secara resmi mendeteksi pola transaksi tidak wajar pada TFCO dan memasukkannya ke dalam 6 saham yang mendapat notifikasi UMA dalam satu hari yang sama. Ini konfirmasi resmi bahwa pergerakan harga TFCO tidak mencerminkan aktivitas fundamental normal.
[IMPACT: NETRAL βͺ] "Nihil Katalis Fundamental Baru TFCO JanuariβFebruari 2026" β TFCO tidak merilis laporan keuangan baru, tidak ada aksi korporasi (dividen/buyback/rights issue), tidak ada kontrak besar, dan tidak ada guidance manajemen di periode ini. Pendapatan FY2024 Rp2,97 triliun dengan laba bersih hanya Rp46,61 miliar (margin net 1,5%).
π‘ Dampak Fundamental:
β οΈ ALERT MERAH MAKSIMAL: TFCO adalah contoh paling ekstrem dari sentiment-driven pump tanpa fundamental. Laba bersih hanya Rp46 miliar membuat P/E di harga 830 = 52x β sangat mahal untuk perusahaan dengan margin 1.5%. ATH Rp1.165 = valuasi P/E 100x+. Tidak ada satu pun kontrak Danantara, MOU, atau perjanjian konkret yang menyentuh TFCO langsung. Beta 0.02 mengkonfirmasi saham ini bergerak sendiri β bukan ikuti pasar.
π Korelasi Makro:
Satu-satunya kaitan adalah narasi sektoral Danantara tekstil Rp101T yang belum terealisasi. Risiko aktual: tarif anti-dumping AS terhadap polyester China justru bisa meningkatkan banjir produk polyester China ke Indonesia (defleksi ekspor), langsung menekan margin TFCO yang sudah tipis. Pelemahan Rupiah menaikkan biaya impor bahan baku PTA (purified terephthalic acid) dalam USD.
π BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
π Tren Utama: Post-ATH Koreksi Besar β Recovery Lemah di Likuiditas Tipis β TFCO spike dahsyat dari ~Rp400 (Nov 2025) ke ATH Rp1.165 (26 Jan 2026) = +191% dalam 2 bulan. Kemudian crash kembali ke area Rp600β750, dan kini coba recovery ke 830. Namun seluruh pergerakan ini terjadi di volume yang sangat-sangat kecil β ini bukan uptrend organik, ini adalah price manipulation territory.
π§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai): Rp 750 (ARB / Low intraday = support teknis terdekat) β Rp 673β696 (EMA cluster 10/26) β Rp 600 (psikologis kuat)
Resistance (Atap): Rp 831 (ATH intraday hari ini) β Rp 910 (ARA berikutnya) β Rp 1.000 (round number psikologis) β Rp 1.165 (ATH all-time)
π―οΈ Pola Candlestick & Volume:
Candle 20 Feb: bullish marubozu sempurna β Open = Low = 750, High = Close = 830. Naik +8.5% dalam satu hari. NAMUN lihat volume: hanya 21 lot (2.100 lembar saham) total hari ini β ini bukan market, ini adalah transaksi antar segelintir pihak. Net Value = Rp0B (nol, tidak material). Tidak ada satu pun transaksi asing (F Buy = 0, F Sell = 0). MACD 30.51/-27.09 terlihat positif namun tidak bermakna di konteks volume ini. RSI 52.2 β netral secara angka, namun RSI tidak dapat diandalkan di saham seipis ini.
β‘ STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
REKOMENDASI: π« STAY OUT TOTAL β SAHAM PALING ILLIQUID & SPEKULATIF MALAM INI
Logika: News (Hanya Makro Sektoral, Zero Fundamental Baru) & Trend (Post-ATH Recovery di Volume 21 Lot) = AVOID MUTLAK β Likuiditas = 0
βοΈ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
TIDAK BISA DIEKSEKUSI β Volume 21 lot/hari artinya tidak ada counterpart untuk jual ketika ingin keluar. Anda bisa masuk tapi tidak bisa keluar saat perlu β ini perangkap likuiditas paling berbahaya di IDX.
β
Jika nekad: Entry hanya dengan nominal yang siap hilang 100%
Buy Zone: Tidak ada zona aman dalam kondisi ini
TP: Tidak relevan tanpa exit liquidity
Hard SL: Rp 710 β namun eksekusi SL pun tidak terjamin
π’ SKENARIO B: STRATEGIC MODE
TIDAK DIREKOMENDASIKAN SAMA SEKALI β P/E 52x dengan net margin 1.5%, UMA dari BEI, dan volume 21 lot harian adalah kombinasi paling berbahaya untuk investor manapun.
Jika ingin exposure ke tema tekstil: PILIH ZATA atau BELL yang setidaknya punya likuiditas ratusan juta lot/hari
Safety First: Jangan alokasikan lebih dari 0% portofolio pada TFCO sampai volume harian mencapai >1 juta lot secara konsisten
Exit mutlak: Jika volume tidak kembali dalam 5 hari perdagangan β saham ini tidak punya pasar yang fungsional
π KESIMPULAN TAKTIS
"TFCO adalah saham paling berbahaya malam ini bukan karena harganya turun, tapi karena harganya naik +8.5% dengan hanya 21 lot β ini bukan pasar, ini ilusi harga; jauhi sepenuhnya dan alihkan perhatian ke MBMA, RMKE, atau TPIA yang memiliki fundamental kuat dan likuiditas nyata."
β οΈ Disclaimer: Riset ini disusun berdasarkan data publik dan analisis algoritma. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. DYOR β Do Your Own Research.
$ENRG $URBN