📌ingin ilmu Gratis lainnya? Follow dan cek postingan saya.

Jadi Ini dia salah satu cara saya filter saham agar tetap pede dan nggak gampang panik saat saham turun/market crash. Kuncinya simpel: Ikuti jejak ”Big Money”, tapi tetap berpijak pada Valuasi Rasional.

▶️ Tiga Screener Andalan Saya:
1. Frequency Spike: Deteksi dini saham yang tiba-tiba ramai (lonjakan aktivitas). Cocok untuk pantau momentum.
2. Bandar Accumulation Uptrend: Filter saham yang sedang dikumpul "Big Money" saat tren naik. Kita ikut arus besar.
3. Big Accumulation: Mencari akumulasi masif pada saham dengan fundamental sehat.

▶️ Dua Ratio "Safety Net" Wajib:
Di setiap screener, saya wajib pasang parameter ini untuk meminimalisir risiko:
1. PE Ratio < 20: Harga tidak kemahalan dibanding laba perusahaan.
2. Book Value > Price: Harga masih di bawah atau mendekati nilai aset bersihnya (PBV rendah).

▶️ Money Management & Strategi RDN:
Punya screener bagus tapi berantakan di modal itu bahaya. Strategi saya:
1. Multi-RDN: Pisahkan RDN untuk Trading (jangka pendek) dan RDN Investasi (jangka panjang) agar psikologi tidak terganggu fluktuasi harian.
2. Porsi Cash: Selalu siapkan "peluru cadangan". Jangan pernah All-In di satu harga.
3. Average Down Logis: Jika harga turun tapi akumulasi jalan terus & fundamental oke, saya pilih Average Down. Penurunan harga justru jadi "diskon" untuk nambah muatan.

Jadi Kesimpulannya,
Trading & Investasi jadi nyaman kalau kita tahu "apa" yang kita beli dan "gimana" cara kelola uangnya. Strategi ini bikin saya tetap tenang meski market lagi merah membara. Tentunya masih banyak cara-cara lain yang lebih variatif dan mungkin jauh lebih baik, jadi tetap belajar untuk bertumbuh.

⚠️ DYOR (Do Your Own Research): Screener hanyalah alat bantu. Selalu gunakan uang dingin dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing!

Random tag $INET $BBNI $BMRI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy