imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Walter Mischel dan Ebbe B. Ebbesen di Universitas Stanford melakukan eksperimen pada tahun 1970. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kapan kemampuan anak dalam menunda kepuasanyaitu menunggu untuk memperoleh sesuatu yang diinginkanberkembang. Hipotesis awal menyatakan bahwa semakin jelas hadiah yang ditawarkan, semakin lama anak mampu menunggu karena hadiah tersebut mengingatkan mereka akan tujuan menunggu. Partisipan terdiri atas 32 anak dari Bing Nursery School, berusia 3,5 hingga 5,8 tahun, dengan jumlah laki-laki dan perempuan sama banyak.

Prosedur penelitian dilakukan dengan membawa anak ke ruangan tanpa gangguan. Di atas meja tersedia camilan pilihan anak (dua biskuit hewan atau lima stik pretzel). Anak diberi tahu bahwa ia boleh memakan camilan itu sekarang, tetapi jika mau menunggu 15 menit tanpa menyerah pada godaan, ia akan mendapat satu camilan lagi. Peneliti kemudian meninggalkan ruangan. Beberapa anak berusaha mengalihkan perhatian dengan menutup mata, menyanyi, atau bahkan tidur.

Hasil penelitian menunjukkan kebalikan dari hipotesis. Kehadiran hadiah justru meningkatkan frustrasi anak dan memperpendek waktu penundaan. Sebaliknya, ketika hadiah tidak terlihat, anak mampu menunggu lebih lama. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan menunda kepuasan lebih bergantung pada mekanisme penghindaran dan pengalihan perhatian, bukan sekadar memikirkan hadiah.

Sama halnya dalam bursa saham. Permainan paling merugikan paling ramai karena ada narasi-narasi dari mulai "momentum" sampai "story growth-nya masih panjang," apalagi disertai pamer habis TP hingga pamer mclaren.

Adanya iming-iming hadiah di depan membuat mereka terus mencari instant gratification, dari momentum ke momentum, dari narasi ke narasi, terbuai dengan kedok, "belajar dari yang sukses dari miskin jadi kaya melalui market," sedangkan delayed gratification diimaninya sebagai strategi yang tidak menghasilkan cuan di sana, sembari mengulang-ulang mantra bahwa itu hanyalah strategi bagi mereka yang datang ke market membawa kekayaan, bukan untuk membangun kekayaan.

Sedangkan yang paling menguntungkan... paling... sepi. Sama halnya dengan eksperimen tadi, mereka yang mau menunggu delayed gratification yang lebih besar adalah mereka yang berusaha mengalihkan perhatian, misalnya dengan cara investasi leher ke atas, meningkatkan value diri, up-skilling, menjadi lifelong learner, nguli dalam karier hingga bisnis, investasi membangun kesehatan dan keluarga, dll.

$BBCA $ADMR $MBMA

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy