imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BLUE $MEJA $BFIN

*Daily News 20/2/2026*

*Rangkuman berita hari ini:*
* RI-AS capai kesepakatan dagang, tarif 0% untuk sawit hingga tekstil
* BEI sebut pasar perlu serap Rp187 T untuk free float 15%
* NPI 4Q25 surplus USD6,1 M; transaksi berjalan defisit USD2,5 M
* Pemegang saham jual CBDK Rp157 M
* TPIA progres proyek CA–EDC capai 50%; target operasi 1Q27
* Pengendali tambah IRSX Rp63 M
* BFIN buyback Rp100 M
* MPPA rights issue, potensi dilusi 65%
* Pemegang saham jual PEGE Rp20 M
* JGLE rights issue Rp414 M untuk akuisisi Jungleland Asia
* MEJA bayar DP akuisisi Trimata Coal Rp11,5 M
* TRIM jual HILL Rp7 M
* Pengendali jual AADI Rp34 M
* BLUE umumkan akuisisi 80% saham oleh Dragonmine Hong Kong
* KRAS mulai kirim pipa baja untuk proyek Dumei–Sei Mangkei
* BNN akan rekomendasikan pelarangan vape di Indonesia

===

* Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani perjanjian tarif resiprokal, dengan tarif impor AS untuk barang Indonesia sebesar 19%. Selain itu, perjanjian ini juga mencakup 1.819 pos tarif produk Indonesia yang dikenakan tarif 0%, termasuk sawit, kopi, kakao, rempah, karet, komponen elektronik, hingga komponen pesawat. AS juga memberikan tarif 0% khusus untuk tekstil dan aparel asal Indonesia. (Kompas)

* BEI menyatakan pasar perlu menyerap tambahan saham senilai Rp187 triliun untuk memenuhi ketentuan free float minimal 15%, dengan terdapat 267 emiten yang belum mencapai batas tersebut. Mayoritas emiten sebenarnya telah memenuhi ambang 7,5%, namun masih berada di bawah persyaratan baru. (InvestorDaily)

* Bank Indonesia mencatatkan surplus Neraca Pembayaran Indonesia USD6,1 miliar pada 4Q25 (vs. 3Q25: defisit USD6,4 miliar). Raihan ini membawa NPI pada 12M25 menjadi defisit USD7,8 miliar (vs. 12M24: surplus USD7,2 miliar). Di sisi lain, neraca transaksi berjalan tercatat defisit USD2,5 miliar, setara 0,7% dari PDB (vs. 3Q25: surplus USD4,0 miliar, 1,1% dari PDB). Neraca transaksi berjalan pada 12M25 mencatat defisit USD1,5 miliar (0,1% dari PDB), lebih rendah dibanding hasil 12M24 dengan defisit USD8,6 miliar (0,6% dari PDB). Bank Indonesia memprakirakan transaksi berjalan 2026 di kisaran defisit 0,9–0,1% dari PDB. (Bank Indonesia)

* *CBDK* : Pemegang saham *PT Bangun Kosambi Sukses (CBDK)* , Tunas Mekar Jaya, menjual 25 juta (0,44%) saham CBDK dengan harga Rp6.300/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp157 miliar, bertujuan untuk divestasi untuk realisasi nilai investasi. Transaksi dilakukan pada 12 – 18 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di CBDK menjadi 0,93%. (Publikasi emiten)

* *AADI* : Pemegang saham *PT Adaro Andalan Indonesia (AADI)* , Triputra Investindo Arya, menjual ~4 juta (0,05%) saham AADI dengan harga Rp8.789/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp34 miliar. Transaksi dilakukan pada 18 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di AADI menjadi 0,45%. (Publikasi emiten)

* *TPIA* : *PT Chandra Asri Pasific (TPIA)* melalui anak usahanya Chandra Asri Alkali mencatatkan progres 50% pembangunan pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon yang ditargetkan beroperasi komersial pada 1Q27. Proyek ini akan memproduksi 827.000 ton soda kaustik serta 500.000 ton EDC per tahun. (Publikasi emiten)

* *IRSX* : Pengendali *PT Folago Global Nusantara (IRSX)* , Matra Tri Abadi, membeli ~103 juta (1,66%) saham IRSX dengan harga Rp610/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp63 miliar. Transaksi dilakukan pada 19 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IRSX menjadi 60,46%. (Publikasi emiten)

* *BFIN* : *PT BFI Finance Indonesia (BFIN)* mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp100 miliar. Jumlah saham yang akan dilakukan buyback tidak akan melebihi 1%. Periode buyback akan berlangsung selama 3 bulan terhitung setelah keterbukaan informasi, yakni pada 23 Februari – 23 Mei 2026. (Publikasi emiten)

* *MPPA* : *PT Matahari Putra Prima (MPPA)* akan melakukan rights issue sebanyak 24 miliar saham, dengan potensi dilusi hingga 64,92%, harga pelaksanaan dan rasio belum di umumkan. Dana yang di himpun akan digunakan untuk pembelian hak atas tanah dan bangunan senilai Rp780 miliar dari anak usaha PT Multipolar (MLPL) dan MLPL akan bertindak sebagai pembeli siaga sebesar ~8 miliar saham baru. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 30 Maret 2026. (Publikasi emiten)

* *PEGE* : Pemegang saham *PT Panca Global Kapital (PEGE)* , Mandiri Terang Harapan, menjual 125 juta (4,42%) saham PEGE dengan harga Rp160/saham, sehingga total transaksi mencapai Rp20 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di PEGE menjadi 9,06%. (Publikasi emiten)

* *JGLE* : *PT Graha Andrasentra Propertindo (JGLE)* akan melakukan rights issue sebanyak ~8 miliar saham, dengan harga pelaksanaan Rp50/saham, sehingga potensi dana dihimpun mencapai ~Rp414 miliar. Rasio rights issue 270:99. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk mengakuisisi 61,86% saham Jungleland Asia yang dimiliki oleh Adipotek Envirodunia dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja. Adipotek Envirodunia akan menjadi pembeli siaga melalui inbreng saham Jungleland Asia ke dalam Perseroan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 31 Maret 2026. (Publikasi emiten)

* *MEJA* : *PT Harta Djaya Karya (MEJA)* melakukan pembayaran uang muka sebesar Rp11,5 miliar untuk akuisisi 45% saham Trimata Coal Perkasa, setelah sebelumnya pemegang saham pengendali menyetor Rp500 juta sehingga total pembayaran mencapai Rp12 miliar. Dana tersebut akan menjadi pengurang nilai final akuisisi 45% saham Trimata Coal Perkasa yang masih menunggu hasil penilaian KJPP. Perseroan juga memperoleh jaminan bahwa seluruh dana akan dikembalikan jika transaksi tidak terlaksana. (Publiaksi emiten)

* *HILL - TRIM* : Pemegang saham *PT Hillcon (HILL),* *PT Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM)* , menjual ~106 juta (0,72%) saham HILL dengan harga rata-rata Rp69/saham, sehingga total transaksi mencapai Rp7 miliar, bertujuan untuk reverse repo. Transaksi dilakukan pada 13 - 18 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di HILL menjadi 8,71%. (Publikasi emiten)

* *BLUE* : *PT Berkah Prima Perkasa (BLUE)* mengumumkan perkembangan rencana pengambilalihan / akusisi ~80% saham BLUE oleh Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited dari Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, dan PT Cetak Biru Kapital. Pihak penjual dengan pembeli telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) pada 18 Februari 2026. (Publikasi emiten)

* *KRAS* : *PT Krakatau Steel (KRAS)* melalui anak usahanya, PT Krakatau Pipe Industries, resmi memulai pengiriman pipa baja untuk proyek strategis nasional transmisi Dumei–Sei Mangkei. Nilai kontrak yang didapat tidak dirinci, namun total investasi proyek ini senilai Rp6,3 triliun, dengan 60-65% dialokasikan untuk material pipa. (Kontan)

* BNN menyatakan akan merekomendasikan pelarangan rokok elektrik atau vape di Indonesia, sejalan dengan regulasi ketat yang sudah diterapkan sejumlah negara Asia. BNN menilai vape tetap membawa risiko kesehatan serius, baik yang mengandung narkotika maupun tidak, sehingga dinilai perlu dilarang sepenuhnya. (Kompas)

=========

*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy