Saat kita membicarakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), imajinasi kita seringkali langsung tertuju pada kotak nasi, dapur umum, atau logistik pengiriman makanan ke sekolah-sekolah. Kita melihat hasil akhirnya: sepiring nasi, sayuran, sepotong daging ayam, dan segelas susu.
Tapi, tahukah Anda? Keberhasilan program raksasa ini tidak dimulai di dapur, melainkan jauh sebelumnya—di hamparan tanah pertanian. Dan di sanalah Pupuk memegang peran sebagai penentu hidup-mati program ini.
Memberi makan jutaan anak Indonesia dengan ayam dan telur setiap hari, kita butuh jutaan ton ayam. Untuk membesarkan jutaan ton ayam itu, kita butuh pasokan jagung yang berlipat ganda. Dan untuk menumbuhkan jagung sebanyak itu dengan cepat dan efisien? Pupuk lah jawabannya
https://cutt.ly/NtQmo87J
$DGWG $JPFA $CPIN