oke lanjut part 11 : beberapa perusahaan sudah mulai publikasi FY-2025 nya. Sekarang kita cek status dan siklus 5 tahunannya. 3 emiten dulu (AMDF, MTPS, AISA)

$ADMF
2021, loan growth Lemah, spread NIM Tertekan, CKPN Tinggi (restrukturisasi), earning Recovery base
2022, loan growth Mulai naik, spread NIM Membaik, CKPN Turun signifikan, earning Strong rebound
2023, loan growth Kuat, spread NIM Sehat, CKPN Rendah, earning Expansion peak
2024, loan growth Stabil, spread NIM Tertekan tipis, CKPN Normal, earning Mature growth
2025, loan growth Stabil, spread NIM Kompetisi naik, CKPN Normal, earning Peak cycle
jadi di akhir 2025, Loan growth moderat, Cost of fund belum turun signifikan, CKPN sudah di level normal (tidak bisa turun lagi banyak).
ADMF saat ini:
- Sudah melewati fase builder besar
- Sekarang masuk fase “maintain & harvest”
- Cocok dihargai mid multiple (5–7x)
eps kisaran 1500, berarti fair nya antara 7.000 s.d. 10.800 per share
jadi aman aman saja pegang ADMF. tapi jika ekonomi tertekan, ya harusnya multiplenya g bisa 7x lagi. mungkin maksimal di 5x.

$MTPS
2021. Pre-Distress. fundamental Melemah. Cash drop drastis. masa Transisi
2022. Distress Phase 1. masih Rugi besar. likuiditas mengalami Tekanan berat. Going concern muncul
2023. Distress Phase 2. lanjut Rugi lagi. likuiditas Current < liability. Tanpa proyek signifikan
2024. Survival Mode. Rugi mengecil. Masih mismatch. mulai Restrukturisasi utang
2025. Critical Stage. No revenue core. Cash sangat kecil. High going concern risk
risiko saat ini : Tidak ada revenue operasional. Piutang sangat dominan → risiko impairment lagi. Struktur modal makin tipis. Defisit sudah Rp296 M
menurutku bisa saja MTPS turnaround speculation. tapi perlu setidaknya melihat 2Q ke depan, sebelum melakukan perhitungan valuasi yang cocok.

$AISA
2021 → recovery. profit tipis. pasca restrukturisasi
2022 → setback. malah rugi besar. margin negatif, tekanan biaya
2023 → turnaround. profit kembali. operating income positif dan membaik.
2024 → stabilisasi. struktur makin sehat. margin naik, ekuitas menguat.
2025 → akselerasi (walau sebagian mungkin non-recurring). Laba reported tinggi, perlu konfirmasi recurring.
AISA ini ciri perusahaan post-turnaround menuju growth stabil, bukan lagi survival mode
10-12x eps ok. jadi sekitar 95-114 per lembar fair nya.

seperti biasa, jadi kalau secara valuasi masih masuk akal, dan dibawah harga saat ini. mungkin tepat waktunya ambil posisi. plus jika ke depan faktor eksternal ternyata positif, efeknya revenue naik, dan endingnya biasanya pasar akan mengapresiasi harga sahamnya.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy