Crash, Bencana atau Peluang?
Pasar saham selalu bergerak dalam siklus. Ada masa euforia ketika harga-harga saham naik tanpa henti, dan ada masa kepanikan ketika grafik berubah merah dalam waktu singkat. Dalam sejarah, kita sudah berkali-kali menyaksikan “crash”, kejatuhan pasar yang tajam dan cepat, baik di tingkat global maupun domestik, termasuk di Bursa Efek Indonesia. Pertanyaannya: apakah crash adalah bencana yang harus ditakuti, atau justru peluang yang harus dimanfaatkan?
Pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam. Pada pembukaan perdagangan, indeks mengalami penurunan sekitar 6–7% dalam waktu sangat cepat, dan pada sesi berikutnya turun bahkan lebih dari 7–8% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Pergerakan turun yang cepat ini memicu mekanisme trading halt (penghentian perdagangan sementara) oleh Bursa Efek Indonesia untuk menahan tekanan jual yang sangat kuat.
Jujur, banyak banget teman yang tiba-tiba telpon dan Chat ke WA nanya gimana kabar saham saya. Honestly saya sudah hold cash sekitar 40% sejak awal Januari karena kenaikan IHSG menurut saya pada saat itu sangat tidak wajar, 1 hal yang saya pikirkan pada saat itu “ini pasti akan jatuh, tapi entah story apa yang akan menyebabkan kejatuhan ini tapi ini sudah pasti akan jatuh” dan benar saja, kejatuhan terjadi karena story MSCI yang melakukan freeze dan review terhadap pasar saham di Indonesia.
1 hal yang paling membuat saya tersentuh adalah banyak teman-teman di excom Stockbiz selamat atau mungkin hanya terdampak sedikit dari kejatuhan kemarin, kok bisa? Hampir setiap hari di bulan Januari saya selalu ingetin untuk waspada mungkin kalian juga enek dan cape bacanya (bahkan h-2 kita juga udah ingetin lagi) tapi ini juga demi kebaikan kalian agar tidak terdampak pada crash ini dan justru malah mendapatkan profit.
Kalau pengalaman di market udah tinggi, pasti anda akan tahu kapan saatnya injek gas dan kapan saatnya injek rem. Pasar saham ga akan selalu naik dan pasar saham ga akan selalu turun dan sebagai investor kita harus tahu menginjak gas atau rem dengan melihat market.
(Gambar 1 & 2 - ocehan saya di group)
(Gambar 3 - porto saya setelah crash)
Gabung Excom: https://stockbit.com/community/J25597
$BUMI $BUVA $MINA
1/3


