Engkong saya Peter Lynch pernah mengatakan, "Selling your winners and holding your losers is like cutting the flowers and watering the weed."

Kata-kata ini sangat powerful, tapi bisa disalahpahami kalau yang mendengarnya tidak memahami dua S&K berlakunya:
1. Tidak ada kontribusi baru
2. Story terpatahkan

Jika story tidak terpatahkan, maka penentunya cuma satu: tujuan keuangan. Apakah kamu sedang dalam fase wealth accumulation? Apakah kamu sedang dalam fase coasting/gliding dalam financial independence? Apakah kamu sudah dalam fase withdrawal dan retire?

Beda fase, beda strategi, dan bahayanya membanding-bandingkan kinerja porto adalah karena kamu TIDAK tahu apakah kamu berada di fase yang sama dan apakah kamu punya tujuan keuangan yang sama dengan random strangers di stream XL

Ini juga yang sering saya jadikan disclaimer di beberapa cerita saya. Karena saya masih berada di fase wealth accumulation, maka target dan benchmark saya akan JAUH lebih sederhana dan JAUH lebih fokus

Keseluruhan porto saya (termasuk cash equivalents) saya targetkan mengalahkan BI rate

Asset classes fixed income saya harus mengalahkan asset classes cash equivalents & high yield savings saya

Asset classes equities dalam bentuk RD dan ETF saya harus mengalahkan asset classes fixed income saya

Individual stockpicks saya harus mengalahkan RD saham dan ETF saya, dan yang paling penting yang menjadi fokus saya, ...

Saving rate saya harus mengalahkan CAGR asset class equities saya, ini yang paling tidak bisa ditawar

Kalau saya merasa progress wealth accumulation saya lagging, maka solusinya BUKAN mencari wahyu, "kalau modal masih di bawah 100jt belajarlah dari orang yang berhasil kaya dari market, bukan yang datang dengan kekayaannya, karena mindsetnya pasti beda," terus mengikuti semua, "story growth masih panjang, story apa yang terjadi," tanpa critical thinking, serta arahan, "disiplin ambil 20-30%, disiplin cut loss, entry sekian, TP 1 sekian, TP 2 sekian, CL sekian," seolah-olah meng-outsource-kan otak kita ke ketua komunitas ataupun influencers yang dikultuskan

Karena saya mensyukuri masih diberi privilege akal dan jasmani yang sehat, maka kalau saya merasa progress wealth accumulation saya lagging, saya akan ALL-IN investasi ke aset terbesar di porto saya: investasi leher ke atas, meningkatkan value investing ke diri saya sendiri, di market tenaga kerja dan karier di dunia nyata, dan lebih fokus nguli daripada monitoring chart, order book, dan running trade

Balik lagi ke kata-kata engkong saya di awal, di fase wealth accumulation, menilai winners vs losers dari persentase gain/loss di porto adalah hal yang kontraproduktif. Nilailah secara INDEPENDEN/MANDIRI:
1. Apakah story awal masih intact/utuh, atau sudah terpatahkan secara permanen?
2. Apakah ada kerusakan moat secara permanen, atau hanya noise dari sentimen jangka pendek?

Jika story dan most masih utuh, maka springboard effect & mean reversal are your best, most loyal friends

$IHSG $BBCA $KLBF

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy