Berdasarkan data historis, komisaris $MTFN Nicholas Justin Whittle adalah penasihat strategis di BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) lembaga yang dibentuk dalam upaya pemulihan ekonomi negara pasca-krisis 1998 tersebut mengelola portofolio kredit macet yang totalnya mencapai lebih dari Rp 500 triliun, mencakup $BBCA Danamon, dll.
Nicholas juga menangani negosiasi utang dari obligor-obligor besar di bawah payung Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) dengan nilai kewajiban akumulatif melebihi Rp 100 triliun
Nicholas Whittle juga adalah arsitek utama di balik transformasi struktur keuangan PT Sawit Sumbermas Sarana ($SSMS). Sebagai direktur keuangan di perusahaan tersebut, beliau berhasil membawa SSMS dari perusahaan skala domestik yang tadinya bermasalah hingga menjadi pemain besar di pasar global.
Nicholas Whittle juga mewakili Patent Group dalam transaksi yang melibatkan Owen Holdings, perusahaan yang sebelumnya dimiliki oleh Grup Bakrie untuk kemudian diakuisisi oleh Capitalinc senilai 250 juta USD.
Beliau juga sering terlibat dalam pengelolaan sektor migas yang bersinggungan dengan wilayah operasional dan rencana akuisisi perusahaan-perusahaan energi milik keluarga Bakrie seperti ENRG & BUMI
Nicholas J Whittle adalah pakar restrukturasi & transformasi kawakan, yang bisa merekrut orang ini bukanlah perusahaan sembarangan.
Masuknya Nicholas ke MTFN menunjukkan niat serius dari grup Samuel International & Bakrie untuk menghapus tato "E" dari saham ini.
*bukan ajakan jual beli