imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Harga saham PT United Tractors Tbk (UNTR) terus menguat setelah sempat terkoreksi dalam. Pada perdagangan 18 Februari 2026, saham UNTR ditutup di level Rp29.975, naik 1,96% dalam sehari dan melonjak 9,70% dalam lima hari terakhir. Meski demikian, secara bulanan saham ini masih terkoreksi 4,84%. Analis menilai prospek UNTR tetap cerah, terutama di tengah meredanya polemik izin tambang yang sebelumnya membayangi kinerja perseroan.

Katalis utama datang dari akuisisi Tambang Emas Doup senilai US$540 juta yang sebelumnya dikelola entitas afiliasi PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). Akuisisi dilakukan melalui anak usaha UNTR dan mencakup pembelian hampir seluruh saham PT Arafura Surya Alam (ASA). Setelah transaksi rampung, UNTR menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan bijih berkapasitas 3 juta ton per tahun dengan estimasi produksi 140.000155.000 ons emas per tahun, dan mulai beroperasi pada 2028.

Analis menilai langkah diversifikasi ke emas ini sebagai strategi jangka panjang yang berpotensi meningkatkan laba, meski tetap ada risiko eksekusi proyek dan kebutuhan belanja modal besar. Untuk 2026, kinerja UNTR diperkirakan relatif stabil. Rekomendasi analis pun beragam, mulai dari hold hingga add, dengan target harga di kisaran Rp30.000Rp30.950 per saham, seiring prospek positif dari kombinasi bisnis emas dan batubara.

$UNTR

#UNTR
#SahamBlueChip
#InvestasiEmas

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy