Selamat pagi, hari baru dibulan ramadhan. Kemarin IHSG naik di semua sesi perdagangan, namun ada koreksi di tren jangka pendeknya. Level IHSG masih terjebak dilingkup awan merah. Ada tekanan jual di level atas yang membuat IHSG sulit menembus area awan merah. Pasar sedang mengalami fase konsolidasi di area negatif. Ini yang membuat beberapa saham unggulan seperti BUMI mengalami koreksi yang cukup dalam dari harga pembukaan sesi pertama. Jika hari ini IHSG tidak dapat menembus area resistance krusial dan bisa bertahan dititik tersebut, maka kemungkinan pasar akan mengalami tekanan turun yang sangat dominan. Waspadai jika IHSG terus melorot menembus pertahanan terakhir di 8.213 maka tren akan sepenuhnya mengalami penurunan (full bearish).
hari ini The FED memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75%. Korelasinya dengan pasar saham di Indonesia adalah, jika suku bunga AS naik, pasar saham Indonesia cenderung tertekan, begitu juga sebaliknya jika suku bunga AS turun maka pasar saham Indonesia cenderung naik. Jika suku bungan AS naik, investor asing cenderung menarik modalnya dari pasar negera berkembang. Penjualan saham oleh investor asing akan menekan IHSG.
Kabar baiknya suku bunga AS tidak ada kenaikan yang artinya IHSG hari ini tidak mendapat tekanan dari aksi jual investor asing secara signifikan, ini dapat memberikan kepastian yang mengurangi volatilitas ekstrem.
Jangan buru-buru CL jika masih belum menembus pertahanan terakhir,koreksi itu hal yang biasa.
$IHSG $BUMI $NEST
