๐ฌ STOCKBOT ANALYTICS
๐ฅ MARKET PULSE: $TMAS
๐
Data per: 18 Februari 2026 | ๐ฆ Status: SIDEWAYS RECOVERY โ AKUMULASI BERTAHAP
๐ฐ INTELEJEN BERITA (Radar 1 Bulan Terakhir โ 2026)
๐๏ธ Headline Kunci:
[IMPACT: Netral-Positif] โ "Investor Ritel Serbu Saham Temas (TMAS), Bos Besar Tetap Pegang Kendali" โ 31 Januari 2026. Laporan kepemilikan saham per Januari 2026 menunjukkan ritel aktif masuk, sementara PT Temas Lestari selaku pengendali masih menggenggam mayoritas saham di atas 83%. Ini menunjukkan selling pressure dari pengendali nihil โ tanda positif untuk stabilitas harga.
โ
[IMPACT: Positif Jangka Pendek] โ "Saham Perkapalan Liar Terimbas Efek Maduro โ Sektor Pelayaran Melonjak" โ 6 Januari 2026. Isu geopolitik AS-Venezuela pasca penangkapan Maduro memicu spekulasi perubahan jalur distribusi minyak global, yang mendongkrak seluruh sektor perkapalan termasuk TMAS. Namun analis menilai pergerakan ini lebih bersifat momentum spekulatif ketimbang perbaikan fundamental.
โ
[IMPACT: Netral] โ "TMAS Catat Laba Rp406,5 Miliar hingga Q3-2025, Pendapatan Rp3,19 Triliun" โ 12 Januari 2026. Laba Q3-2025 turun 9,69% yoy akibat tekanan harga BBM dan dinamika pasar, namun arus kas operasional tetap positif. Bukan katalis besar, tapi membuktikan TMAS masih mampu mencetak profit di tengah tekanan โ fundamental cukup sehat untuk saham di kelasnya.
โ
[IMPACT: Negatif Makro] โ "IHSG Trading Halt 2 Kali akibat Drama MSCI, Tekanan Bursa Masif" โ 28โ29 Januari 2026. IHSG terjun bebas -22,62% dalam sepekan akibat downgrade MSCI dan kekhawatiran free float. Kepanikan sistemik ini menyeret hampir semua saham termasuk TMAS turun signifikan dari level Rp164+ ke kisaran Rp120-an sebelum rebound.
๐ก Dampak Fundamental:
TMAS adalah saham pelayaran domestik yang cashflow-driven, bukan story stock. Laba masih ada namun tertekan biaya BBM. Sentimen spekulatif dari efek Maduro sudah memudar, sehingga pergerakan TMAS saat ini lebih murni price action โ recovery pasca badai Januari 2026. Tidak ada katalis fundamental baru yang kuat dalam 1 bulan terakhir, namun tidak ada sentimen negatif emiten-spesifik yang material.
๐ Korelasi Makro:
Harga BBM/bahan bakar kapal (IFO/MGO) adalah komponen biaya terbesar TMAS โ kenaikan minyak global langsung menekan margin. Di sisi lain, pemulihan volume logistik domestik Februari 2026 yang ditopang momentum Imlek + Ramadan berdekatan bisa menjadi katalis positif jangka pendek untuk volume kargo kapal peti kemas. TMAS juga berencana alokasi capex US$200 juta 2026 untuk penambahan armada dan pengembangan terminal Patimban.
๐ BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
๐ Tren Utama: SIDEWAYS RECOVERY (Konsolidasi Pasca Koreksi Tajam)
โ
Dari chart daily, TMAS mengalami spike impulsif dari Rp100-an ke Rp200+ di awal Januari 2026, lalu terkoreksi tajam membentuk Rectangle Pattern โ fase konsolidasi dengan batas atas sekitar Rp164 dan batas bawah sekitar Rp121. Harga kini berada di Rp144, tepat di tengah range rectangle. MA20 (merah) memotong MA50 (biru) ke bawah โ sinyal tren jangka pendek masih tertekan. Volume saat ini mulai menyusut di fase konsolidasi, menunggu directional break.
Pada chart 15 menit, terbentuk Triangle Pattern yang sudah breakout ke atas disertai volume spike besar. Dua target price terlihat jelas: Target 1 di Rp152 dan Target 2 (Target Jauh) di Rp156. RSI 15 menit berada di 61.43 โ momentum positif namun belum overbought. Akumulasi/Distribusi pada chart harian menunjukkan angka -474.04M โ tanda bahwa distribusi masih belum sepenuhnya selesai.
๐งฑ Key Levels:
๐ข Support Kuat (Lantai): Rp139โ141 (area bid terbesar di order book, MA cluster konvergen)
โ
๐ข Support Sekunder: Rp121 (batas bawah Rectangle / ARB poin)
โ
๐ด Resistance Terdekat: Rp152โ156 (Target Triangle dari chart 15 menit)
โ
๐ด Resistance Kuat: Rp164 (batas atas Rectangle / level MA konvergen harian)
โ
๐ฏ Resistance Jauh / ARA: Rp194 (level ARA terlihat di data)
โ
๐ฏ๏ธ Pola Candlestick:
Candle hari ini membentuk pola bullish momentum dengan open Rp139, high Rp147, dan close Rp144 (+3.60%) disertai volume yang meningkat ke 27.65M โ cukup solid untuk konfirmasi mini-breakout dari level konsolidasi. Frekuensi 1,81K lot menunjukkan transaksi tersebar merata, bukan satu-dua pemain besar, yang mengindikasikan minat beli yang genuine.
โ
โก STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
REKOMENDASI: SWING TRADING dalam range Rectangle + Antisipasi Breakout
โ๏ธ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan untuk memanfaatkan Triangle Breakout yang sedang berjalan di chart 15 menit.
Entry Trigger: Konfirmasi momentum di atas Rp144โ145 dengan volume >500K lot per candle 15 menit
Buy Zone: Rp141 โ Rp144
Take Profit Target: Rp152โ156 (sesuai proyeksi Triangle, bungkus dalam 1โ2 sesi)
โ
Hard Stop Loss: Jebol Rp139 close candle โ wajib cut loss, jangan tahan
๐ข SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Gunakan jika volume kargo domestik Q1-2026 meningkat (efek Imlek+Ramadan) dan Rectangle Breakout dikonfirmasi.
Entry Logic: Buy on Weakness โ akumulasi bertahap di zona support Rectangle
Buy Zone: Cicil di Rp139 โ Rp144
Resistance Target 1: Rp164 โ ambil sebagian modal (batas atas Rectangle)
โ
Moon Target 2: Rp194 (level ARA, jika Rectangle Breakout terkonfirmasi volume besar)
Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp121 โ keluar total tanpa kompromi
๐ INSTRUKSI (KESIMPULAN):
"Triangle breakout 15 menit sudah terkonfirmasi, manfaatkan pullback ke support Rp139โ141 sebagai zona akumulasi bertahap, dengan target swing jelas di Rp152โ164, selama Rectangle daily belum ditembus ke bawah secara close candle."
โ
โ ๏ธ Disclaimer: Riset ini disusun berdasarkan analisis data pasar dan berita publik yang tersedia. Analisis ini bukan rekomendasi investasi. Pasar modal mengandung risiko. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. DYOR โ Do Your Own Research.
$FOLK $INDS