$MDRN $FOLK $BRMS
*Daily News 18/2/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
* Pemerintah kaji pelarangan ekspor timah
* Prabowo minta para menteri aktif komunikasi dengan rating agency
* Pengendali tambah INET Rp47 M
* DEWA telah tuntaskan buyback Rp950 M
* TLKM hidupkan rencana jual mayoritas NeutraDC USD1–1,5 M
* MSIN pertimbangkan dual listing di Hong Kong
* Pengendali jual 2,41% TIRT Rp16 M
* Komisaris tambah TAPG Rp2 M
* Komisaris tambah MDKA Rp934 Juta
* HYGN buyback Rp5 M
* Direktur tambah EXCL Rp986 Juta
* INPP berikan corporate guarantee untuk fasilitas kredit BBCA Rp265 M
* Pemegang saham tambah AVIA Rp3 M
* MDRN kerja sama teknologi CNC dengan Dirgantara Indonesia dan Genetec
* FOLK ambil alih 99,96% Traya Multi Investama
* Pengendali jual 1,59% PSGO Rp60 M
* BABY rights issue Rp590/saham, total dana Rp140,8 M
* BRMS pastikan operasi Poboya normal tidak terdampak penyegelan
* RMKE realisasi buyback Rp10 M
* RMKE Januari 2026 jasa hauling naik 9x dan penjualan batu bara naik 4x
* Pengendali baru NATO gelar tender offer, Rp183/saham
* Inflasi AS Januari 2026: di bawah ekspetasi
* S&P DJI lanjut review indeks Indonesia untuk Maret 2026
* ESDM target izin tambang Martabe diumumkan pekan ini
* Agrinas impor 105 ribu kendaraan dari India
* Iran tutup sementara Selat Hormuz untuk latihan militer
===
* Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapan akan mengkaji pelarangan ekspor komoditas timah, di antara beberapa komoditas lain. Bahlil mengungkapkan bahwa ekspor barang mentah harus diganti dengan komoditas hasil hilirisasi. (Investor Daily)
* Bloomberg mengabarkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri untuk aktif berkomunikasi dengan lembaga pemeringkat (rating agency) dan melakukan roadshow rutin ke investor global, menurut keterangan dari CEO Danantara, Rosan Roeslani, setelah rapat kabinet. (Bloomberg)
* *INET* : Pengendali *PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET)* , Abadi Kreasi Unggul Nusantara, membeli ~126 juta saham INET dengan harga Rp377/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp47 miliar, bertujuan untuk penambahan kepemilikan terhadap saham INET. Transaksi dilakukan 13 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di INET menjadi 58,55%. (Publikasi emiten)
* *DEWA* : *PT Darma Henwa (DEWA)* melaporkan bahwa Perseroan telah menuntaskan buyback sebanyak ~2 miliar lembar (4,03%) saham. Jumlah dana yang telah digunakan perseroan sebesar ~Rp950 miliar. Dengan realisasi tersebut, program buyback berakhir pada 13 Februari 2026. (Publikasi emiten)
* *TLKM* : Bloomberg mengabarkan bahwa *PT Telkom Indonesia (TLKM)* kembali menghidupkan rencana penjualan sebagian saham bisnis data center yang dimilikinya, NeutraDC, untuk memanfaatkan meningkatnya minat investor pada aset infrastruktur digital. TLKM dikabarkan sedang bekerja dengan penasihat keuangan untuk menyiapkan divestasi mayoritas, dengan valuasi yang dibidik antara USD1 miliar – 1,5 miliar. Proses masih dalam tahap pembahasan dan belum ada kepastian transaksi. (Bloomberg)
* *MSIN* : Bloomberg mengabarkan bahwa *PT MNC Digital Entertainment (MSIN)* mempertimbangkan pencatatan saham kedua (listing) di bursa Hong Kong. Diskusi terkait ukuran dan waktu pelaksanaan masih berlangsung. Langkah ini akan menjadi salah satu kasus langka bagi perusahaan non Tiongkok listing di bursa Hong Kong. MSIN belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi dari Bloomberg. (Bloomberg)
* *TIRT* : Pengendali *PT Tirta Mahakam Resources (TIRT)* , Harita Jayaraya, menjual ~24 juta (2,41%) saham TIRT dengan harga rata-rata Rp675/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp16 miliar. Transaksi dilakukan 9 - 12 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di TIRT menjadi 71,13%. (Publikasi emiten)
* *TAPG* : Komisaris *PT Triputra Agro Persada (TAPG)* , Tjandra Karya Hermanto, membeli ~1 juta saham TAPG dengan harga Rp1.490/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp2 miliar. Transaksi dilakukan 12 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di TAPG menjadi 0,25%. (Publikasi emiten)
* *MDKA* : Komisaris *PT Merdeka Copper Gold (MDKA)* , Andrew Phillip Starkey, membeli 300 ribu saham MDKA dengan harga Rp3.113/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp934 juta. Transaksi dilakukan 12 Februari 2026. (Publikasi emiten)
* *HYGN* : *PT Ecocare Indo Pasifik (HYGN)* mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp5 miliar. Periode buyback akan berlangsung selama 3 bulan terhitung setelah keterbukaan informasi yakni sejak 13 Februari – 13 Mei 2026. (Publikasi emiten)
* *EXCL* : Direktur *PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL)* , Yessie Dianty Yosetya, membeli ~342 ribu saham EXCL dengan harga Rp2.880/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp986 juta. Transaksi dilakukan 13 Februari 2026. (Publikasi emiten)
* *INPP - BBCA* : *PT Indonesian Paradise Property (INPP)* menyampaikan bahwa perseroan memberikan corporate guarantee dan gadai saham kepada *PT Bank Central Asia (BBCA)* sebagai bagian dari persyaratan fasilitas kredit untuk entitas anaknya, Mitra Gemilang Mahacipta. Fasilitas kredit mencakup kredit investasi sebesar Rp255 miliar dan kredit lokal Rp10 miliar. (Publikasi emiten)
* *AVIA* : Pemegang saham *PT Avia Avian (AVIA),* Sensasi Istana Warna, membeli ~6 juta saham AVIA dengan harga Rp450/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp3 miliar. Transaksi dilakukan 12 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di AVIA menjadi ~0,3%. (Publikasi emiten)
* *MDRN* : *PT Modern Internasional (MDRN)* menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan Dirgantara Indonesia dan Genetec pada Februari 2026 untuk mengembangkan sistem manufaktur CNC berbasis konsep Industri 4.0. Kolaborasi ini mencakup integrasi teknologi manufaktur canggih, transfer teknologi, serta dukungan implementasi dan layanan purna jual oleh Modern Internasional. (Publikasi emiten)
* *FOLK* : *PT Multi Garam Utama (FOLK)* mengumumkan rencana pengambilalihan 99,96% saham Traya Multi Investama sebanyak ~2 ribu lembar sebagai langkah ekspansi portofolio multi-sektor. Setelah transaksi, perusahaan menjadi pemegang saham pengendali baru. (Publikasi emiten)
* *PSGO* : Pengendali *PT Palma Serasih (PSGO)* , Jalinankasih Sesama, menjual 300 juta (1,59%) saham PSGO dengan harga Rp200/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp60 miliar. Transaksi dilakukan 12 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di PSGO menjadi 43,41%. (Publikasi emiten)
* *BABY* : *PT Multitrend Indo (BABY)* akan melakukan rights issue sebanyak ~238,6 juta saham, dengan harga pelaksanaan Rp590/saham, sehingga potensi dana dihimpun mencapai ~Rp140,8 miliar. Rasio rights issue 625:57, dengan potensi dilusi hingga 8,36%. Cum date dijadwalkan 2 April 2026, dengan periode perdagangan dan pelaksanaan 9–15 April 2026. (Publikasi emiten)
* *BRMS* : *PT Bumi Resources Minerals (BRMS)* memberikan klarifikasi bahwa operasi tambang emas River Reef di Poboya yang dioperasikan oleh anak usaha perseroan, PT Citra Palu Minerals (CPM), tetap berjalan normal dan tidak terdampak penyegelan yang dilakukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan. BRMS menjelaskan area yang disegel merupakan lokasi aktivitas penambang liar di bagian dari kontrak karya yang dikelola CPM di Palu, namun sampai saat ini masih belum ditambang dan dioperasikan oleh CPM. (Press Release)
* *RMKE* : *PT RMK Energy (RMKE)* melaporkan hasil buyback saham, dengan perseroan melakukan buyback ~2 juta (0,05%) saham dengan total nilai Rp10 miliar, mengimplikasikan harga rata-rata buyback sebesar Rp4.160/saham. Dari dana buyback yang disediakan sebesar Rp200 miliar, sisa dana buyback masih tersedia ~Rp190 miliar. (Publikasi emiten)
* *RMKE* : *PT RMK Energy (RMKE)* mencatat lonjakan kinerja pada Januari 2026, dengan volume jasa pengangkutan melalui hauling road naik 9 kali lipat menjadi 167,5 ribu ton. Di sisi lain, volume penjualan batu bara tumbuh 4 kali lipat menjadi 513,6 ribu ton. (EmitenNews)
* *NATO* : Pengendali baru *PT Surya Pemata Andalan (NATO)* , Mercury Strategic Indonesia, mengumumkan tender offer wajib sebanyak ~6 miliar (~73,13%) saham NATO dengan harga penawaran Rp183/saham. Nilai tender offer ini mencapai ~Rp1 triliun. Periode penawaran berlangsung pada 19 Februari – 20 Maret 2026, dengan pembayaran pada 30 Maret 2026. (Publikasi emiten)
* AS mencatatkan inflasi pada Januari 2026 sebesar 2,4% YoY (vs. Des-25: 2,7%). Hasil ini di bawah ekspektasi konsensus sebesar 2,5%. Sementara itu, inflasi inti AS tercatat sebesar 2,5% YoY (vs. Des-25: 2,6%), menandakan level inflasi inti terendah sejak Maret 2021 serta sejalan dengan estimasi konsensus sebesar 2,5%. (US BLS)
* Bloomberg mengabarkan bahwa S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memastikan tetap melanjutkan peninjauan indeks saham Indonesia untuk rebalancing Maret 2026, meski beberapa penyedia indeks lain menunda evaluasinya. S&P juga mengatakan pihaknya memantau perkembangan mengenai transparansi kepemilikan saham di Indonesia. (Bloomberg)
* Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menargetkan keputusan terkait izin tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources dapat diumumkan pekan ini setelah proses verifikasi selesai. Pemerintah menyatakan izin akan dipulihkan apabila tidak ditemukan pelanggaran signifikan, sedangkan pelanggaran yang terbukti akan dikenai sanksi sesuai aturan. Evaluasi masih berlangsung dan keputusan final akan disampaikan setelah seluruh klarifikasi administrasi dinyatakan tuntas. Adapun PT Agincourt Resources adalah entitas anak usaha dari PT United Tractors (UNTR). (Kontan)
* PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) melakukan impor 105.000 kendaraan dari India, yaitu Mahindra dan Tata Motors, untuk mendukung operasional logistik pedesaan dalam program Koperasi Merah Putih. (Kontan)
* Iran menutup sementara Selat Hormuz pada 17 Februari 2026 untuk latihan militer, bertepatan dengan putaran kedua pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat di Jenewa. Langkah yang jarang dilakukan ini memicu kekhawatiran keamanan jalur minyak global. (Investor Daily)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*