Cuma mau ingatkan, lihat kalender. Sudah masuk bulan Ramadhan saja. Kalau kamu punya hajat, punya keinginan yang selama ini cuma tersimpan di sudut hati, sekarang waktunya: niatkan doa sepenuh jiwa. Jangan setengah-setengah, jangan ragu-ragu. Siapa tahu hajatmu itu memang dijatahkan untuk terkabul di bulan suci ini?
Seni dalam meminta itu sederhana: ulangi terus doanya. Jangan pernah lelah mengetuk pintu Tuhan sampai benar-benar menunjukkan waktu kapan doa itu dikabulkan. Banyak orang gagal bukan karena doanya tidak didengar, tapi karena mereka berhenti tepat satu langkah sebelum pintunya terbuka. Mereka merasa sudah banyak meminta, padahal baru sebentar saja sudah menyerah.
Coba pikir pakai logika paling dasar. Berdoa itu butuh berapa menit sih? Paling cuma lima menit. Dalam 24 jam sehari, kamu cuma diminta meluangkan lima menit untuk berdialog dengan Pemilik Segalanya. Masa untuk masa depanmu sendiri kamu tidak sanggup meluangkan waktu sekecil itu? Kita sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk hal yang tidak berguna, tapi kenapa untuk meminta pada Tuhan kita malah perhitungan soal waktu?
Bulan ini adalah momentum. Di tengah suasana yang penuh ketenangan ini, kumpulkan semua harapanmu, lalu lepaskan melalui doa-doa yang konsisten. Doa itu bukan sekadar daftar keinginan, tapi bentuk pengakuan bahwa kita ini terbatas dan butuh sandaran. Jangan merasa malu untuk meminta hal yang sama berulang kali; justru di sanalah letak kesungguhanmu diuji.
Nasibmu memang sudah tertulis, tapi doa adalah satu-satunya instrumen yang diberikan kepada kita untuk bisa mengubah garis-garis tersebut. Gunakan waktu lima menit itu dengan kualitas seorang pejuang. Jangan cuma meminta, tapi sampaikan bahwa kamu siap bertanggung jawab atas apa yang kamu minta.
Manfaatkan lima menitmu dengan sungguh-sungguh. Siapa tahu, di antara ribuan doa yang naik ke langit, doa sederhanamu itulah yang akan mengubah jalan hidupmu selamanya.
Di bulan ini, jeda sejenak dari hiruk-pikuk dunia. Fokus ke dalam, sampaikan hajatmu dengan tulus. Kalau pun tidak dikabulkan hari ini, setidaknya doamu telah menjaga jiwamu tetap dekat dengan sumber cahaya. Dan itu, adalah kemenangan yang sesungguhnya.
Paham, toh?
random tag:$SOCI $BIPI $BBRM