$SAMF Growth moderat, tapi arah ekspansinya jelas (sawit + Riau).
Yang menarik dari SAMF untuk 2026 itu bukan “growth meledak”, tapi growth yang rapi & bisa diukur.
1) Target 2026: tumbuh 7–8%
Manajemen pasang target penjualan +7–8% YoY. Ini masuk kategori moderat, tapi realistis kalau demand sawit stabil.
2) Arah bisnis: NPK non-subsidi buat perkebunan (terutama sawit)
SAMF kuat di NPK non-subsidi dan basis demand-nya banyak dari perkebunan. Jadi thesis 2026-nya lebih ke:
volume naik (repeat order perkebunan)
mix formula (produk lebih tailored)
service/logistik (ketepatan supply jadi senjata)
3) Kapasitas: ruang naik masih ada
Kapasitas maksimum disebut sekitar 700 ribu ton, sementara realisasi produksi 2024 sekitar 607 ribu ton → ada ruang naikkan utilisasi sebelum capex “besar-besaran”.
4) Ekspansi: Riau itu kunci (dekat pusat sawit)
Di laporan perusahaan ada milestone:
pengadaan lahan di Riau untuk pengembangan pabrik
penambahan line produksi
Kalau ini jalan, dampaknya biasanya: biaya logistik turun, lead time lebih cepat, lock-in market Sumatra makin kuat.
5) Risiko utama: siklus CPO
Kalau harga CPO turun tajam, perkebunan bisa “irit pemupukan” → demand pupuk ikut melambat. Ini risk yang harus dipantau.
RT $BWPT $GZCO
