imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

#137
Rab, 18 Feb 2026


Shigeru Fujimoto Bukti Bahwa Tidak Ada Kata “Terlambat” di Dunia Investasi



Di dunia trading, ada nama yang jarang disebut di Indonesia, tapi ceritanya patut menjadi pelajaran bagi setiap investor ritel.

Di sebuah rumah sederhana di Kobe, Jepang, seorang pria berusia 89 tahun bangun setiap hari pukul 2 pagi.
Bukan untuk beristirahat di masa pensiun, melainkan untuk memantau pasar global, menganalisa chart, dan menjalankan trading dengan disiplin yang jarang dimiliki orang seusianya.

Namanya Shigeru Fujimoto.

Lahir tahun 1936 dari keluarga petani miskin, dia mulai mengenal saham di usia 19 tahun.
Di era gelembung ekonomi Jepang akhir 1980-an, asetnya pernah mencapai 1 miliar yen jumlah yang luar biasa untuk seorang mantan pemilik toko hewan peliharaan.

Namun, kehancuran datang bertubi-tubi.
Bubble economy pecah di awal 1990-an, disusul Gempa Hanshin 1995 yang menghancurkan hampir segalanya.
Dua kali dia jatuh ke titik nol.
Banyak orang di posisinya akan menyerah dan memilih menikmati sisa hidup dengan tenang.

Tapi Shigeru Fujimoto memilih jalan yang berbeda.

Di usia 66 tahun saat kebanyakan orang sudah pensiun dan menikmati hari tua dia memutuskan untuk belajar hal yang sama sekali asing baginya: komputer dan day trading online.

Dengan tekad yang luar biasa, dia bangun jam 2 pagi setiap hari, belajar, berlatih, dan menjalankan strategi trading dengan ketat.
Kini, di usia 89 tahun (tahun 2026), kekayaannya telah kembali mencapai sekitar 2 miliar yen, atau setara Rp 220–230 miliar.

Media Jepang menyebutnya sebagai “Japan’s Warren Buffett”.

Apa yang membuat perjalanan Shigeru Fujimoto begitu luar biasa?

Bukan karena dia jenius trading.
Bukan karena dia punya modal besar dari awal.
Melainkan karena keberaniannya untuk tidak pernah menyerah pada usia, dan disiplinnya yang luar biasa di saat orang lain memilih berhenti.

Dia membuktikan tiga hal penting:

1. Usia hanyalah angka
Sukses terbesarnya justru dimulai di usia 66 tahun.

2. Comeback selalu mungkin
Dua kali kehilangan hampir segalanya, tapi dia bangkit lagi dengan lebih bijak dan sabar.

3. Kesabaran dan konsistensi mengalahkan segalanya
“Many a little makes a mickle” sedikit demi sedikit menjadi banyak. Itu prinsip hidupnya yang dia jalankan dengan teguh.

Bagi kita di Indonesia, cerita Shigeru Fujimoto adalah pengingat yang sangat kuat:

Kamu tidak perlu mulai dari muda.
Kamu tidak perlu punya modal besar.
Kamu tidak perlu latar belakang keuangan mewah.

Yang kamu butuhkan hanyalah keberanian untuk memulai dan disiplin untuk terus belajar, meski usia sudah tidak muda lagi.

Karena pasar saham tidak memandang umur.
Ia hanya menghargai mereka yang mau belajar, konsisten, dan tidak pernah menyerah.

Siapa tahu, 10 atau 15 tahun lagi, akan lahir seorang trader Indonesia berusia 70 atau 80 tahun yang ceritanya menginspirasi jutaan orang muda seperti Shigeru Fujimoto menginspirasi kita hari ini.

Semangat terus belajar dan bertahan, tidak peduli berapa usia kita sekarang.

Karena selama kita masih bernapas, selalu ada kesempatan yang lebih indah.


— Hazn Store

Rantag : $IHSG $TLKM $MYOR

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy