Banyak yang tanya,
Bisa gak cuan 3% sehari kalau all in?
Jawabannya BISA

Kalau agan-agan cek, rata-rata winrate kami di kisaran 92%-97% dengan kenaikan di atas 2%. Secara statistik, itu sangat tinggi. Bahkan banyak grup lain rata-rata di 80%, kami bisa di atas 90%.

Lalu pertanyaannya
Kenapa kami gak pernah menyarankan all in?
Apakah ada emiten bagus yang kami skip untuk diri sendiri?
Gak gitu konsepnya gan
Masalahnya ada di satu kata RISIKO

Walaupun winrate 92%-97%, tetap ada salah 2%-9%. Dan yang jadi masalah bukan besar kecilnya persentase miss, tapi ente gak pernah tahu miss itu akan terjadi di saham yang mana.
Bisa aja miss itu terjadi tepat di saham yang ente pilih untuk all in.

All in memang bisa bikin cepat kaya.
Tapi kalau miss? Bisa langsung miskin ketua
CRING JADI GEMBEL

Dan bukan cuma soal uang.
Secara psikologis, all in itu berat. Tidur gak tenang, lihat running trade deg-degan. Sedikit koreksi langsung panik.
Dalam trading, gak ada kewajiban semua emiten harus kelar dan cuan dalam satu hari.

All in hanya masuk akal kalau winrate 100%.
Pertanyaannya ada gak manusia yang winrate 100%?
Ingat ketua, kita bukan Tuhan yang Maha Sempurna, sebagus apapun sistem, pasti bakal ada salahnya

Trading saham itu kompleks.
Ada faktor teknikal, psikologi massa, sentimen, bandar dan ada faktor X yang kadang di luar logika.

Karena itu ane selalu menyarankan... Jangan all in dan diversifikasi gaya trading, juga diversifikasi emiten.

Kenapa?
Ketika satu miss, masih ketutup yang lain.
Ketika ada yang minus, kita gak bingung antara CL, average down, atau hold.
Ketika harus hold, kita masih punya sisa cash untuk jalan di saham lain.

Sekarang bayangkan kalau all in.
Hari itu harus kelar.
Seringnya minus, kemudian panik lalu CL.
Besoknya malah ARA.
Rugi duluan, nyesel belakangan.
Kalau gak all in, maka hold atau CL bukan kewajiban, tapi pilihan.

Kalau masih yakin, bisa hold.
Kalau sudah ketutup dari saham lain, bisa CL tanpa luka dalam.
Kalau dalam satu hari harus CL dua emiten, tapi delapan lainnya hit, minus itu udah ketutup.

Analoginya, porto ente itu supermarket
Kalau kulakan 1 jenis tiap hari, misal hari senin beras, selasa air mineral, dan berharap habis semua hari itu juga ini super sulit. Karena bisa jadi beras baru habis di beli rabu, sedangkan air mineral pada beli besar di sabtu.

Misal nih karena gak laku 1 hari langsung jual murah, besok ada yang mau beli, udah abis barang.

Beda kalau diversifikasi, dipecah barang yang ada. Ada air mineral, beras, gula, bahkan baju. Mana yang konsumen mau, maka barang ada. Kalaupun harus jual murah karena gak laku, gk akan berat karena ketutup hasil yang lain. Tapi belinya gak boleh ngasal, kalau ngasal yang ada ternyata beli stok lama semua, gak laku barangnya. Karena itu ini fungsi alert kami gan.

Trading itu bukan soal seberapa cepat kaya.
Tapi seberapa lama kita bisa bertahan.
Karena di market, yang bikin kaya bukan all in.
Yang bikin kaya itu konsistensi dan manajemen risiko.

Bisa baca lebih mendalam di
https://stockbit.com/post/28470605

Bisa diitung misal diversifikasi dsb berapa cuannya
Kalau dibagi per emiten kecil emang, tapi ketika ditarik bulanan dan tahunan, maka jumlah ini teramat sangat besar
Biar ente pada juga bisa realistis berhitung dengan cuannya dan gak greedy.

Ane rasa ini bahkan bisa lebih besar lagi kalau tambah pro dan sudah menemukan gaya trading yang pas, misal diperbesar porto di gaya yang yakin, maka akan bisa tambah bertumbuh portonya. Karena itu kami sediakan beragan jenis gaya trading, mau pilih yang mana, balik ke ente sendiri, kami juga ada laporan bulanan dan mingguan, bisa dicek di sana hasilnya dan tentukan mau pakai yang mana. Dengan syarat gak All in.

Random tag $DEWA $PTRO $BUMI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy