imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LINK Berdasarkan data laporan keuangan LINK per Q4 2025 yang Tersedia di keystats saat ini . berikut adalah analisis mendalam Link.

Kondisi fundamental LINK saat ini sedang berada dalam fase transformasi struktural berat setelah beralih dari model bisnis retail B2C (First Media) menjadi fokus ke FibreCo (penyedia infrastruktur) dan B2B.


​1. Bedah Angka Laporan Keuangan
(Detailed Breakdown).

​A. Profitability & Income Statement
​Revenue (TTM): 3.082 B
Pendapatan tahunan naik 22,25% YoY dibandingkan 2024 2.521 B . Namun, perhatikan penurunan di Q4 687 B dibanding Q3 818 B . Ini mengindikasikan adanya volatilitas pendapatan pasca pengalihan pelanggan retail ke XL Axiata.


​Gross Profit (TTM): 3.271 B
Angka ini unik karena lebih besar dari Revenue. Secara akuntansi, ini mencerminkan adanya efisiensi biaya langsung atau reklasifikasi beban jaringan yang dialihkan ke entitas lain dalam grup Axiata.


​Net Income (TTM): (1.449 B)
Kerugian membengkak dari 1.185 B (2024) menjadi 1.449 B (2025). Kerugian ini kronis karena beban bunga dan depresiasi aset jaringan yang sangat tinggi.


​EBITDA (TTM): 848 B
Meski rugi bersih, EBITDA masih positif. Ini menunjukkan secara operasional sebelum bunga, pajak, dan penyusutan, LINK masih menghasilkan uang tunai. Namun, marginnya tergerus beban operasional yang masif.


​B. Balance Sheet & Solvency
​Total Debt: 6.901 B vs Cash: 361 B
Kondisi likuiditas sangat ketat. Net Debt sebesar 6.666 B.


​Current Ratio: 0,13
Sangat berbahaya secara teknis. Aset lancar hanya mampu menutupi 13% kewajiban jangka pendek. Ini menandakan ketergantungan tinggi pada refinancing atau suntikan modal induk.


​Debt to Equity Ratio (DER): 1,74
Struktur modal didominasi hutang. Untuk perusahaan infrastruktur (FibreCo), angka ini umum, namun menjadi riskan karena LINK tidak mampu menghasilkan laba untuk menutupi bunga (Interest Coverage Ratio negatif).


​C. Cash Flow Statement
​Cash From Operations: 1.355 B
Operasional masih menghasilkan kas masuk (positif).


​Capital Expenditure (CapEx): (1.494 B)
Pengeluaran modal untuk ekspansi jaringan (Home Passed) sangat agresif, melebihi kas operasional.


​Free Cash Flow (FCF): (467 B)
LINK mengalami "pendarahan" kas. Ekspansi dibiayai oleh hutang, bukan dari hasil usaha sendiri.

​2. Kalkulasi Harga Wajar (Valuasi)
​Data Input:
​Harga Terakhir: 2.790
​EPS (TTM): -506,06 (Negatif)
​BVPS: 1.239,73
​Growth (g): Diasumsikan 10% (Sektor Telco/Infra)


​Metode 1: Warren Buffett (Owner Earnings/DCF Simplified)
​Buffett mencari perusahaan dengan FCF positif. Karena FCF LINK Negatif (-467 B), secara teoritis metode ini akan menghasilkan angka 0 atau Intrinsic Value Tidak Terhitung.
​Hasil: - (Tidak Sesuai kriteria Buffett).


​Metode 2: Benjamin Graham (Intrinsict Value)
​Formula: V = EPS} x (8,5 + 2g)
Karena EPS LINK negatif (-506,06), maka:
V = -506,06 x (8,5 + 2(10)) = -

​Hasil: Negatif (Under Graham's Margin of Safety, saham ini tidak memiliki nilai intrinsik positif).


​Metode 3: Peter Lynch (PEG Ratio)
​PEG = PER/Growth
PER LINK saat ini adalah -5,51. Peter Lynch hanya membeli perusahaan dengan PER positif dan PEG < 1. Saham "Stalwarts" atau "Fast Growers" harus punya laba.

​Hasil: Overvalued / High Risk (Karena tidak ada earning untuk menjustifikasi harga).


​Metode 4: Valuasi Relatif (PER & PBV)
​Mean PBV Sektor: 1,2x - 1,5x.
​PBV LINK: 2,25x.
​Harga Wajar PBV (1,2x):
1,2 x 1.239,73 = 1.487

​Harga Wajar PER: Tidak dapat dihitung karena rugi.


​Hasil: Harga saat ini Rp.2.790 jauh di atas nilai bukunya yang wajar (Premium 2x lipat).

​Kesimpulan:
​Secara fundamental, LINK sedang dalam kondisi Distressed. Valuasi pasar saat ini (Rp.2.790) kemungkinan besar didorong oleh spekulasi Corporate Action (Merger dengan XL Axiata atau akuisisi infrastruktur oleh FibreCo global), bukan karena kinerja fundamental. Angka Current Ratio 0,13 adalah red flag utama bagi kreditur.


Disclaimer : Analisis ini merupakan opini/ pendapat pribadi berdasarkan data keystats yang tersedia saat ini, Bukan Rekomendasi Ajakan Jual/Beli.

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy