Kondisi Pasar (Senin, 16 Februari 2026)
1. Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026
Fundamental Kuat: Ekonomi Indonesia "diperkirakan" tumbuh stabil di angka 5,3% - 5,4% dengan inflasi yang terjaga di 2,5%.
Rupiah Perkasa: Mata uang Rupiah berpotensi menguat hingga Rp16.500 per USD pada akhir tahun.
Target IHSG: Pasar saham diprediksi sangat positif, dengan skenario terbaik mencapai level 9.634 hingga 10.500 (menurut analis profesional Mirae Asset Sekuritas).
2. Kondisi Harga Pangan & Barang Tambang
Pangan Variatif: Menjelang Imlek dan Ramadan, harga beras lokal, minyak goreng, dan ikan mengalami kenaikan, sementara daging sapi, ayam, dan cabai justru menurun.
Potensi Kelangkaan: Komoditas seperti timah dan nikel diprediksi akan langka karena kebijakan pemerintah, yang berpotensi memicu kenaikan harga.
3. Dinamika Harga Emas
Harga Lokal Turun: Harga emas Antam hari ini turun Rp14.000 menjadi Rp2.940.000 per gram, sedangkan merek lain seperti Galeri24 dan UBS cenderung stabil.
Tren Global Naik: Meski harga lokal hari ini turun sedikit, para ahli yakin harga emas dunia akan tetap tinggi karena ketidakpastian dunia dan penurunan suku bunga global.
Saran Keputusan bagi Investor
Berdasarkan analisis di atas, berikut adalah langkah yang bisa kamu ambil:
A. Strategi Saham: "Be Active" (Jadilah Gesit)
Gunakan Strategi Trading: Di tahun Kuda Api ini, jangan hanya membeli dan mendiamkan saham. Lakukan jual-beli aktif memanfaatkan rotasi sektor.
Sektor Pilihan:
Ritel & Perbankan: Akumulasi saham seperti $MAPI, $ERAA, BBNI, atau BMRI karena konsumsi masyarakat meningkat saat Imlek dan Ramadan.
Komoditas: Perhatikan saham $ANTM, INCO, MBMA, dan EMAS karena adanya potensi kelangkaan barang tambang.
B. Strategi Emas: "Buy on Weakness" (Beli Saat Murah)
Manfaatkan Penurunan: Karena harga emas Antam hari ini sedang turun namun tren jangka panjangnya diprediksi naik, ini adalah kesempatan bagus untuk menambah koleksi emas di harga diskon.
C. Manajemen Risiko
Disiplin: Selalu terapkan manajemen risiko karena pasar tahun ini bergerak sangat dinamis dan cepat.
Pantau Data: Tetap perhatikan rilis data ekonomi mingguan karena arah pasar bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan suku bunga global.
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan ada di tangan anda, Bukan Ajakan Jual atau Beli