Saya ingat ketika saham konglo tumbang hingga ARB, semua mulai heboh back to fundamental lagi nih. Tapi, setelah saham konglo mulai naik agresif meski masih pasang surut, mulai bilang era saham konglo belum berakhir. Jadi, apa sih sebenarnya saham konglo dan fundamental ini?
Ini seperti dikotomi yang entah siapa yang memulai. Saham konglo digambarkan saham yang pergerakan harga sahamnya sangat agresif meski pertumbuhan bisnisnya belum tentu lagi terbang agresif. Semuanya berdasarkan harapan bisnisnya beneran bisa terbang di tahun selanjutnya karena ekspansi bisnis.
Selain itu, harapan terbesar di saham konglo adalah ownernya terus menggerakkan harga sahamnya. Banyak yang memperhatikan kode broker untuk melihat potensi aktiviras owner.
Sementara itu, saham fundamental selalu digambarkan saham bluechip seperti big bank. Meski, sebenarnya gak selalu. saham fundamental bisa dibilang saham yang harganya bergerak sesuai dengan tren kinerja bisnisnya, rencana ekspansi yang riil.
Namun, saham fundamental bisa juga tiba-tiba berfluktuasi tinggi. Misalnya $PBSA saham kontraktor yang hobi bangun pabrik sawit. Saham yang masuk pilihan dividen di Mikirsaham sejak 2023 itu tiba-tiba meroket karena rumor related dengan Sinarmas.
Di luar saham konglo dan fundamental, ada juga tipe saham backdoor listing dan tidak likuid.
Lalu, mana yang terbaik? semua tipe saham bagus, tidak ada saham yang jelek. Hanya saja, saham-saham tersebut harus di-treatment sesuai karakternya. Nggak semua cocok untuk investasi jangka panjang, dan tidak semua menarik untuk trading jangka pendek.
Untuk itu, kami ulas detailnya ke-4 kelompok saham itu di sini: https://cutt.ly/FtmI1kDD
$BUVA $CDIA
