Mumpung ada waktu libur saya kasih contoh saham
Dan bagaimana cara saya mengalisa sebelum saya putuskan beli saham tersebut
Sebagai contoh
PT Adhi Karya (Persero) Tbk ($ADHI)
BUMN konstruksi, spesialis infrastruktur & transportasi. Dulu jadi ikon proyek LRT Jabodebek — dan di sinilah cerita besar + lukanya.
ADHI BUKAN saham sehat, tapi belum bangkrut. Ini saham turnaround / recovery play, bukan growth stock.
Fundamental (JUJUR & APA
ADANYA)
1.Sisi Berat
Utang besar & cash flow ketekan
Model bisnis: kerja dulu, dibayar belakangan. Ini bikin napas pendek.
Margin tipis
Proyek BUMN = volume gede, margin kecil.
LRT Jabodebek
Capex besar, return lama → beban ke neraca.
2. Sisi Positif
Order book masih hidup (proyek negara tidak berhenti)
BUMN = risiko gagal bayar rendah
Negara tidak akan biarkan mati tiba-tiba.
Restrukturisasi pelan tapi jalan
Fokus ke cash collection & efisiensi.
Valuasi (Kenapa Masih Dilirik?)
Harga dekat valuasi distress
Market sudah price in berita buruk
Sedikit sentimen positif
bisa re-rate cepat
Tapi ingat:
Valuasi murah ≠ langsung naik
Yang dibutuhkan: pemicu (catalyst)
Katalis yang WAJIB Kamu Tunggu
Kalau MASUK BESAR, jangan asal:
Catalyst checklist:
Peningkatan cash flow operasional
Restrukturisasi utang diumumkan jelas
Monetisasi / skema baru LRT
Laporan keuangan: rugi menyempit
Tanpa ini, ADHI bisa sideways lama
Kalau dari sudut pandang teknikal
Technical & Market Structure (PENTING)
Untuk dana besar:
Jangan kejar breakout palsu
(Modal receh mah tinggal akumulasi terus)
Kalau yg modal gede dana terbatas karena average pembelian nya susah mau di turunin
Akumulasi di base kuat
Perhatikan:
Volume asing
Pergerakan BUMN peers
IHSG & sektor konstruksi
Biasanya ADHI:
Naik keras tapi pendek
Turun pelan tapi lama
Sesuai dengan gaya Trading saya (swing trader)
Tidak jelas berapa lama saya akan take profit .
Karena tujuan saya di market untuk cari untung , bukan cutloss .
Risiko Nyata (Bukan Nakut-nakutin)
Penundaan pembayaran proyek
Rights issue / PMTHMETD
Dilusi
Sentimen BUMN konstruksi jelek serempak
Kalau IHSG koreksi → ADHI kena duluan.
STRATEGI BIJAK (Kalau Mau Masuk BESAR)
Bukan all-in, tapi bertahap
20% awal (uji air)
20% saat catalyst muncul
20% saat tren benar-benar valid
20% saat harga turun
Kalaupun harus Cut loss harus diputuskan dari awal, bukan pakai perasaan.
Katalis news dan corporate action sangat menentukan
perbandingan sederhana & objektif antara dua saham BUMN konstruksi besar di Indonesia kalau kamu lagi mempertimbangkan mau masuk modal besar: PT Wijaya Karya Tbk ($WIKA) vs PT PP (Persero) Tbk ($PTPP)
Kinerja Keuangan (Fundamental)
WIKA
Pernah mencatat kerugian besar dalam periode terakhir, termasuk BAB rugi bersih yang masih besar.
Kapasitas utang sangat tinggi dibandingkan modal (DER tinggi), memicu tekanan finansial.
Laporan laba bersih belakangan masih negatif (loss), walau ada beberapa laporan sempat balik laba di paruh tahun tertentu menurut sumber lain.
Intinya: WIKA masih punya tekanan neraca berat dan profitabilitas belum stabil.
PTPP
Menampilkan laba bersih, meskipun kecil dibanding total pendapatan.
Cari Saham
Profitabilitas relatif lebih konsisten daripada WIKA —
PTPP berhasil mencetak laba positif selama beberapa tahun berturut‐turut.
Rasio keuangan seperti ROE & ROA masih rendah, namun tidak negatif seperti WIKA.
Utang masih tinggi, tetapi kas & ekuitas lebih sehat dibanding WIKA.
PTPP lebih stabil secara fundamental di antara keduanya.
Valuasi murah tidak otomatis menjamin naik. Banyak saham konstruksi BUMN masih bergulat dengan utang & cicilan proyek.
Risiko Utama
WIKA
1.Profitabilitas belum stabil.
2.DER tinggi
risiko beban bunga lebih besar
3.Suspensi perdagangan pernah terjadi pada saham BUMN konstruksi lainnya —
risiko sektor ini nyata
PTPP
Laba kecil
rentan terhadap perlambatan proyek pemerintah.
DER juga tinggi
sehat secara relatif tapi tetap tertekan.
Profitabilitas rendah
margin tipis kalau biaya proyek membengkak.
Sentimen & Katalis
WIKA
Negatif: Tekanan kerugian
rasionya sering dihindari investor besar.
Positif: Kinerja kontrak baru dan transformasi bisa jadi katalis jangka panjang.
PTPP
Positif: Laba kecil tapi konsisten
upside kalau eksekusi proyek membaik.
Positif: Divestasi anak usaha untuk kurangi utang
bagus untuk neraca.
Perhatian: Profitabilitas rendah keuntungan tidak besar tanpa efisiensi lanjut.
Kalau harus pilih satu buat modal besar:
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) cenderung lebih stabil secara fundamental dan profitabilitasnya lebih sehat dibandingkan WIKA.
Itu artinya risikonya relatif lebih terukur kalau kamu masuk dengan modal besar.
Tapi tetap ingat !!!
Ini sektor high risk, long cycle (utamanya tergantung proyek pemerintah).
Kinerja bisa lambat sebelum katalis kuat muncul harus sabar dan punya risk management yang ketat.
Rekomendasi Taktis (untuk investor besar)
PTPP lebih layak masuk dulu daripada WIKA, tapi tetap targetkan akumulasi bertahap.
Tunggu katalis nyata seperti laporan laba yang meningkat, utang turun, atau kontrak besar diumumkan.
Tetapkan cut loss & target profit sebelum entry — terutama di sektor BUMN konstruksi ini bisa sideways panjang.
Tulisan ini cuma untuk orang yang niat belajar sjaa
1/2

