Kenapa trading jangan dari modal hutang?
Trading menggunakan modal hasil berhutang (pinjaman bank, pinjol, atau gadai) adalah resep paling cepat menuju kehancuran finansial. Meski godaan "cepat kaya" itu nyata, ada alasan psikologis dan matematis kenapa para profesional sangat melarang hal ini
1. Beban Psikologis yang Melumpuhkan (Psychological Pressure)
Trading membutuhkan pikiran yang tenang dan objektif. Ketika kau menggunakan uang hutang:
Takut Kehilangan: kau tidak lagi trading berdasarkan strategi, tapi berdasarkan rasa takut. kau akan panik saat harga turun sedikit saja karena membayangkan cicilan yang harus dibayar.
Balas Dendam (Revenge Trading): Jika rugi, kau akan terdorong untuk segera "mengembalikan modal" demi membayar bunga hutang, yang biasanya justru berakhir dengan kerugian lebih besar.
2. Karakteristik Pasar yang Tidak Pasti
Pasar keuangan bersifat dinamis dan tidak ada yang menjamin keuntungan 100%.
Hutang Itu Pasti: Bunga dan pokok hutang harus dibayar tepat waktu, tidak peduli pasar sedang bullish atau bearish.
Trading Itu Tidak Pasti: Bisa saja strategi kau benar, tapi pasar butuh waktu lebih lama untuk bergerak naik. Jika jatuh tempo hutang datang duluan, kau terpaksa cut loss di saat yang salah.
3. Bahaya Bunga Berlipat Ganda
Jika kau rugi dalam trading (misal rugi 20%), kau tidak hanya kehilangan uang tersebut, tapi kau tetap menanggung beban bunga pinjaman.
Efek Bola Salju Negatif: Kekayaan kau berkurang dari dua sisi: kerugian di pasar dan biaya bunga dari pemberi pinjaman. Ini adalah cara tercepat untuk bangkrut secara total.
4. Melanggar Aturan Emas Investasi
Prinsip utama dalam investasi/trading adalah:
"Gunakan uang yang kau rela jika uang tersebut hilang."
Hutang sama sekali bukan uang dingin. Itu adalah uang milik orang lain yang dititipkan kepada kau dengan konsekuensi hukum dan sosial jika tidak kembali.
⚠️ NOTE: Trading dengan modal hutang mengubah aktivitas strategis menjadi perjudian yang nekat. Jauh lebih baik mulai dengan modal kecil dari tabungan sendiri sambil terus mengasah kemampuan, daripada mulai dengan modal besar tapi hasil pinjaman yang menghantui setiap langkah.
Tag: $IHSG $BUMI $FUTR