Berdasarkan skema tender Proyek Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WtE), pemenang tender tidak diwajibkan untuk memiliki PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) yang sudah siap operasi. Namun, mereka harus menyediakan, membangun, dan mengoperasikan PLTSa tersebut. Diperlukan keahlian dalam pembangunan dan perawatan PLTSa, serta kemampuan finansial yang jelas dan kompetitif untuk memenangkan proyek ini.
Akhir-akhir ini, ada informasi yang beredar bahwa DAAZ mungkin akan terlibat dalam WTE. Saya tidak ingin mengonfirmasi kebenarannya, tetapi pemenang proyek ini pasti memiliki banyak modal (lihat Struktur Permodalan DAAZ). DAAZ sebelumnya telah menandatangani kesepakatan kerjasama hilirisasi nikel yang bernilai fantastis. Meskipun DAAZ terlibat dalam tahap awal konsorsium hilirisasi nikel, itu belum otomatis menjamin mereka menang dalam proyek final. OASA memiliki rekam jejak yang baik dan kemungkinan besar akan memenangkan tender ini.
Menurut pendapat saya, BIPI dan MHKI masih terlihat samar, sedikit sama seperti DAAZ(Meskipun di konfirmasi sama orang terkenal). Saya merasa kurang nyaman melihat orang yang terlalu ambisius tanpa adanya konfirmasi yang jelas. Jika kita mencari yang potensial, mengapa tidak mempertimbangkan OASA? Mengapa memilih untuk berjudi pada BIPI-MHKI?
Ingatlah bahwa semua saham memiliki potensi, tetapi jangan anggap SKIBIDI atau SIGMA pasti akan menang. Yang perlu diperhatikan adalah rekam jejak dan modal yang dimiliki.
Saya adalah pemegang 3 saham WTE: OASA, SOFA, dan satu lagi yang mungkin sedang hangat (bukan berniat untuk apa-apa) DAAZ. Banyak yang mengatakan bahwa OASA, SOFA, dan terutama DAAZ sedang dalam fase over value dan juga distribusi. Namun, mereka tidak menyadari seberapa besar MCAP mereka, dan perusahaan mereka masih mengalami kerugian (lebih gorengan dari yang mereka klaim tidak gorengan). Mereka menganggap PBV kami mahal, tetapi kurang bijak jika tidak melihat ROE. Kualitas banyak, tetapi bergantung pada aset (semua perusahaan juga seperti ini sih 馃槶). Namun, penting untuk memahami seberapa besar liabilitasnya. Di sini, saya berusaha untuk tetap netral. Meskipun, dari segi BIPI sendiri, mereka sudah memiliki pengalaman di bidang ENERGY, dan MHKI juga sudah berpengalaman dalam mengelola sampah.
Ini hanya teks diskusi, bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Saya yakin komentar negatif yang muncul hanya berasal dari ritel yang terjebak dan tidak memahami apa yang saya sampaikan.
Inget jangan Bego, Jangan malu sendiri, yang distribusi ke saham lu juga asing馃槖馃槶YU, AK, BK...sangking niatnya nge fear lupa lihat saham sendiri
$BIPI$DAAZ$OASA