imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DATA ⚠️ INTERNET MURAH DIBAYAR DENGAN PRIVASI DATA (?) ⚠️

DISCLAIMER: bukan bermaksud fear, hanya review jujur konsumen

Hari ke-2 membongkar model bisnis Nethome (anak usaha FTTH Remala Abadi)

Kali ini saya soroti hal yang lebih mengganggu dari sekadar internet putus: akses admin modem/router tidak ada di user.

Sebagai pelanggan, saya tidak bisa ganti password atau setting WiFi sendiri. Semua harus lewat CS, dan prosesnya lambat. Ini aneh: perangkatnya ada di rumah saya, tapi kontrol dasarnya justru ditahan.

Risiko privasi:
Kalau pihak lain punya akses admin, risiko kebocoran/penyalahgunaan akses meningkat (meski tanpa niat buruk, human error tetap bisa terjadi). Orang yang bisa mengubah/mengetahui password WiFi berpotensi masuk ke jaringan rumah dan melihat perangkat yang terhubung. Tanpa kontrol mandiri, user sulit mengamankan jaringan cepat saat ada kecurigaan (misal ganti password segera).

Pertanyaan yang wajib dijawab NetHome:

1️⃣ Kenapa user tidak diberi kontrol minimum (ganti SSID/password) lewat portal/aplikasi?

2️⃣ Setting apa saja yang bisa diakses pihak NetHome dari router pelanggan, dan ada audit log-nya atau tidak?

3️⃣ Kredensial admin itu unik per pelanggan atau “template” yang dipakai massal?

Dan saya lempar pertanyaan yang paling mengganggu: apakah harga bisa murah karena konsumen membayar dengan data privasinya?

Saya sudah pernah coba beberapa provider lain (terutama brand lama), dan semua bisa akses admin router di ip local kecuali Nethome. Namun saya belum pernah coba provider internet murah yang baru bermunculan lainnya seperti Starlite milik $WIFI, apakah mereka juga sistemnya sama? kalau iya, berarti memang sekarang trend nya begitu.

Boleh tolong jika mungkin ada yang lebih paham dan berpengalaman perihal jaringan, share insight nya di komentar 🙏

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy