salah besar bro analisa bro, yang punya technology itu yang sudah terdaftar 24 DPT dan di indonesia tidak ada yg punya pengalaman beneran di WTE, OASA, BIPI, MHKI, bahkan TOBA, semua belom punya PLTSA bro, itulah kenapa danantara adakan konsorium dengan perusahaan yang sudah berpengalaman dari luar negeri, tetapi harus ada lokal nya supaya lokal juga belajar dan ada transfer of knowledge. WTE DAAZ syat
pada panas tu ritel yang TP duluan. izinnnn
$DAAZ$DEWA$INDS