Kegunaan Nikel part 1/2
LNG Carrier Rp460 Triliun: Teknologi Korea yang Membuat Qatar Tak Punya Pilihan - INVAR
https://cutt.ly/Gtmd7Oqh
Invar, atau FeNi36, adalah paduan nikel-besi (umumnya 36% nikel) yang terkenal dengan koefisien muai panas (CTE) yang sangat rendah, hampir tidak berubah ukurannya pada suhu ruangan hingga
. Ditemukan oleh Charles Édouard Guillaume (peraih Nobel 1920) pada 1896, material ini menawarkan stabilitas dimensi tinggi, ulet, dan tahan korosi, menjadikannya krusial untuk aplikasi presisi.
Karakteristik Utama Invar:
Ekspansi Termal Rendah: Memiliki ekspansi termal terendah di antara logam/paduan, bahkan 10 kali lebih kecil dari baja karbon.
Komposisi: Umumnya terdiri dari 36% Nikel (Ni) dan 64% Besi (Fe).
Stabilitas Suhu: Tetap stabil dari suhu kriogenik hingga sekitar
(
).
Sifat Magnetik: Bersifat magnetik dalam kisaran suhu di mana ia menunjukkan karakteristik ekspansi rendah.
Keterkerjaan: Dapat dibentuk panas/dingin dan dilas dengan baik.
Aplikasi Umum:
Instrumen Presisi: Komponen jam pendulum, kronometer laut, dan peralatan survei (batang ukur).
Dirgantara & Optik: Komponen yang membutuhkan presisi tinggi, seperti dudukan lensa dan filter instrumen gelombang mikro.
Teknologi Kriogenik: Tangki penyimpanan gas cair (LNG) karena ketangguhannya pada suhu sangat rendah.
Variasi Paduan:
Invar 36: Paduan standar dengan 36% nikel.
Free-Cut/Free-Machining Invar (36FM): Varian dengan tambahan selenium untuk meningkatkan kemampuan mesin.
Super Invar (32-5): Paduan dengan 32% Nikel dan 5% Kobalt, menawarkan ekspansi lebih rendah dari Invar standar pada suhu kamar.
Invar sering disebut sebagai paduan dengan efek magnetostriksi volume spontan, di mana distorsi kisi melawan ekspansi termal normal.
$NICL $NCKL $IHSG
https://cutt.ly/stmd7Um6