imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

#20 Belajar Menurunkan Ego, Bukan Target

Saya pernah mengira bahwa kegelisahan dalam investasi datang karena target yang terlalu rendah. Maka solusinya, menurut saya saat itu, adalah menaikkan target: lebih tinggi, lebih cepat, lebih ambisius. Tapi anehnya, semakin target dinaikkan, tekanan justru makin besar. Setiap hasil yang tidak sesuai rencana terasa seperti kegagalan pribadi. Belakangan saya sadar, yang sebenarnya perlu diturunkan bukan targetnya, melainkan ego saya sendiri—ego yang ingin selalu benar, selalu terlihat pintar, dan selalu menang.

Di fase itu, ego sering menyamar sebagai keyakinan diri. Saya bertahan pada keputusan yang keliru bukan karena datanya mendukung, tapi karena tidak ingin mengakui kesalahan. Saya menolak evaluasi karena takut terlihat lemah, bahkan di hadapan diri sendiri. Target tetap saya pertahankan, tapi dengan cara yang salah: memaksakan keputusan agar selaras dengan keinginan, bukan dengan realitas. Di situlah investasi berubah dari proses rasional menjadi ajang pembuktian.

Perubahan mulai terjadi ketika saya berani jujur. Saya menyadari bahwa target tidak pernah menjadi masalah—yang bermasalah adalah cara saya menempelkan ego pada target tersebut. Saya belajar memisahkan keduanya. Target tetap ada sebagai arah, tapi ego tidak lagi saya biarkan mengemudikan keputusan. Ketika data berubah, saya belajar menyesuaikan langkah tanpa merasa kalah. Ketika hasil belum tercapai, saya mengevaluasi tanpa menyalahkan diri sendiri.

Hari ini, saya masih punya target dan ambisi, tapi tidak lagi membawanya dengan beban yang sama. Menurunkan ego membuat saya lebih lentur, lebih terbuka, dan lebih tenang. Saya belajar bahwa investasi bukan soal menjaga gengsi, melainkan menjaga keberlanjutan. Target boleh tinggi, tapi ego harus cukup rendah agar kita bisa belajar, beradaptasi, dan bertahan lebih lama. Dan justru dari situlah, hasil yang sehat biasanya menyusul dengan sendirinya.

$IHSG $MIDI $ROTI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy