$IHSG $ISSI $JII


Stockbit Snips
Open Stockbit

🔍 Highlight Indonesia Economic Outlook 2026
/February 13, 2026 by Stockbit Snips

Pemerintah mengadakan Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat (13/2). Berikut beberapa highlight yang kami rangkum:

Target Pertumbuhan Ekonomi
1Q26: +5,5–6% YoY, didorong oleh percepatan pengeluaran pemerintah, investasi domestik, dan peningkatan konsumsi rumah tangga di tengah perayaan liburan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memperkirakan bahwa realisasi belanja negara akan mencapai Rp809 T pada 1Q26 (+30,4% YoY).
2026: +5,4–6% YoY.

Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penerima manfaat: 60,2 juta per 12 Februari 2026. Target 82,9 juta penerima manfaat diproyeksikan tercapai pada Mei–Juni 2026.

Dapur MBG (SPPG): Jumlah SPPG mencapai ~23 ribu per 12 Februari 2026. Sementara itu, ~14 ribu SPPG sedang dalam proses pengajuan. Setiap SPPG menyerap ~50 pekerja, sehingga total jumlah pekerja dari ~30 ribu SPPG berpotensi mencapai ~1,5 juta.

Koperasi Desa Merah Putih dan Desa Nelayan
Target ~30 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada 2026. Total target adalah ~80 ribu Koperasi Desa Merah Putih.

Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker hasil pertanian dan peternakan sekaligus menjadi supplier SPPG, sehingga memotong rantai pasok menjadi lebih efisien.
Target ~1.000 desa nelayan pada 2026 dan ~5.000 desa nelayan hingga 2029.

Investasi
Target kenaikan realisasi investasi +15,7% CAGR selama 2025–2029, didorong oleh investasi terkait hilirisasi.

Proyek investasi besar Danantara pada 2026 mencakup: 1) proyek ‘Wamena’ di bidang waste–to–energy senilai Rp84 T melalui pembangunan fasilitas waste–to–energy di 33 kota; dan 2) proyek ‘Johor’ di bidang agrikultur senilai Rp84 T, bekerja sama dengan Australia.

Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Fokus menaikkan lifting migas dengan 3 inisiatif yakni: 1) menerapkan teknologi untuk reaktivasi sumur–sumur tua; 2) sumur–sumur yang tidak dikelola K3S ditawarkan ke sektor swasta; dan 3) wilayah kerja yang sudah selesai eksplorasi tapi tidak kunjung jalan akan diultimatum dengan ancaman pencabutan konsesi.

Inisiatif pengurangan impor, seperti mengurangi impor LPG dengan hilirisasi batu bara menjadi DME. Selain itu, mengurangi impor bensin dengan blending ethanol 20% pada 2028.

Melanjutkan hilirisasi dengan mengkaji larangan ekspor mentah komoditas–komoditas lain, salah satunya timah.

Key Takeaway

Program–program dan sejumlah target yang dipaparkan relatif sejalan dengan yang telah diumumkan sebelumnya oleh pemerintah. Kami menilai eksekusi program–program tersebut menjadi kunci untuk merealisasikan percepatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan.

https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/highlight-indonesia-economic-outlook-2026?source=research

Read more...
2013-2026 Stockbit ¡About¡ContactHelp¡House Rules¡Terms¡Privacy