Sy ingin mangajukan pertanyaan kepada teman2 holder emiten nikel terintegrasi (tambang+smelter), no offense ya, ini hanya sekedar bertanya, mumpung lagi ramai di bahas.

Pemangkasan RKAB ini tidak akan mengurangi konsumsi smelter terintegrasi karena RKAB yang diberikan pasti bisa mengcover smelter milik sendiri. Dimana menurut sy yang lebih penting untuk di bahas itu, kira2 bagaimana laba emiten2 ini tanpa jualan ore alias semua pendapatan hanya berasal dari hasil olahan smelter, mau Feni, nickel matte, MHP, dll ? Apakah teman2 sudah memperhitungkan pengurangan laba yang akan timbul bila emiten terintegrasi ini sudah tidak menjual ore ? atau mungkin teman-teman tahu berapa laba yang di hasilkan emiten teman2 dari sekedar jualan ore di tahun 2025 (q3) ? Utamanya emiten2 yang di 2025 punya RKAB produksi nikel ore melimpah. Sebagai perbandingan saja walaupun ini hanya sekedar diatas kertas, laba bersih emiten yang sekedar jualan ore seperti NICL sampai q3 penjualan 2,4 jt wmt = 401 Milyar, DKFT sampai q3 penjualan 2,28 jt wmt = 442 Milyar. Dan $INCO kalau tidak salah di tahun 2024 sama sekali tidak menjual ore (CMIIW) hanya menghasilkan laba bersih 916 milyar dan merupakan laba terendah selama 5 tahun.

Sekali lg no offense ya, karena menurut sy semua emiten nikel pada akhirnya akan naik, walaupun mungkin ada yg lebih dulu dan ada yg agak telat

$NCKL $MBMA

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy