imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MSIN Analisis mendalam untuk MSIN berdasarkan data laporan keuangan (Q3 2025 TTM) yang tersedia di ketstat saat ini.

​1. Bedah Fundamental & Operasional.
​A. Income Statement Analysis
​Revenue (TTM) 4,063 B: Mengalami pertumbuhan Year-on-Year (YoY) kuartalan yang masif sebesar 52.85%. Angka ini menunjukkan ekspansi top-line yang agresif, kemungkinan besar didorong oleh konsolidasi aset digital dan monetisasi konten di platform super-app mereka.


​Gross Profit Margin 22.36%: Marjin kotor ini relatif moderat untuk perusahaan konten/media digital. Ini mengindikasikan Cost of Revenue (biaya produksi konten, hak siar, infrastruktur server) cukup menyedot pendapatan.


​Net Income (TTM) 454 B: Laba bersih tumbuh 50.96% secara tahunan. Pertumbuhan laba yang sejalan dengan pendapatan menunjukkan efisiensi operasional terjaga (operating leverage yang stabil).


​Net Profit Margin 8.49%: Angka ini adalah bottleneck. Meski pendapatan besar, hanya sekitar 8.5% yang tersisa menjadi laba bersih. Efisiensi pada operating expenses perlu diperketat.


​B. Balance Sheet & Solvency
​Total Assets 8,405 B vs Total Equity 7,215 B: Struktur modal sangat sehat. Sebagian besar aset didanai oleh ekuitas, bukan utang.


​Debt to Equity Ratio (DER) 0.04: Angka yang sangat konservatif. MSIN hampir tidak memiliki risiko gagal bayar karena ketergantungan terhadap utang berbunga sangat minim.


​Current Ratio 5.59x: Likuiditas jangka pendek sangat melimpah. Perusahaan memiliki kemampuan membayar kewajiban lancar 5 kali lipat dari aset lancarnya.


​Net Debt (629 B): Angka negatif menunjukkan posisi Net Cash. Kas perusahaan lebih besar daripada total utangnya.


​C. Cash Flow & Capital Allocation
​Free Cash Flow (FCF) 16 B: Ini adalah poin kritis. Meskipun laba bersih 454 B, FCF hanya 16 B. Hal ini disebabkan oleh Capital Expenditure (CapEx) sebesar 337 B dan arus kas investasi yang besar (552 B). MSIN sedang dalam fase heavy investment (re-investasi laba menjadi aset tetap/intangible).


​Dividend: Nihil. Perusahaan memilih mengalokasikan modal untuk pertumbuhan (Growth Stock) daripada distribusi kas ke pemegang saham.


​2. Valuasi 4 Metode
​Parameter Dasar:
​EPS (TTM): 7.48
​EPS (Annualized): 8.86
​BVPS: 118.91
​Growth Rate (g): Ditetapkan moderat di 15% (meski YoY saat ini >50%, untuk jangka panjang kita harus konservatif).
​Risk-Free Rate: 6.5% (Yield Obligasi Negara).


​Metode 1: DCF (Intrinsic Value - Buffett Style)
​Menggunakan proyeksi FCF yang dinormalisasi (karena FCF saat ini terdistorsi CapEx besar).
*instrintic value = PV od FCF for 10 years +
Dengan estimasi FCF yang disesuaikan dan tingkat diskonto 10%:
Harga Wajar: Rp 185 - Rp 210
(Metode ini memberikan nilai rendah karena FCF MSIN saat ini sangat kecil akibat belanja modal).



Metode 2: Benjamin Graham Formula
V=EPS x (8.5 +2g)x(4.4/y)
V=7.48 x (8.5 +2 x 15 )x (4.4/6.5)
V=7.48 x 38.5 x 0.67
Harga Wajar: Rp 193


Metode 3: Peter Lynch (PEG Ratio)
​Lynch menganggap harga wajar adalah saat PER sama dengan pertumbuhan laba (PEG = 1).
Growth MSIN (Annualized): 50.96%
EPS (TTM): 7.48
Harga Wajar:
Growth 50.96 x EPS 7.48 = 381
Harga Wajar: Rp 381
(Jika pertumbuhan 50% bisa dipertahankan).

Metode 4: Valuasi Relatif (PER & PBV)
Historical PER (Mean): Industri media digital biasanya dihargai PER 20x - 25x.
V=25x7.48 = 187
Graham Number (PBV vs PER)
√22.5 x EPS 7.48 x BVPS 118.91= √20,012
Harga Wajar: Rp 141

3. Kesimpulan & Batas Aman (MOS)
​MSIN saat ini diperdagangkan dengan PER TTM 63.34x dan PBV 3.99x. Secara historis dan dibandingkan rata-rata industri, angka ini masuk kategori Overvalued (mahal). Pasar memberikan premium tinggi karena ekspektasi pertumbuhan dari ekosistem digital MNC.


Rekapitulasi Harga Wajar:
​Konsensus 4 Metode: Rp 225


Harga pasar saat ini Sekitar Rp 470
berada jauh di atas nilai intrinsik fundamentalnya. Saham ini digerakkan oleh Growth Momentum dan sentimen grup, bukan oleh valuasi murah. Investor harus waspada pada rendahnya Free Cash Flow dan tingginya multiples valuasi saat ini.

Secara fundamental dan perhitungan matematis murni, MSIN saat ini berstatus OVERVALUED .Harga pasar saat ini sudah "mencuri" atau mengambil jatah keuntungan dari pertumbuhan perusahaan untuk 2 tahun ke depan.


​Jika Anda Pemburu Value: Area beli paling rasional adalah jika terjadi koreksi ke bawah Rp300.
​Ingat, membeli saham bagus di harga yang kemahalan tetap bisa membuat portofolio Anda "merah" dalam jangka waktu lama.


Disclaimer : Analisis ini merupakan opini pendapat pribadi berdasarkan data keystats yang tersedia saat ini, Bukan Rekomendasi Ajakan Jual/Beli.

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy