$ISAT vs $EXCL: Mengejar Ketertinggalan
Setelah EXCL merger dengan Smartfren maka saat ini, secara aset dan revenue ISAT dan EXCL itu tidak terlalu jauh beda, setidaknya itu lah yang terlihat dari Laporan Keuangan. Tapi kalau berhenti di angka permukaan, investor bisa salah tafsir besar. Karena yang membedakan bukan lagi skala bisnis, melainkan kualitas mesin uang di dalamnya. Dua operator ini sekarang ibarat sama-sama punya pabrik besar, tapi satu pabrik sudah lunas cicilannya, satu lagi masih bayar mesin sambil renovasi. Dari sinilah gap laba, arus kas, dan potensi masa depan mulai terbuka lebar. Jadi narasi kompetisinya bukan siapa paling besar, tapi siapa paling efisien memonetisasi aset. Dan di titik ini, arah ceritanya langsung berbelok tajam. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Kalau kita lihat dari revenue, ISAT Rp56,5T vs EXCL Rp42,4T, selisih sekitar 1,3x. Tidak timpang. Artinya secara kemampuan jualan, keduanya bermain di liga yang sama. Ini menandakan struktur pasar seluler Indonesia sudah oligopolistik stabil, tidak ada lagi pemain yang dominasi ekstrem. Growth organik pun mulai terbatas karena penetrasi pelanggan sudah jenuh. Paling nanti saingannya cuma $TLKM dan Internet Rakyat punya Prabowo. Jangan harap Starlink bisa menang kalau Presiden sudah masuk di dalam. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dari sisi aset tetap, gap makin menyempit. ISAT Rp75T vs EXCL Rp66,9T. Skala infrastruktur mereka nyaris setara. Tapi interpretasi pentingnya bukan nilai aset, melainkan umur ekonomis dan beban turunannya. Di sinilah kualitas laba mulai terbelah.
ISAT mencatat rasio penyusutan 20,45% vs EXCL 26,25%. Sekilas beda tipis, tapi dampaknya masif ke laba. ISAT punya Rp55T aset yang sudah fully depreciated tapi masih dipakai operasi. Artinya revenue tetap jalan, tapi tanpa beban depresiasi tambahan. Ini yang bikin margin ISAT lebih tahan banting.
Sebaliknya EXCL justru mempercepat depresiasi Rp3,4T pasca merger. Ditambah rencana optimasi jaringan dan pengembalian spektrum 900 MHz. Ini strategi kitchen sinking. Laba dikorbankan sekarang supaya beban masa depan lebih ringan. Maka rugi Rp4,4T itu lebih ke rekayasa timing akuntansi daripada kerusakan bisnis inti. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau lihat arus kas, jaraknya makin tipis. CFO ISAT Rp21,5T vs EXCL Rp17,5T. Selisih cuma Rp4T. Ini bukti kemampuan cash generating EXCL sebenarnya masih kuat. Bahkan beban penyusutannya hampir setara CFO, artinya kerugian mereka mayoritas non cash.
Kalau dibandingkan kualitas laba, ISAT jauh lebih matang. Laba Rp5,5T didukung CFO 3,9x lipat. Ini high quality earnings. EXCL sebaliknya, laba negatif tapi cashflow tetap tebal. Jadi satu sudah panen, satu lagi baru tanam ulang.
Ke depan, arah potensi justru menarik. ISAT stabil tapi growth tipis. EXCL rugi sekarang tapi membuka ruang lonjakan laba setelah fase pembersihan selesai. Jadi yang satu defensif dividen, yang satu spekulatif turnaround. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🔷 Revenue
• Revenue ISAT 56,5T
• Revenue EXCL 42,4T
• Gap hanya 1,3x
• Market share relatif berimbang
🔷 Infrastruktur
• Aset tetap ISAT 75T
• EXCL 66,9T
• Skala jaringan setara
• Kompetisi capex berat
🔷 Beban Penyusutan
• ISAT 15,3T
• EXCL 17,5T
• EXCL dipercepat 3,4T
• Dampak langsung ke rugi
🔷 Kualitas Laba
• ISAT laba 5,5T
• EXCL rugi 4,4T
• Gap bottom line 9,9T
• Dipicu depresiasi agresif
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🔷 Arus Kas
• CFO ISAT 21,5T
• CFO EXCL 17,5T
• Selisih tipis 4T
• Cash engine masih kuat
🔷 Struktur Aset
• ISAT punya 55T aset fully depreciated
• Revenue tanpa beban baru
• Margin lebih tahan tekanan
🔷 Modal Kerja
• EXCL tunda bayar vendor 268 hari
• Vendor jadi sumber pendanaan
• Efisiensi kas ekstrem
🔷 Cadangan Laba
• ISAT saldo laba 17,2T
• EXCL tersisa 1T
• Turun 89% YoY
• Risiko dividen ke depan
🔷 Posisi Strategis
• ISAT cash cow mature
• Stabil dividen
• Growth terbatas
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
• EXCL turnaround phase
• Rugi bersifat akuntansi
• Potensi lonjakan laba pasca depresiasi
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
